Sepanjang 2015

13.788 Anak Penyu Dilepas di Apar


Rabu, 30 Desember 2015 - 02:21:21 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Kepala UPTD KKP, Citra Aditur Bachri kepada Haluan,  Selasa (29/12) menjelaskan, telur penyu yang diinkubasi sebanyak 22.000 butir, namun dalam masa penetasan dan pemeliharaan  itu ada yang mati lebih kurang 5.000 ekor.

“Dalam melepas anak penyu ke laut, ada yang dilepas oleh masyarakat melalui dononasi, ada juga yang dilepas begitu saja, karena sudah waktunya harus di lepas. Dan ada juga anak penyu yang dilepas ke laut melalui kelompok-kelompok pengunjung yang datang ke Pariaman,” kata Citra.

KKP, kata Citra, fungsinya tidak saja sebagai penangkaran penyu tetapi juga sebagai tempat wisata, pendidikan, dan sumber pemasukan daerah Kota Pariaman. Makanya sekarang untuk datang ke KKP harus membayar retribusi, karena itu dijalankan sesuai perdanya.

KKP sebagai sumber PAD Kota Pariaman, sudah menghasilkan Rp38 juta dari melepas anak penyu ke laut oleh pengunjung. Sementara dari retribusi masuk ke kawasan konservasi, menghasilkan PAD Rp30 juta. Total PAD yang dihasilkan dari dua sumber  tersebut sampai 29 Desember 2015 sebesar Rp68 juta.

Kawasan Konservasi Penyu sebagai penangkar peyu langka telah menetaskan 3 jenis penyu, yaitu, penyu sisik, hijau dan penyu lekang.Telur-telur penyu yang ditetaskan di KKP tersebut berasal dari masyarakat, dan monitoring petugas yang ditempatkan di pulau-pulau yang ada di sekitar pantai Pariaman.

Diakui, saat ini KKP yang dipimpinnya sangat kekurangan tenaga, dengan kawasan yang sangat luas, hanya dikelola 9 petugas. Untuk itu ke depan kita berharap dapat tambahan tenaga untuk optimalisasi kerja. Tahun 2016, tetap dengan program penyelamatan penyu sesuai dengan fungsi KKP. Target penetasan 20 ribu butir. (h/tri)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM