Mempersiapkan Si Kecil Menjadi Anak Sulung


Senin, 28 Desember 2015 - 02:37:33 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Mempersiapkan Si Kecil Menjadi Anak Sulung

Pada umumnya anak sulung merasa cemburu pada adik bayi yang baru lahir. Mereka merengek dan berusaha mencari perhatian lebih dari orang tuanya. Hal ini sangat wajar karena me­reka merasa perhatian ayah ibunya tidak terfokus pada dirinya lagi. Adik bayi yang baru lahir menyita perhatian orang tua, sehingga si sulung cemburu dan melam­pias­kan kekesalannya dengan bersikap nakal, rewel, bah­kan ada yang memukul adik bayinya.

Sejak adik bayi masih di dalam kandungan, anak sulung perlu dipersiapkan agar dapat menerima keha­diran adik barunya. Bila anak sulung berhasil dilatih untuk menerima kehadiran adiknya, ia dapat membantu orang tua untuk menjaga adiknya di kemudian hari. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.

Beritahukan sejak awal

Sejak bayi masih di da­lam kandungan, beritahu­kan si sulung bahwa ia akan mempunyai adik. Ajaklah melihat foto hasil USG agar ia mengikuti perkembangan adiknya yang masih di da­lam rahim. Kadang kala, ajaklah ikut ke dokter ketika Anda melakukan penge­cekan rutin, sehingga ia dapat ikut mendengar detak jantung adiknya.

Peranan ayah

Sejak beberapa bulan sebelum kelahiran, perbesar peranan ayah dalam meng­urus si sulung. Pekerjaan yang biasanya dilakukan ibu, mulailah sekali-sekali dilakukan oleh ayah. Misal­nya, ayah memandikan si sulung, menyiapkan sara­pan, menjemput atau me­nga­ntar ke sekolah. Bila perubahan dilakukan men­dadak, si sulung akan mera­sakan perubahan drastis setelah ada bayi yang baru lahir.

Ajari agar mandiri

Latihlah anak sulung untuk melakukan hal-hal tertentu secara mandiri se­suai dengan usianya. Mi­salnya biasakan ia ke toilet sendiri, makan sendiri, dan membantu orang tua untuk hal-hal sederhana. Di kem­udian hari, ia dapat me­ringankan pekerjaan ayah dan ibu ketika si bayi sudah lahir.

Ajak menebak kelamin bayi

Agar anak sulung terli­bat secara emosional, ajak­lah untuk menebak jenis kelamin adiknya. Kadang kita bertanya, apakah ia menginginkan adik laki-laki atau perempuan? Apapun jawaban si sulung, di akhir percakapan tekankan bahwa adik laki-laki ataupun pe­rempuan asyik diajak ber­main bersama.

Ajak belanja kebutuhan bayi

Ketika berbelanja ba­rang-barang kebutuhan ba­yi, ajaklah si sulung untuk mengutarakan pilihannya. Ia akan merasa ikut mem­persiapkan kehadiran si adik.  Nanti bila bayi sudah lahir, kita dapat berkata “Ini baju yang kakak pilihkan untuk adik,” sehingga me­ngu­rangi rasa cemburunya pada adik baru.

Ajak memilih nama

Berikan beberapa al­ternatif nama bayi dan ajak­lah untuk ikut memilih nama untuk adiknya. Dia pasti senang sekali karena berkontribusi dalam mem­berikan nama adiknya.

Ajak melihat bayi lain

Bila melihat bayi lain, entah di supermarket atau di rumah teman, katakanlah kepada si sulung betapa lucunya bayi tersebut. Ba­yangkan bila adiknya sudah lahir, tentu ia akan senang memiliki adik yang lucu dan dapat diajak bermain bersama di kemudian hari. (h/my)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM