Lima Perampok 2 Toko Emas di Kampar Diringkus


Rabu, 30 Desember 2015 - 02:01:40 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Rivai Sinambela, yang didampingi Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (28/12).

Dikatakan Rivai, para pelaku berhasil diringkus pekan lalu, dan berhasil mengungkap peran masing-masing tersangka pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada 4 Desember 2015 lalu. Diterangkan Rivai, otak aksi perampokan ini adalah AP (43), yang berhasil diringkus di salah satu tempat, di daerah Nganjuk, Jawa Timur. AP disebut-sebut merupakan pemail lama yang kerap beraksi di sejumlah tempat di Provinsi Riau.

“Dia (AP,red) adalah pemain lama. Sudah enam kali merampok di Provinsi Riau. Sudah pernah menjalani hukuman atau residivis,” ungkap Rivai pada ekspos yang digelar di Ruang Gelar Perkara Dit Reskrimum Polda Riau.

Lebih lanjut, Rivai menyebut kalau AP juga mempunyai rekan yang juga ahli dalam melakukan perampokan, yang sebagian telah berhasil ditangkap. “Ada juga yang tewas saat proses penangkapan yang kita lakukan beberapa waktu lalu,” lanjutnya. Selain AP, empat tersangka lainnya yang juga telah ditangkap, yakni P (27), R (44), MP (38) dan ES (35), juga memiliki peran masing-masing. Diterangkan Rivai, sebelum melancarkan aksinya, kawanan ini sudah memantau sasarannya selama satu minggu sesuai tugasnya.

“Ada yang sebagai eksekutor (merampok,red), ada yang bertugas sebagai penggambar (lokasi target), penyedia kendaraan, dan ada juga yang berperan sebagai pengantar eksekutor ke lokasi persembunyian,” jelas Kombes Pol Rivai Sinambela.

Kini, polisi lanjut Rivai, tengah memburu satu pelaku lainnya berinisial E alias G alias Belong. Selain itu, polisi juga menargetkan untuk meringkus penadah emas hasil curian, yang disinyalir berada di Sukabumi, Jawa Barat. “Dari pengakuan para tersangka, emas itu dijual di Sukabumi,” ucap Rivai. Sedangkan uang hasil penjualan emas curian ini, diketahui telah dibagi-bagikan sesama pelaku, dengan besaran masing-masing Rp10 juta. “Ada yang ditransfer ada juga yang diberikan secara tunai. Semuanya sudah kita amankan, baik uang tunai dan uang di dalam tabungan mereka sebagai barang bukti,” tegas Rivai.

Atas perbuatannya, para tersangka ini dijerat dengan Pasal 365 ayat (2) ke -2 KUHPidana. “Ancaman hukumannya lebih dari 10 tahun penjara,” pungkas Rivai Sinambela. Untuk diketahui, kawanan perampok bersenjata api ini berhasil menggondol perhiasan emas dari dua toko sekaligus di Pasar Muara Mahat, Desa Muara Mahat Baru Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Jumat (4/12) lalu. Total perhiasan ini, diperkirakan seberat 2 kilogram, dengan taksiran harga mencapai ratusan juta rupiah.

Dalam aksinya, para pelaku sempat menyekap penghuni toko, yang dilanjutkan dengan menguras seluruh perhiasan emas yang dipajang di etalase toko. Bahkan perampok tersebut sempat meletuskan beberapa kali tembakan saat melarikan diri dari lokasi. Tak lama setelah beraksi, lima orang kawanan rampok bersenjata api ini akhirnya berhasil dibekuk Unit Jatanras Polda Riau, Minggu (20/12) lalu, di dua lokasi terpisah. Sang otak kejahatan ditangkap di Jawa Timur dan sisanya dibekuk di Kabupaten Kampar. (hr)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Oktober 2016 - 00:27:50 WIB

    DPRD: Izin Lima Perusahaan Sawit Harus Dicabut

    TEMBILAHAN, Haluan — Karena tak ada itikad baik dari pihak perusahaan per­kebunan kelapa sawit yang berkonflik dengan masya­rakat, akhirnya DPRD dan Pemkab Inhil mengeluarkan rekomendasi pembekuan perizinan perusahaan ‘.
  • Jumat, 14 Oktober 2016 - 01:12:20 WIB

    Oknum Diduga TNI dan Lima Wanita Terjaring Razia

    Oknum Diduga TNI dan Lima Wanita Terjaring Razia PEKANBARU, HALUAN — Oknum diduga TNI terjaring razia yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Satpol PP Riau dan Polisi Militer (POM) di salah satu kos kawasan Jondul, Kota Pekan­baru, Riau.
  • Selasa, 31 Mei 2016 - 03:11:35 WIB

    Lima Ton Bawang Ilegal Diamankan

    Lima Ton Bawang Ilegal Diamankan BENGKALIS, HALUAN — Jajaran Satuan Polisi Perairan (Sat Pol Air) Polres Beng­kalis mengamankan satu unit kapal tanpa nama dan satu unit colt diesel bermuatan bawang merah ilegal diduga dari negara tetangga, Senin (30/5) se.
  • Selasa, 26 Januari 2016 - 03:00:27 WIB

    Lima daerah di Sekupang Rawan

    BATAM, HALUAN — Sebanyak lima titik di wilayah hukum Polsek Sekupang rentan terjadinya tindak kejahatan seperti pen­curian dan perampasan (curas) serta jambret. Kelima titik tersebut adalah Mata Kucing, Temiang, Southlink.
  • Selasa, 05 Januari 2016 - 03:57:01 WIB
    Akibat Kabut Asap Sepanjang 2015

    Lima Meninggal, Puluhan Ribu Derita ISPA

    PEKANBARU, HALUAN — Sepanjang Januari 2015 hingga November 2015, rakyat Riau menghirup polusi kabut asap dari pembakaran hutan dan lahan gambut. Akibatnya, tercatat lima warga Riau meninggal dunia. Sedangkan yang menderita .

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM