Foto Jokowi-Nikita yang Berbuntut Penangkapan


Senin, 21 Desember 2015 - 01:50:02 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Di dalam foto itu terdapat tulisan #papadoyanlon*e. Kalimat yang menjadi tagar itu kemudian dituliskan Yulianus sebanyak 200 kali. Kalimat itulah yang dianggap polisi mengandung unsur pornografi. Yulianus atau yang biasa dipanggil Ongen pun dijerat dengan Pasal 4 ayat (1) huruf a dan e Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Dia juga dijerat Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.

Atas perbuatannya itu, Yulianus diancam hukuman penjara minimal enam tahun atau maksimal 12 tahun serta denda minimal Rp 250 juta atau Rp 6 miliar. Begitu kasus ini mencuat, publik pun bertanya-tanya soal sosok Yulianis sebenarnya. Pria itu tercatat sebagai dosen tetap di Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan program studi Biologi. Yulianus meraih gelar sarjana di Universitas Hasanuddin tahun 1997 dan gelar master di IPB pada tahun 2000.

Di Undana, Yulianus mengajar pada tahun 2006-2009 dengan sejumlah mata kuliah, seperti Biologi Laut, Eko­logi Hewan, Limnologi, Planktonologi, dan Bio­statistik.  Yulianus diketahui sangat aktif di media sosial mu­lai dari Facebook hingga Twitter. Di laman Facebook “Yu­lian Paonganan”, hampir setiap hari Yulianus me­na­yangkan berbagai tautan berita dari media-media on­line terkait Presiden Joko Widodo. Di setiap berita-be­rita yang dibagikannya itu terselip komentar Yulianus yang bernada kritis terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Kritikan terhadap Jokowi hampir men­dominasi tampilan Facebook Yulianus.

Ramai juga dibicarakan dimedia social soal penangkapan Yulianus yang diduga merupakan orderan Presiden Jokowi kepada Polri, sehubungan Yulianus hari-hari sering mengkritik Presiden melalui media social facebook dan twitter. Namun tudingan itu dibantah oleh Kapolri Jenderal Badrodin  Haiti. Kapolri mengatakan, penangkapan Ongen lantaran pria yang berprofesi sebagai dosen itu dianggap melanggar pasal pornografi dan Undang-undang (UU) ITE.

Menurut Badrodin, masyarakat bisa mengukur sendiri soal foto yang diunggah Ongen. Apalagi jika dikaitkan dengan ‘hashtag’ yang tertulis tersebut, dia yakin masyarakat dengan mudah untuk menilai. Maka itu, Badrodin berharap kasus yang menimpa Ongen dijadikan pelajaran berharga bagi masyarakat lainnya agar berhati-hati dalam memanfaatkan ruang publik. Terlepas apapun motifnya.

Permasalahan ini menarik perhatian publik, karena melibatkan orang nomor satu RI. Agar tidak lari dari subtansial persoalan, sebaiknya tuduhan dan pasal yang dikenakan terhadap Yulianus benar-benar focus. Jangan melebar dan tidak terbias oleh sikap kritis yang bersangkutan terhadap kebijakan-kebijakan kepala Negara dan pemerintahan yang terkadang memang menjadi bahan diskusi dan perdebatan di dunia maya. Jangan pula terkesan sebagai aksi balas dendam Presiden yang menggunakan tangan-tangan Polri.

Di sisi lain, kasus ini mesti menjadi pelajaran bagi banyak pihak yang kritis terhadap pemerintah, baik terhadap pemerintah pusat atau pun di daerah. Sikap kritis haruslah terkendali  dan tidak melenceng menjadi tindak kebablasan yang jelas penuh resiko dan berkonsekuensi. Tentu saja tulisan di atas foto Jokowi-Nikita Mirzani  “papadoyanlont*” yang diposting di Facebook dan Twitter adalah sebuah bentuk kekonyolan yang dilakukan seorang Yulianus yang notabene adalah seorang menyandang gelar doktor dan menjadi dosen tetap di Undana, Kupang, NTT. Jika ingin menyam­paikan kritik sampaikan dengan santun; tujuan tercapai, resiko bisa diminimalisir. **



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 30 Maret 2016 - 03:47:37 WIB

    Senior Fotografer Indonesia Berburu Objek di Solsel

    Senior Fotografer Indonesia Berburu Objek  di Solsel DALAM rangka berburu foto menarik dan unik di beberapa titik destinasi wisata yang ada di Sumatera Barat (Sumbar) khususnya daerah Solok Selat­an (Solsel). Para senior foto­grafer Indonesia telah meng­ha­biskan waktu emp.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM