Warga Muslim Senegal Rayakan Maulid dan Natal


Sabtu, 26 Desember 2015 - 03:15:43 WIB
Reporter : Tim Redaksi

‘’Tidak peduli Kristen atau Muslim, se­muanya merayakan Natal,’’ tutur Ma­madou Aliou Ba, yang me­ngenakan kostum Santa Klausnya, usai sholat subuh di sebuah masjid di Dakar. ‘’Saya senang dapat gaji tambahan,’’ ujar Aliou Ba yang memasang janggut putih terbuat dari kapas ke wajahnya sambil memanggul kantong berisi permen.

Sepanjang jalan dipasang lampu warna-warni. Patung Santa Klaus dan Pohon Terang serta ornamen lainnya dipasang di sejumlah mall dan tempat hiburan. Bahkan ba­nyak penduduk Muslim memasang po­hon natal. ‘’Saya juga memasang pohon Natal di rumah,’’ tutur Daouda Sow, 45, pengusaha Mus­lim setempat. ‘’Ini kultur Senegal. Di sini sangat terbuka. Berbeda dengan negara-negara tetangga seperti Guinea dan Mali,’’ tuturnya.

Lebih-lebih tahun ini Perayaan Mau­lid, kelahiran Nabi Mu­ham­mad SAW bersamaan dengan Natal atau kelahiran Nabi Isa. ‘’Perayaan men­jadi simbol keunikan Senegal di mana Muslim menjadi warga mayoritas,’’ tutur Bakary Sambe, asisten profesor di Gaston Berger University di St. Louis, Senegal.

Menurut Sambe, mayoritas Muslim Senegal berasal dari pe­r­saudaraan Sufi. ‘’Kami me­ne­rapkan ajaran Islam menurut nilai-nilai sosial dalam damai. Ini be­rdasarkan pendidikan dan to­leransi yang kita anut,’’ kata Sambe. ‘’Kami menerima Islam sebagai keyakinan. Tapi kami selalu me­nerapkan harmonisasi antara Islam dan nilai-nilai lokal,’’ sambungnya menambahkan. (h/inl)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 19 Oktober 2016 - 00:30:00 WIB

    Warga Filipina Percaya AS Ketimbang China

    MANILA, HALUAN — Masyarakat Fili­pina masih lebih memercayai Amerika Serikat daripada China, kata jajak pen­dapat, Selasa, meskipun Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, berpidato anti-Amerika dan bergerak tiba-tiba ke arah.
  • Rabu, 12 Oktober 2016 - 01:06:22 WIB
    PERTEMPURAN KELOMPOK BERSENJATA DI KUNDUS

    32.000 Warga Afghanistan Mengungsi

    32.000 Warga Afghanistan Mengungsi NEW YORK, HALUAN — Kantor Per­seri­ka­tan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) melaporkan bahwa lebih dari 32.000 orang melarikan diri dari Kunduz d.
  • Jumat, 23 September 2016 - 02:33:07 WIB

    Jelang Hari Libur Yahudi, Israel Tangkap 35 Warga Palestina

    Jelang Hari Libur Yahudi, Israel Tangkap 35 Warga Palestina YERUSALEM, HALUAN — Otoritas Israel menangkap 35 warga Palestina dalam serang­kaian penggerebekan yang digelar beberapa hari terakhir. Penggerebekan digelar di teng­ah meningkatnya gelombang kekerasan menjelang hari libu.
  • Kamis, 25 Agustus 2016 - 04:03:26 WIB

    AS Serukan Warganya Tinggalkan Gaza

    AS Serukan Warganya Tinggalkan Gaza Washington, HALUAN — Pemerintah Amerika Serikat menyerukan warganya yang berada di wilayah Gaza untuk meninggalkan wilayah yang dikuasai Hamas itu, secepat mungkin..
  • Kamis, 18 Agustus 2016 - 03:25:15 WIB

    Warga Indonesia Di Jepang Peringati Kemerdekaan Indonesia

    Warga Indonesia Di Jepang Peringati Kemerdekaan Indonesia TOKYO, HALUAN—Ra­tu­san masyarakat Indonesia yang bermukim di Tokyo dan se­kitarnya hadir pada peringatan Kemerdekaan Indonesia yang dilaksanakan di Lapangan Kediaman Duta Besar RI Tok­yo hari ini Kamis (17/08..

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM