Dinkes Gencarkan Program Fogging


Senin, 04 Januari 2016 - 02:37:38 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Diskes Pekanbaru, Gustiyanti MKes mengatakan, tahun 2015 lalu Kota Pekanbaru termasuk wilayah yang rentan terjangkit (endemis) DBD. Untuk mencegah agar tidak lagi menjadi wilayah tersebut, Diskeskembali akan menggalakkan program yang dimaksud.

Saat ini kata Gustiyanti, pihaknya sedang memetakan lokasi-lokasi yang dinilai rawan sebagai sarang nyamuk Aides Aigepty disetiap kecamtan yang ada. Dilihat dari banyaknya jumlah pasien yang terkena DBD di lokasi-lokasi yang ada pada tahun sebelumnya,salah satunya yakni untuk wilayah Kecamatan Tampan. “ Kita mencegah penyakit DBD dengan mengurangi ber­kem­bangnya sarang nyamuk Aides Aigepty, beberapa tempat yang dinilai rawan akan kita lakukan pengasapan. Diantaranya, Kecamatan Marpoyan Damai, Payung Sekaki, Senapelan, Rumbai pesisir, Rumbai, dan Kecamatan Tampan” kata Gustiyanti, Minggu,(3/1).

Pasien penyakit DBD diakui Gustina meningkat pada minggu terakhir tahun 2015 lalu, dipicu datangnya musim hujan yang terjadi. Untuk itulah program Fogging sangat bermanfaat guna memutus rantai siklus nyamuk Aides Aigepty, kemudian juga akan di­sosialisasikan kepada masyarakat tentang betapa pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Diharapkan dengan melakukan pengasapan disarangnya dapat memutus siklus penyebaran dari penyakit DBD.

Dari 12 kecamtan yang ada di Pekanbaru, sebanyak 34 dari 58 kelurahan merupakan wilayah endemis DBD, bahkan ada tiga kecamatan yang seluruh kelurahannya endemis. Wilayah itu padat pemukiman, diantaranya Kecamatan Payung Sekaki, Simpang Tiga, dan Ke­ca­matan Tampan. “ Penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus, sebenarnya bisa  diminimalisir penyebarannya di lingkungan. Asal saja masyarakat mengetahui cara penanggulangannya dan peduli akan kebersihan di sekitar rumahnya masing- masing. Seperti melalui program 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur), kalau lingkungan kita semunya bersih, saya yakin penyakit itu tidak akan timbul, mari kita bersama membasmi penyakit it, dengan mem­perhatikan lingkungan kita,” imbuhnya. (h/her)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 03 Mei 2016 - 02:52:22 WIB
    Dugaan Korupsi kasus BBM TA 2013

    Kadinkes Anabas Ditangkap Polisi

    ANAMBAS, HALUAN — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ke­pulauan Anambas (Dinkes KK­A), Said Moch Damri ditang­kap Polres Natuna, Sabtu (30/4). Pe­nangkapan tersebut, usai Polres Natuna menetapkannya bersama dua bawahannya.
  • Selasa, 08 Maret 2016 - 03:03:36 WIB

    Dinkes Bintan Siapkan 171 Pos Pin

    BINTAN, HALUAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan menargetkam 13.329 anak balita di Bintan bakal di imunisasi dengan cara meneteskan obat polio pada bagian lidah anak..
  • Sabtu, 05 Maret 2016 - 03:13:36 WIB

    Dinkes Batam Siapkan Pos PIN di Pelabuhan

    BATAM, HALUAN — Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau, menyiapkan empat pos untuk pelaksanaan Pekan Imu­ninasi Nasional (PIN) di pelabuhan laut dan darat yang dikoordinasikan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan guna menyu.
  • Selasa, 23 Februari 2016 - 02:25:39 WIB

    Dinkes Riau Kampanyekan PIN Polio

    PEKANBARU, HALUAN — Dinas Kesehatan Provinsi Riau, mulai mensosialisasikan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, kepada masyarakat, di arena car free day, Jalan Diponegoro, Pekanbaru,kemarin yang disosialisasika.
  • Sabtu, 13 Februari 2016 - 03:43:45 WIB

    Kadinkes Lingga: Lulusan Bidan dan Perawat Nganggur

    LINGGA, HALUAN—Kepala Di­nas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga, dr Ignasius Luti MPH menyatakan hingga saat ini lulusan bidan dan perawat banyak yang menganggur belum mendapatkan pekerjaan..

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM