Kejati Sidik Dugaan Korupsi di Bank Riau Kepri


Selasa, 22 Desember 2015 - 02:25:05 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Kepala Seksi Penyidikan Kejati Riau, Rachmad Sa­tria Lubis, saat dikonfirmasi akhir pekan lalu, mem­be­nar­kan hal tersebut. “(Pe­nye­lidikan di BRK) Masih jalan. Masih lid (penyelidi­kan,red),” ungkap Rachmad kepada Haluan Riau.

Dikatakan Rachmad, sejumlah pihak yang diduga mengetahui dugaan pe­nyim­pangan di tubuh perusahaan plat merah Pemerintah Pro­vinsi Riau tersebut, masih dilakuan. “Ada (pihak yang dimintaiketerangan). Sama Ketua Tim-lah (dikonfir­masi),” lanjut Rachmad.

Saat ini, sebut Rachmad, pihaknya masih fokus me­nangani kasus dugaan ko­rupsi yang sudah dalam status penyidikan. “Kita fokus dulu ke penyidikan. Hafaz (dugaan korupsi di BPR Sarimadu) juga,” pung­kas Rachmad.

Untuk diketahui, setelah melalui tahapan pe­ngum­pulan bahan dan keterangan (pulbaket) di Bagian Inte­lijen Kejaksaan Tinggi (Ke­jati) Riau, proses penanga­nan perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi pe­nyim­pangan dalam pener­bitan obligasi senilai Rp500 miliar dan pembelian obli­gasi senilai Rp1,4 triliun yang dilakukan oleh oknum pejabat BRK dari tahun 2012-2014, telah naik ke tahap penyelidikan.

Terkait hal ini, tidak kurang 11 orang pejabat BRK diketahui telah di­panggil untuk dimintai ke­terangan pada Selasa (9/6) kemarin. Meski begitu, tidak diketahui siapa-siapa pihak yang dikonfirmasi tersebut.

Kasus dugaan korupsi penyimpangan dalam pe­nerbitan obligasi senilai Rp500 miliar dan pembelian obligasi senilai Rp1,4 triliun yang dilakukan oleh oknum pejabat BRK dari tahun 2012-2014 tersebut ber­dasar­kan informasi yang disampaikan masyarakat.

Peningkatan penanga­nan perkara ke tahap penye­lidikan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Ke­pala Kejaksaan Tinggi (K­ejati) Riau Nomor : Prin-09/N.4/Fd.1/05/2015 tanggal 18 Mei 2015.(h/dod)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 16 Februari 2016 - 02:19:34 WIB

    WFC dan Bandara Letung Dibidik Kejati

    ANAMBAS, HALUAN—Dua Proyek Besar di Anam­bas yakni Water Front City (WFC) dan Ban­dara Letung Jadi Bidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri..
  • Ahad, 27 September 2015 - 18:41:09 WIB

    Banyak Kasus Mengendap di Kejati Riau

    BERPELUANG DIHENTIKAN

    PEKANBARU, HALUAN — Sejumlah kasus korupsi yang mengendap beberapa tahun di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, berpeluang dihentikan penanganannya. M.

  • Senin, 02 Februari 2015 - 18:30:32 WIB

    Massa GEMA Datangi Kejati Riau

    DESAK PENGUNGKAPAN BUPATI BENGKALIS

    PEKANBARU, HALUAN—Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi Gerakan Ma­hasiwa Bengkalis (GEMA) melakukan demonstrasi di Kejaksaan Tinggi (Ke.

  • Ahad, 04 Januari 2015 - 19:34:54 WIB

    Puluhan Kasus Korupsi Mengendap di Kejati Riau

    PEKANBARU, HALUAN — Kinerja Kejaksaan Tinggi Riau dalam me­nun­taskan kasus dugaan korupsi, dinilai masih mengecewakan. Pasal­nya, hingga saat ini masih ada puluhan perkara korupsi yang dit­a­ngani .

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM