Cara Berjalan Pengaruhi Kesehatan


Sabtu, 19 Desember 2015 - 01:35:00 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Cara Berjalan Pengaruhi Kesehatan

“Karena sudah menjadi kebiasaan selama hidupnya, orang tidak menyadari cara jalan yang salah. Padahal postur tubuh dan penyakit di dalam tubuh juga di­pengaruhi dari cara ber­jalan,” ujar penemu metode Rahasia Berjalan Alami (RBA) Irmansyah Effendi dalam konferensi pers di Jakarta.

Ia menjelaskan, cara berjalan berhubungan de­ngan cara seseorang mem­perlakukan organ dan sendi-sendi dalam tubuhnya. De­ngan memperhatikan cara melangkah dengan benar, maka seseorang dapat meng­gunakan otot dan sendi se­cara benar, tepat, dan alami. Tubuh pun akan melakukan fungsi-fungsi penyembuhan alaminya setiap kali ber­jalan.

“Mungkin berjalan ter­kesan sepele, namun ber­jalan dengan rapi, lurus, dan alami akan memberikan terapi secara meridian mau­pun refleksologi yang men­jadikan tubuh lebih sehat,” papar master di bidang sains dari California State Uni­versity ini.

Setiap kali kita me­lang­kahkan kaki, tubuh akan melakukan penyesuaian pada meridian, zona ref­leksi, sendi, ruas-ruas tulang belakang, dan seluruh tu­buh. Dengan kata lain, ber­jalan dapat memberikan efek terapi. 

Sayangnya, karena cara berjalan yang diajarkan se­ringkali salah, maka efek terapi ini tidak dapat di­rasakan. Lewat pelatihan RBA, kita disadarkan bah­wa melangkah bukanlah sebuah gerakan sederhana tanpa makna, melainkan faktor penting penentu ke­sehatan.

Salah satu manfaat yang paling dapat dirasakan ada­lah perbaikan postur tubuh. Menurut Irmansyah, postur tubuh yang bungkuk, kaki bentuk O atau X dipicu oleh kebiasaan berjalan yang salah. Sehingga dengan mem­perbaiki cara berjalan, gangguan postur pun dapat diperbaiki.

Tak hanya gangguan pos­tur, Irmansyah men­jelaskan, penyakit kronik seperti stroke atau kanker pun dapat mengalami per­baikan dari memperbaiki cara berjalan.

Ini ber­hu­bungan dengan pengem­balian semua fungsi-fungsi alami tubuh. Dengan begitu, penyakit pun secara alami juga akan membaik.

Menurutnya, manfaat RBA dapat dirasakan pada setiap orang, meski wak­tunya berbeda-beda. Namun dengan melakukan RBA teratur selama dua bulan, selama 30-45 menit dalam sehari, manfaatnya sudah dapat dirasakan.(h/kcm)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 12 Maret 2016 - 01:25:56 WIB

    Cara Simpel Atasi Keracunan Makanan Saat Traveling

    Cara Simpel Atasi Keracunan Makanan Saat Traveling Menjajal aneka makanan saat liburan memang seru. Tapi kalau sampai keracunan ma­kanan, inilah pertolongan per­tama untuk mengatasinya. Mungkin makanannya tidak bersih. Mungkin juga perut ka­mu yang tidak biasa menjajal mak.
  • Sabtu, 30 Januari 2016 - 00:53:42 WIB
    Fredrik Tirtosuryo Esoputra

    Mendalami Islam dan Budaya Minang Secara Utuh

    Mendalami  Islam dan Budaya Minang Secara Utuh Fredrik Tirtosuryo Esoputra yang merupakan mualaf turunan tionghoa, sangat paham dengan budaya Minang. Bahkan, memiliki talenta dibidang pendidikan, agama dan budaya..

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM