Gunung Marapi Berstatus Waspada

Pendaki Dilarang Mendaki untuk Sementara


Senin, 28 Desember 2015 - 03:22:39 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pendaki Dilarang Mendaki untuk Sementara PJ BUPATI Tanah Datar, Sudirman Gani, Forkopinda dan Dinas terkait serta masyarakat setempat memasang spanduk larangan pendakian Merapi, di Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto, Sabtu (26/12). (FERI MAULANA)

Bagus Tri Kuntjoro serta dinas terkait. Tinjauan itu untuk menyosialisasikan larangan kegiatan penda­kian Gunung Marapi karena Gunung Marapi berstatus waspada.

Dari pantauan badan geo­logi sejak 1 sampai 20 De­sember, jumlah rekaman gem­pa tornello, gempa tre­mor dan gempa vulkanik dang­kal cenderung menu­run bila dibandingkan de­ngan jumlah rekaman gem­pa pada November lalu. Akan tetapi, secara umum ak­tivitas ke­gem­paan Gu­nung Marapi ma­sih berfluk­tua­si dan ting­kat aktivitas ma­sih di­nya­takan berada pa­da pada level II (Waspa­da).

Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Miti­gasi Bencana Geologi mere­komendasikan masyarakat sekitar Gunung Marapi dan pengunjung untuk tidak mendekati Gunung Marapi pada radius 3 kilometer dari kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik. Imbauan itu disampaikannya karena kon­disi itu membahayakan bagi kehidupan. Selain itu, kepada masyarakat juga diharapkan tenang tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Marapi serta selalu mengikuti ara­han dari pemerintah daerah.

Sudirman Gani menga­takan, kunjungan bersama Forkopinda ini menun­juk­kan keseriusan pemerintah daerah menindaklanjuti iimbauan Badan Geologi. “Sehubungan saat ini Gu­nung Marapi pada Level waspada, masyarakat dan pencinta alam diimbau un­tuk tidak memendakian Gunung Marapi sampai kondisi memungkinkan,” tuturnya.

Ia juga meminta Camat X Koto dan kelompok ma­sya­rakat pengelola  pen­dakian Gunung Marapi, agar mematuhi larangan kegiatan pendakian Gunung Marapi untuk kebaikan bersama. “Berkaitan dengan ini, kami tidak ingin ada korban jatuh akibat tidak mematuhi imbauan ini. Kon­disi Gunung Marapi saat ini dalam status was­pada, ditambah cuaca yang sering hujan, tentunya mem­bahayakan kegiatan penda­kian,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Gunung Marapi senantiasa ramai didaki oleh wisatawan dan kelompok pencinta alam setiap minggu, apalagi menyambut malam pergan­tian tahun. Menurut Ketua Pos Pendakian Gunung Ma­ra­pi, Zulhendri, malam tahun baru menjadi puncak kedatangan wisatawan.

“Gunung Marapi men­jadi salah satu favorit tempat merayakan malam tahun baru. Jalur Koto Baru ba­nyak dipilih karena jalur normal pendakian, biasanya ratusan pendaki dari ber­bagai daerah di Sumbar bahkan dari luar Sumbar berkumpul di Koto Baru. Namun untuk tahun ini kami siap mematuhi lara­ngan pendakian demi kese­lamatan bersama ,” katanya.

Terkait antisipasi itu, Pemda Tanah Datar akan mendirikan posko penja­gaan dalam waktu dekat ini guna mencegah pengunjung dan kelompok pencinta alam mendaki Gunung Ma­ra­pi. Posko bersama ini akan ditempatkan petugas gabungan dari Kodim 0307 Tanah Datar, Polres Padang Panjang, BPBD Tanah Da­tar, Kesabangpol Tanah Datar, Camat X Koto dan masyarakat setempat. (h/fma)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 01 Agustus 2016 - 16:56:10 WIB

    Tim Gabungan Pencinta Alam Solsel Finalkan Pembersihan Jalur Pendakian Gunung Kerinci

    Tim Gabungan Pencinta Alam Solsel Finalkan Pembersihan Jalur Pendakian Gunung Kerinci SOLSEL,HALUAN—Tim Sekretariat Bersama (Sekber) Pecinta Alam Solok Selatan (Solsel) telah melakukan finalisasi pembersihan jalur pendakian Gunung Kerinci setelah memperoleh Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) dari .
  • Sabtu, 02 Januari 2016 - 06:22:07 WIB

    Ribuan Pendaki Rayakan Tahun Baru di Gunung Talang

    Ribuan Pendaki Rayakan Tahun Baru di Gunung Talang SOLOK, HALUAN — Puncak Gunung Talang mendadak menjadi destinasi wisata pada malam pergantian tahun. Ribuan pendaki me­nyaksikan matahari perta­ma tahun 2016 dari puncak gunung yang memiliki ke­tinggian 2575 meter di ata.
  • Ahad, 15 November 2015 - 19:40:19 WIB

    Pendaki Panik, Panyalaian Hujan Abu

    GUNUNG MARAPI MELETUS

    BUKITTINGGI, HALUAN —Gu­nung Marapi Sumbar kembali meletus sekitar pukul 22.33 WIB, Sabtu (14/11). Akibat letusan itu, Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto K.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM