Perhelatan Pergantian Tahun

Dari Panggung Rakyat Hingga Pengajian


Sabtu, 26 Desember 2015 - 01:22:15 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Dari Panggung Rakyat Hingga Pengajian PESTA kembang api pada malam pergantian tahun di taman Jam Gadang Bukittinggi.

Di Kota Sawahlunto, malam penyambutan tahun 2016  akan menjadi sangat istimewa bagi rakyat. Di kota wisata tambang  ini,  malam pergantian tahun  akan diisi dengan hiburan rakyat, yang ditujukan untuk mengarahkan konsentrasi masyarakat pada satu titik kegiatan, sehingga suasana malam pergantian tahun akan lebih kondusif.

Tidak tanggung-tang­gung,  pentas atraksi  hi­buran rakyat  ini  akan diisi oleh  artis papan atas Su­matera Barat. Mulai dari Buset, Mak Itam, dan Upiak Segeh, Orkes Taman Bunga dari ISI Padangpanjang, serta seniman lokal Sa­wah­lunto sendiri.

“Kegiatan hiburan rak­yat ini, dipusatkan di La­pangan Segitiga Sa­wah­lun­to, yang digelar dari selepas Isya hingga lepas tengah malam pergantian tahun, sekitar 00.30 WIB,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Sawahlunto, Efriyanto ke­pa­da wartawan haluan Fadila Yusman.

Menurut mantan Asi­sten I Setdako Sawahlunto itu, sebelum hiburan rakyat di­gelar, juga akan dilak­sanakan tausiah keagamaan, dengan mendatangkan ustad dari Kota Padang Sumatera Barat.

Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf mengungkapkan malam pergantian tahun 2015 ke 2016 di kotanya, tidak hanya diisi dengan hiburan semata, namun juga diiiringi dengan tausiah.

“Dunia iya, akhirat juga iya. Berhibur juga kita la­kukan, namun evaluasi diri terhadap apa yang dilakukan satu tahun ini juga kita la­kukan dengan ber­tau­siah,” papar bapak tiga anak itu.

Tiga Iven Besar

Tak kalah dengan Sa­wahlunto, Pemerintah Kota P­adang melalui Dinas K­e­budayaan dan Pariwisata membuat tiga iven besar di pergantian tahun baru. Iven tersebut untuk memancing wisatan untuk berkunjung ke Kota Padang

Menurut Kepala Dis­budpar Kota Padang Medi Iswandi,  tiga lokasi yang dijadikan tempat pe­nye­lenggaraan tahun baru yakni di depan LPC atau depan Danau Cimpago, Taman Hutan  Raya Bung Hatta dan di   pelataran kantos  Disbudpar Muaro.

“Tiga lokasi tersebut sedang kita persiapkan dan kita seleksia Iven Organizer (IO) yang akan me­laku­kannya. Dengan catatan harus ada unsur budaya dan tradisi minangnya,”ucap Medi Iswandi.

 Dalam memeriahkan ketiga iven besar tersebut , Pemerintah Kota Padang  mengharapkan warga kota dan  semua pihak menjaga ketertiban dan tidak  mem­buat kericuhan. “Iven ini diharapkan untuk sila­tu­rah­mi,”katanya.

Terkait dengan pe­nga­manan dan lalu lintas pi­hak­nya berkoordinasi dengan kep­olisian dan Dis­hub­ko­minfo.”Untuk pengamanan dan ketertiban kita se­rah­kan kepada pihak yang ber­wenang. Dalam hal ini Ke­polisian,” tutupnya.

Larang  Atribut Natal

Sementara itu,  Walikota Pa­dang  H. Mahyeldi An­sharullah SP  melarang  pe­milik Mal, hotel, restoran, BUMN dan BUMD me­me­rintahkan  karyawannya  yang muslim memakai atri­but sinterklas dan natal.

Dalam surat imbauan bernomor 451.338/Kesra-2015 yangh dipublish  Rabu,   Wali Kota  Padang meminta semua pihak menjaga ke­ten­teraman, kenyamanan dan keamanan serta menjauhi perbuatan yang melanggar hukum. “Kami mengimbau pemilik mal, hotel, restoran, BUMN dan BUMD untuk tidak memerintahkan ka­ryawan yang muslim me­makai atribut sinterklas dan natal,” tulis Mahyeldi.

Menjelang dan Selama serta sesudah Natal & Tahun Baru 2016, Wali Kota Pa­dang  juga  meminta warga kota ini  menjauhi  per­buatan-perbuatan yang me­langgar hukum dan pen­yakit masyarakat.

Siapkan Ribuan Tiket

­Sementara itu Dinas Ke­budayaan dan Pariwisata (Disbudpar ) Kota Bu­kit­tinggi menyiapkan sekitar 4000 lembar tiket masuk objek wisata untuk me­nyambut liburan tahun baru 2016.

4000 lembar tiket yang dipersiapkan itu terdiri dari 2000 lembar tiket dewasa dan 1000 lembar tiket anak anak untuk masuk objek wisata Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSB). Sedangkan untuk masuk objek wisata Taman Pa­norama dipersiapkan se­banyak 1000 lembar tiket.

“Berkaca dari liburan tahun baru sebelumnya, ting­kat kunjungan wisa­tawan ke Bukittinggi cukup tinggi. Untuk antisipasi lonjakan tersebut kita akan mempersiapkan sekitar 4000 tiket masuk pada dua Objek wisata tersebut yakni TMSBK dan Taman Pa­norama,” ujar Kepala Dis­budpar Bukittinggi Melfi Abra.

Dikatakannya, Pemko Bukittinggi khususnya Di­nas Pariwisata tidak meng­gelar kegiatan khusus untuk menyambut tahun baru ter­sebut.  Kendati tidak meng­gelar kegiatan khusus, tapi Disbudpar tetap akan men­dukung kegiatan kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat ataupun ke­gia­tan yang diselenggarakan oleh pihak hotel.

Tidak adanya kegiatan khusus yang dis­eleng­ga­rakan untuk me­nye­marak­kan ta­hun baru itu kata Melfi, dikarenakan keter­sediaan anggaran yang ter­batas. Se­bab, sebelumnya berbagai kegiatan telah di­lak­sanakan untuk me­me­riah­­kan Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi yang ke 231.

Kegiatan yang dise­leng­garakan itu berupa Festival, Pergelaran Semarak Kreatif 2015, lomba-lomba hingga panggung hiburan rakyat. Oleh sebab itu, Disbudpar tidak menggelar kegiatan khusus untuk memeriahkan tahun baru tersebut. “Meski tidak ada kegiatan khusus yang kita gelar, namun tidak mempengaruhi tingkat kun­jungan wisatawan pada ta­hun baru tersebut,” ucap Melfi.

Untuk objek wisata yang menjadi incaran pengunjung di tahun baru itu di­antaranya adalah kawasan Jam Ga­dang, Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK), Ngarai Sianok, Lobang Jepang, dan Janjang Seribu. Pihaknya optimis tingkat kunjungan wisata tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya mengingat sejumlah objek wisata yang ada telah dila­kukan pembenahan.

“Untuk antisipasi lon­jakan pengunjung di se­jumlah objek wisata, maka kita lakukan penambahan tiket masuk objek wisata. Sekitar 4000 tiket akan kita persiapkan untuk libur ta­hun baru. Sedangkan untuk pengamanan dimalam tahun baru, Pemko Bukittinggi telah membentuk tim yang terdiri dari Polresta, Kodim 0304/Agam, Satpol PP dan Dinas Perhubungan,” pung­kas Melfie.

Dirinya menambahkan, seperti tahun tahun sebe­lum­nya penyambutan per­gan­tian malam tahun baru di­kawasan Jam Gadang Bu­kit­tinggi masih menjadi tujuan utama pengunjung. Diper­kirakan ribuan pe­ngunjung bakal memadati Pela­taran Jam Gadang un­tuk me­ra­yakan tahun baru 2016 de­ngan pesta kembang api.

Pelayan Tidak Boleh Berhenti

Sementara itu ,  meng­hadapi libur natal dan tahun baru Sekda Pessel Erizon perintahkan SKPD yang me­megang peran vital pela­yanan publik, kebencanaan dan kesehatan untuk me­ngatur jadwal piket sebaik mungkin.

Erizon mengatakan, pe­la­yanan kesehatan tidak boleh tutup, air PDAM tidak boleh mati, pemadam kebakaran stand by diposko masing-masing, Markas Pol PP tidak boleh ko­song.” Untuk itu perlu pengaturan jadwal piket, sehingga pe­la­yanan terus bisa berl­ang­sung,” katanya.

Dia memastikan, Ka­bupaten Pesisir Selatan ti­dak menyiapkan pesta me­nyambut tahun baru, namun bila ada organisasi atau event organisation yang ber­ke­inginan menggelar pera­yaan dalam bentuk pang­­gung hiburan pemerintah tetap lakukan pantauan hingga pengamanan.

“Pesta menyambut ta­hun baru yang dihandle oleh Pemkab memang tidak ada. Namun tidak tertutup ke­mungkinan organisasi lain yang me­nyeleng­gara­kan. Meski tidak diagendakan pesta berupa panggung hibu­ran, Pemkab Pessel tetap melakukan persiapan di objek - objek wisata guna menyambut pengunjung, misalnya Pantai Carocok, Puncak Langkisau dan Ka­wasan Pelabuhan Pana­sa­han, KWBT Mandeh dan lain-lain,” katanya.

Pemkab menurutnya, pada malam penyambutan tahun baru menurunkan petugas kesehatan, ke­ama­nan dan lainnya. Di Caro­cok dan Mandeh beberapa p­e­tugas kesehatan dis­iag­a­kan.

Selanjutnya Polres Pe­sisir Selatan bersama tim gabungan mengerahkan 273 personil untuk menghadapi malam tahun baru 2015. Pengamanan pada titik titik tertentu dilakukan pada malam perayaan pergantian tahun.

Untuk mengatasi ke­macetan Kapolres Pesisir Selatan AKBP Deni Y me­ngat­akan, ada tiga titik di­ang­gap masih rawan dan diprediksi dibanjiri pe­ngunjung merayakan malam pergantian tahun. Oleh ka­rena itu sebanyak 273 Per­sonil gabungan yang terdiri dari TNI, Satpol PP, Dis­hub, Dinas Kesehatan dan SAR di terjunkan.

“Pengamanan natal dan tahun baru itu ada di tiga titik yaitu, Bukit Langkisau, Pantai Carocok dan Pe­labuhaan Panasahan paling banyak dikunjungi ma­sya­rakat dan rawan terjadi ke­macetan,” katanya.

Dia menyebutkan, pe­ngamanan tahun baru kali ini Polres Pesisir selatan sendiri akan menerjunkan  lebih kurang 223 personil, kemu­dian dari TNI 10 Per­sonil, Satpol PP 10 personil , Dis­hub 10 personil, Dinas Ke­sehatan 10 personil dan SAR 10 personil. ***

 

Laporan:
FADILLA JUSMAN-OSNIWATI-RUDI GATOT



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 02 September 2018 - 07:47:51 WIB

    Rendang Uda dari Negeri Dongeng

    Rendang Uda dari Negeri Dongeng Ternyata yang mempopulerkannya adalah putra Bukittinggi yang telah 15 tahun mempromosikan masakan Rendang di Denmark , dia adalah Habibul Hasri atau dikenal dengan Uda Hasri urang Bantolaweh Atas Ngarai Kota Bukittinggi..
  • Sabtu, 13 Agustus 2016 - 02:35:58 WIB

    Kubik Koffie, Edukasi dari Kedai Kopi

    Kubik Koffie, Edukasi dari Kedai Kopi Belakangan ini, minum kopi dari bubuk kopi asli menjadi gaya hidup masyarakat urban di perkotaan. Gaya hidup ini pun mewabah di Padang, terbukti dengan menjamurnya kedai kopi berkonsep industri modern dan vintage. Kubik Koffi.
  • Sabtu, 23 Juli 2016 - 01:23:26 WIB

    Objek Wisata Gunung Talamau, Surga Keindahan dari Ketinggian 2.982 Mdpl

    Objek Wisata Gunung Talamau, Surga Keindahan dari Ketinggian 2.982 Mdpl Objek Wisata Gunung Ta­lamau sudah menjadi salah sa­tu destinasi andalan di Ka­bupaten Pasaman Ba­rat (Pasbar), yang men­jan­jikan ‘sur­ga’ keindahan ba­gi pe­­ta pen­daki gu­nung. Terbukti, walaupun sudah ban.
  • Sabtu, 07 Mei 2016 - 02:43:24 WIB
    Nabila Variasi

    Dari Hobi Hingga Jadi Bisnis Pribadi

    Dari Hobi Hingga Jadi Bisnis Pribadi Di Kota Payakumbuh, siapa yang tidak kenal dengan salah satu variasi mobil ini, Nabila Variasi. Umumnya, pemiliki kendaraan roda empat di Kota Payakumbuh pernah melakukan variasi mobil di bengkel sederhana yang terletak di ka.
  • Sabtu, 09 April 2016 - 01:41:27 WIB
    Emral Abus

    Pencipta Pelatih Handal dari Sumbar

    Pencipta Pelatih Handal dari Sumbar Bagi pecinta sepakbola di Sumatera Barat maupun Indonesia nama Emral Abus tidaklah begitu populer jika dibandingkan dengan Nil Maizar, Indra Sjafri maupun Jafri Sastra. Namun Emral Abus lah yang mendidik Nil Maizar maupun Jaf.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM