LABH Surati Kemendagri dan Kemen LHK

Lahan Perkantoran Pemko Diduga Ilegal


Senin, 04 Januari 2016 - 02:38:52 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Lahan perkantoran yang disebut-sebut seluas 200 hektar tersebut diduga ma­suk dalam kawasan hutan yang dapat dikonversi. “Se­harus­nya, sebelum di­bang­un terlebih dahulu harus ada izin pelepasan kawasan hut­an dari Kemen LHK. Ka­rena, menurut Undang-Un­dang Nomor 40 tahun 1999 atau UU 18 tahun 2013, merubah kawasan hutan tan­pa izin merupakan tindak pidana,” ungkap Di­rektur LABH Riau, Ma­yan­dri Su­zarman, Minggu (3/12).

Apalagi, sebut Ma­yan­dri, lahan yang di­gu­na­kan untuk membangun Ko­m­plek Perkantoran Pemko Pekanbaru tersebut sudah dikeruk menggunakan alat berat, sehingga menga­ki­bat­kan kerusakan terhadap struktur lahan. “Selain itu, penggunaan APBD dalam pembangunannya juga di­duga melanggar hukum ka­rena ada ganti rugi lahan oleh Pemko Pekanbaru ke­pada PT Budi Tani. Padahal lahan tersebut diduga telah dialihfungsikan oleh PT Budi Tani menjadi lahan perkebunan kelapa sawit,” lanjut Mayandri yang juga merupakan Direktur Riau Corruption Watch tersebut.

Untuk itu, lanjutnya, LABH Riau telah me­ngi­rimkan surat kepada Ke­men­dagri dan Kemen LHK, be­berapa waktu lalu. “Kita meminta agar kementerian terkait untuk me­me­rintah­kan penghentian pem­b­angu­­nan tersebut.

Apalagi, pembangunan tersebut diduga tanpa men­gantongi Izin Mendirikan Pembangunan (IMB). Arti­nya, Pemko mengangkangi aturan Perda yang mereka buat sendiri,” tegas Mayandri.

Selain itu, LABH Riau juga mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Walikota terkait dengan ganti rugi lahan tersebut. “Karena, walaupun Pemko mengetahui lahan tersebut masuk kawasan hutan tapi tetap mengganti rugi,” pung­kas Mayandri.

Dari informasi yang ber­hasil dihimpun Haluan Ri­au, untuk pembangunan per­kan­toran di areal lahan seluas 200 hektar, Pemko Pekanbaru telah me­ngu­curkan uang sebesar Rp680 miliar. Pa­dahal, lahan yang terletak di kawasan Tenayan Raya ter­sebut didiga ilegal, karena lahannya berstatus Hutan Tanaman Produksi (HTP). Sehingga perlu izin pelepasan dari kementrian terkait. Na­mun hingga kini, izin tersebut diketahui belum ada. (h/dod)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 02 Desember 2016 - 00:24:11 WIB

    Hasil Kerja Pansus Lahan DPRD Riau tak Ditanggapi

    PEKANBARU, Haluan — Komisi A DPRD Riau mengaku kecewa dan menyayangkan sikap aparat penegak hukum di Bumi Lancang Kuning. Hal itu terkait sikap aparat tersebut yang terkesan tidak menanggapi hasil kerja Panitia Khusus Monit.
  • Selasa, 15 November 2016 - 23:30:28 WIB

    Telkomsel Hadirkan Layanan 4G LTE di Tanjung Balai Karimun dan Tembilahan

    Telkomsel Hadirkan Layanan 4G LTE di Tanjung Balai Karimun dan Tembilahan PEKANBARU, HALUAN — Kebutuhan layanan data untuk berinternet cepat dan baik bagi masyarakat dan pengunjung di wilayah Tan­jung Balai Karimun dan Tembilahan, kini telah ter­pe­nuhi dengan kehadiran Tel­komsel 4G LTE di w.
  • Jumat, 11 November 2016 - 00:21:48 WIB

    Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru-Dumai, TNI Ambil Bagian

    SIAK, HALUAN — Koramil 09/Minas Siak, Riau memfasilitasi pembebasan lahan warga setempat yang terkena pembangun jalan tol Pekanbaru-Dumai. .
  • Kamis, 03 November 2016 - 23:54:54 WIB

    680,04 Hektare Lahan Terbakar Disegel

    PEKANBARU, HALUAN — Kepolisian Daerah Riau menyegel 680,04 hektare lahan yang diduga sengaja dibakar sebagai bagian dari proses penegakan hukum sepanjang Januari-November 2016..
  • Rabu, 31 Agustus 2016 - 02:52:10 WIB

    Jerman Kelola Lahan Pasca Tambang

    Jerman Kelola Lahan Pasca Tambang LINGGA, HALUAN — Ne­gara Jerman bersedia mela­kukan rehabilitasi lahan pasca tambang. Tahap awal, pihak Jerman akan melakukan reha­bilitasi di kawasan Tanah Putih, Desa Marok Tua de­ngan menanam tanaman ka­liandra..

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM