Agung Laksono: Menkumham Tidak Sahkan Pengurus Golkar Kubu Aburizal


Sabtu, 02 Januari 2016 - 04:04:08 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Walau demikian, Agung menilai  pencabutan surat keputusan (SK) itu dila­kukan sebagai respons putu­san kasasi Mahkamah Agung.

Pencabutan, dinilai Agung, bukan untuk menge­sahkan kepengurusan Gol­kar hasil Munas Bali pim­pinan Aburizal Bakrie.

“SK Menkumham pada hari ini,  tidak menyebutkan pengesahan pengurus hasil Munas Bali,” kata Agung.

Agung menilai, kubu Aburizal hanya melakukan klaim sepihak saat menaf­sirkan SK Menkumham yang mencabut kepengu­rusan Golkar hasil Munas Jakarta sebagai bentuk pe­ngesahan kepengurusan ha­sil Munas Bali.

Agung berharap, kader Golkar dan masyarakat luas tidak terpengaruh dengan klaim sepihak tersebut.

“Jadi, kalau ada isu yang bilang (pengurus hasil Mu­nas) Bali disahkan, itu keli­ru, menyesatkan publik,” ucapnya.

Menkumham Yasonna H Laoly menerbitkan SK Nomor M.HH-23.AH. 11. 01 Tahun 2015 tentang Pen­cabutan SK Menkumham RI Nomor M.HH-01. AH. 11.01 tahun 2015 tanggal 23 Maret 2015 tentang penge­sahan perubahan AD/ART serta komposisi dan perso­nalia DPP Partai Golkar.

SK tersebut , terbit se­suai dengan putusan kasasi MA Nomor 490K/TUN/2015 tanggal 20 Oktober 2015.

Sekjen Partai Golkar hasil Munas Bali, Idrus Marham, mengatakan, pen­cabutan SK pengakuan ke­pe­ngurusan Partai Golkar hasil Munas Jakarta meru­pakan hadiah pada peng­hujung tahun 2015.

“Tentu ini, Tahun Baru 2016, dengan adanya SK, ini adalah hadiah tahun baru sekaligus menjadikan tahun 2016 sebagai momentum kebangkitan Partai Gol­kar,” kata Idrus. (h/net)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 01 Desember 2016 - 00:26:36 WIB
    DUGAAN PENISTAAN AGAMA

    Bareskrim Serahkan Berkas Ahok ke Kejagung

    JAKARTA, HALUAN — Bareskrim Polri memastikan akan menyerahkan tersangka kasus dugaan penistaan agama, yakni gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), beserta barang buktinya ke Kejaksaan Agung (Kejagung).
  • Selasa, 27 September 2016 - 03:12:45 WIB
    RAPAT KERJA DENGAN KOMISI III DPR

    Jaksa Agung Sebut Farizal Makelar Kasus

    Jaksa Agung Sebut Farizal Makelar Kasus JAKARTA, HALUAN — Jaksa Agung HM Pra­setyo tampaknya kesal juga dengan ditang­kap­nya seorang jaksa di Kejaksaan Tinggi Sum­bar bernama Fa­rizal oleh Komisi Pemberantasan Ko­rupsi (KPK). Saat rapat kerja dengan Komisi.
  • Kamis, 22 September 2016 - 04:41:37 WIB

    KPK-Kejagung Berbeda Soal Uang Suap Farizal

    KPK-Kejagung Berbeda  Soal Uang Suap Farizal JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Ko­rupsi (KPK) menyebut, Jaksa Farizal diduga menerima uang suap dari Xaveriandy Sutanto sebesar Rp365 juta. Padahal, Farizal adalah ketua tim jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani.
  • Rabu, 21 September 2016 - 03:17:25 WIB
    HARI INI DIPERIKSA KPK SEBAGAI TERSANGKA

    Kejagung Akan Berhentikan Jaksa Farizal

    Kejagung Akan Berhentikan Jaksa Farizal JAKARTA, HALUAN — Jaksa asal Kejati Sumbar, Farizal yang dite­tapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan terima suap kasus peredaran gula tanpa SNI, akan diberhentikan sementara sebagai jaksa oleh Kepala Kejaksaan Ag.
  • Rabu, 21 September 2016 - 03:13:36 WIB
    KAPENKUM KEJAGUNG M RUM DI ILC TVONE

    Kejagung Komit Bersih-bersih di Internal Kejaksaan

    Kejagung Komit Bersih-bersih di Internal Kejaksaan PADANG, HALUAN — Kepala Penerangan Hukum Kejaksaan Agung M Run menegaskan, internal kejaksaan juga ikut mengusut kasus suap yang melibatkan jaksa di Kejati Sumbar. Tidak hanya jaksa Farizal yang tertangkap menerima suap Rp3.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM