Gejala Cacingan Pada Anak


Kamis, 31 Desember 2015 - 02:52:29 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Gejala penyakit ca­ci­ngan pun akan sulit di­de­teksi, jika jumlah cacing yang bersarang dalam tubuh masih sedikit.

“Penyakit cacingan me­mang masih sulit didi­ag­nosis dokter jika jumlah cacingnya sedikit. Biasanya gejala akan timbul jika su­dah banyak larva cacing yang bersarang dalam tu­buh,” kata Dokter Anak sekaligus Koordinator In­donesia Sehat, Dr. Dani Hendarman Supandji di FX Lifestyle Mall, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Cara masuknya cacing ke dalam tubuh pun ber­aneka ragam. Cacing gelang yang bersarang dalam tubuh dengan jumlah telur infektif 100.000-200.000 perhari biasanya masuk melalui makanan. Untuk cacing cambuk, telur infektif yang ada di dalam tubuh se­ba­nyak 3000-5000 dalam wak­tu 3-6 minggu biasanya juga masuk lewat makanan.

Sedangkan telur cacing tambang biasanya bisa ber­kembang dalam tubuh lewat makanan dan kulit. Telur cacing cambuk yang infektif bisanya berjumlah 9000-10.000 dalam waktu 3 hari.

“Berkembangnya pe­nyakit ini juga dipengaruhi banyak faktor mulai dari faktor iklim tropis, ke­bersihan tubuh, sanitasi lingkungan, sosial ekonomi dan kepadatan penduduk,” katanya.

Oleh karena itu, rentan bagi mereka terkena pe­nyakit cacingan jika tinggal di lingkungan yang tidak bersih. Untuk itu, para ibu khususnya juga perlu me­ngetahui gejala penyakit cacingan, agar si kecil bisa segera mendapatkan per­tolongan dan cacing tidak terlalu lama bersarang. Apa saja gejala cacingan itu :

1. Lesu dan lemas aki­bat kurang darah (anemia)

Disebabkan oleh cacing tambang, membuat tubuh menjadi lemas kekurangan darah karena dihisap cacing.

2. Berat badan rendah karena kekurangan gizi

Nutrisi yang seharusnya diserap oleh tubuh juga menjadi makanan cacing.

3. Batuk tak sembuh-sembuh

Ada juga cacing yang dapat hidup di paru-paru se­hingga menyebabkan batuk yang tak sembuh-sembuh.

4. Nyeri di perut

Cacingan juga dapat me­nimbulkan sakit perut yang dapat menyebabkan diare.

Dr Dani menekankan, perilaku hidup sehat adalah cara terbaik menghindari cacingan. Karena cacing kebanyakan hidup di tanah maka hindari pula si kecil bermain tanah, sebab bisa saja cacing masuk melalui kuku anak.

Minum obat cacing seca­ra rutin tiap 6 bulan sekali bisa mem­bunuh cacing yang bersa­rang dan gejala awal pe­nyakit cacingan tidak selalu terlihat, makanya periksa dan pastikan anak bebas dari cacing secara rutin,” katanya menegaskan.  (h/vvn)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM