Pemborosan, 5.000 Honorer Pelalawan Dievaluasi


Rabu, 30 Desember 2015 - 02:02:24 WIB
Reporter : Tim Redaksi

“Makanya kita akan eva­luasi tenaga honorer yang ada di SKPD. Ke depan kita hanya akan mengutamakan kebutuhan dinas sesuai ke­mampuan dan keahlian. Bayangkan saja anggaran untuk tenaga honor 2016 saja mencapai Rp 150 mi­liar. Inikan namanya pem­borosan. Kita akan evaluasi semua SKPD,” tegas Bupati HM.Harris kepada awak media di Pangkalan Kerinci, Senin (28/12).

Dikatakan bupati, te­naga honor sesuai ke­bu­tuhan kontrak. akan di­berla­kukan Januari 2016 nanti. “Kalau kontraknya habis akan kita putuskan kon­traknya setelah dievaluasi. Termasuk juga guru, kalau dianggap tidak dibutuhkan dan tidak punya ke­mam­puan tentu akan dievaluasi,” sebut Harris.

Menurut Harris, dirinya mendapat laporan, banyak tenaga honorer yang tidak efek­tif. Artinya, pe­nem­patan tenaga honor, tidak sesuai dengan bidang ilmu dan kebutuhan SKPD. “Ka­lau kerjanya tidak ada, itu namanya jelas pemborosan. Ini yang harus kita evaluasi. Apalagi, kontrak tenaga honor sampai Desember ini, Januari depan harus kontrak baru lagi,” kata Harris lagi.

Dengan demikian, ka­tanya, bagi tenaga honor yang dianggap tidak efektif dan efisien, kontraknya ti­dak diperpanjang lagi di tahun depan.

Menyikapi hal ini, Ketua Pengusaha Muda Ka­bu­pa­ten Pelalawan Lutfi me­nga­ku kalau sikap pe­me­rintah untuk melakukan efisiensi sangat pas dalam meng­gunakan anggaran agar te­pat sasaran. Artinya ang­garan digunakan sesuai de­ngan kegunaannya.

“Evaluasi tenaga honor untuk efisiensi anggaran itu cukup bagus, lagian untuk apa kita menggaji orang yang tidak bekerja,” kata Lutfi. (hk)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM