MK-Fauzi Dominan di Empat Daerah

Banyak Incumbent Bertumbangan


Kamis, 10 Desember 2015 - 04:19:27 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Banyak Incumbent Bertumbangan

PADANG, HALUAN — Pa­sa­ngan calon gubernur dan wakil gubernur Muslim Kasim-Fauzi Bahar (MK-Fauzi) mendapat suara ma­yo­ritas di empat daerah, yakni Kabupaten Mentawai, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok serta kam­pung sang calon, Kabu­paten Padang Pariaman.

Kendati demikian, ke­unggulan tersebut belum mampu melewati dominasi Irwan Prayitno-Nasrul Abit. Hasil survey hitung cepat Lingkaran Survey Indo­nesia  (LSI) wilayah Sum­bar,  pasangan nomor urut dua yang didukung PKS-Partai Gerindra unggul hing­ga 59,04 persen dan MK-Fauzi mengantongi du­ku­ngan suara 40,96 persen, berjarak sekitar 19 persen.

Hanya saja tim real count MK-Fauzi menyebut dari rekapitulasi copian for­mu­lir C-1 dari 70 persen TPS yang telah mereka kum­pulkan, suara IP-NA men­capai 47 persen, sedangkan MK-Fauzi 53 persen. Ar­tinya, pasangan ini terpaut 6 persen suara.

Kendati sudah men­da­pat data keunggulan, Irwan Prayitno dalam keterangan pers kepada wartawan di posko pemenangannya me­nye­butkan keterangan yang ia beri bukanlah pidato kemenangan.

“Ini bukan pidato keme­nangan, hanya informasi dari sebuah lembaga survey yang kami teruskan pada teman-teman semua. Untuk hasil akhir, atau keme­na­ngan yang sesungguhnya, kita tetap menunggu proses hitung suara yang dilakukan KPU,” pungkas IP.

Sementara itu, Muslim Ka­sim membuktikan bahwa dirinya masih tangguh di Padang Paria­man. Di situs resmi KPU https://pilkada2015.kpu.go.id/sumbarprov, dari 17 persen suara yang masuk hingga pukul 00.00 WIB tadi malam,  setara dengan 27 ribu suara, MK-Fauzi domi­nan dengan perolehan 18 ribu lebih. Sementara IP-NA mem­peroleh 9 ribuan.

Sementara itu, dari proses pemilihan kepala daerah pada 13 kabupaten dan kota se Sumbar, terjadi sejumlah kejutan. Dari data sementara yang dikumpul­kan di waktu tertentu, beberapa incumbent, justru tumbang oleh pesaingnya.

Dari 12 kabupaten dan kota yang mengirim petahananya di Pilkada ini, hanya di empat daerah yang tampaknya mampu bertahan. Empat diantaranya, petahana masih harus bersaing ketat dengan pasangan lain.

Data sementara dan informasi yang dikumpulkan Haluan, peta­hana yang tampaknya menuai kekalahan ini di antaranya man­tan Wakil Bupati Pesisir Selatan Editiawarman, mantan Bupati Dharmasraya Adi Gunawan, pasangan mantan Bupati-Wakil Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria-Abdul Rahman, mantan Wakil Bupati Solok Desra Edi­wan, mantan Walikota Solok Irzal Ilyas yang bersaing dengan rekan terdahulunya Zul Elfian, mantan Walikota Bukittinggi Ismet Amzis, mantan Wakil Bupati Limapuluh Kota Asyir­wan Yunus.

Sementara petahana yang berada dalam persaingan ketat berada di Agam.  Grafik pero­lehan kedua pasang calon ini dalam hitungan detik mengalami perubahan, baik Indra Catri maupun Irwan Fikri saling meng­klaim kemenangan. Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Sijunjung. Calon independen Ashefline dan mantan Bupati Sijunjung Yuswir Arifin serta mantan Wakil Bupati Sijunjung Muchlis Anwar saling berebut tempat pertama.  Di Limapuluh Kota persaingan antara Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan dengan Azwarches Putra-Yunirwan Kha­tib cukup sengit, masih saling klaim.

Dari 12 petahana ini, peta­hana Ali Mukhni di Padang Pariaman, Benny Utama di Pasa­man, dan Irdinandyah Tarmizi di Tanah Datar masih tersenyum riang dengan perolehan suara sementara.

Sementara di daerah Pasa­man Barat, daerah tanpa petaha­na, Syahiran tampak tersenyum senang. Zulkenedi Said yang kabarnya mendapatkan duku­ngan penuh dari bupati terdahulu Baharudin, masih belum bisa bernafas lega.

Di mulai dari wilayah paling bawah Sumbar, Pesisir Selatan, kawan Nasrul Abit semasa men­jadi bupati pessel, Editiawarman bersama pasangannya Bakri Ba­kar, berdasarkan perhitungan sementara hingga pukul 17.30 WIB, berada di posisi kedua dengan suara 23.787 suara. Posisi pertama diraih pasangan Hen­drajoni-Rusma Yul Anwar de­ngan perolehan sementara 34.368 suara. Posisi ketiga diraih Alirman Sori- Raswin dengan memperoleh 9.902 suara dan terakhir nomor urut 4 pasangan Burhanuddin- Novril Anas de­ngan memperoleh 3.924 suara.

Sementara di Solok Selatan, petahana yang kembali berpasa­ngan Muzni Zakaria-Abdul Rah­man yang sebelumnya tampak pede dalam kemenangan, kini hanya gigit jari ketika dihadang oleh mantan Ketua DPRD Solsel dan Wakil Ketua DPRD Solsel Khairunas-Edi Susanto.

Data sementara di posko Khairunas, perolehan suara Khai­runas –Edi Susanto unggul di empat kecamatan, sedangkan pasangan Muzni Zakaria-Abdul Rahman unggul di tiga keca­matan. Total suara sementara diraih Muzni Zakaria–Abdul Rahman sekitar 34.683 suara, sementara Khairunas-Edi Su­santo raih sekitar 36.114 suara.

“Kami akan jaga ketat pero­lehan sementara yang didapatkan paslon kandidat kami yakni Khairunas-Edi Susanto, mulai dari tingkat kecamatan hingga ke tingkat KPU nantinya,” ujar Tim pemenangan Khairunas –Edi Susanto, Zigo Rolanda, Rabu (9/12).

Hal yang sama juga berlaku terhadap petahana Adi Gunawan di Dharmasraya. Calon kada termuda Sutan Riska Tuanku Kerajaan-Amrizal Dt Rajo Me­dan (SUKA AMAN) menang telak di kabupaten pemekaran ini. Berdasarkan hitung cepat di posko PDI-P Dharmasraya pasa­ngan SUKA AMAN menang telak dengan perolehan suara sebanyak 55.875  suara, semen­tara untuk pasangan Adi Guna­wan dan Jhonson Putra (AG JOS) mendapat 32.226 suara dengan selisih suara sebanyak 19.000. Sedangkan suara yang belum masuk sampai berita ini diturunkan sekitar 3.642 suara.

Juru bicara keluarga pasa­ngan SUKA AMAN, Muham­mad Dani bahkan menyebut, data yang telah diterima dari C1 pasangan SUKA AMAN mem­peroleh suara sebanyak 44.861 suara dan pasangan AG JOS sebanyak 25.960 suara.

Untuk keseluruhan Keca­matan Sungai Rumbai yang men­jadi basis dari Sutan Riska Suka Aman memperoleh suara 82 persen dan pasangan AG-Jos hanya memperoleh 12 persen. Sementara di basis Adi Gunawan sendiri, di Gunung Medan, AG-Jos hanya menang tipis 55 persen atau 1.798 suara sementara SUKA AMAN hanya mendapat 45 persen atau 1.798.

Di Bumi Markisah, Kabu­paten Solok berdasarkan perhi­tungan sementara pasangan Gus­mal-Yulfadri Nurdin tampil gemilang mengalahkan petahana Desra Ediwan-Bachtul. Dari data yang dihimpun Haluan di kantor DPC Herindra Nagari Cupak,  Kecamatan Gunung Talang, Ra­bu (9/12) hingga pukul 21.00 WIB, nama paslon nomor urut 1 Gusmal- Yulfadri Nurdin berada pada posisi teratas dengan pero­lehan suara sebanyak 67.928 suara, atau sebanyak 46, 51 persen. Sementara untuk posisi kedua diraih oleh paslon nomor urut 3 Desra Ediwan-Bachtul dengan perolehan suara sebanyak 52.323 suara atau sebesar 36.00 persen, disusul paslon nomor urut 2 Agus Syahdeman -Wahidin dengan perolehan sebanyak 25.492 suara atau sebesar 17, 45 persen dengan total partisipasi pemilih sebesar 53,38 persen  dari total suara yang masuk.

Meski kalah di TPS 12 Jo­rong Pasar Usang Koto Gadang Guguk dari paslon nomor urut 3 yang meraih suara sebanyak 130 suara, sedangkan Gusmal seba­nyak 100 suara, namun secara umum untuk Nagari Guguk, Gusmal-Yulfadri mampu me­nang secara mutlak hingga 75 persen di daerah yang menjadi kampung halaman Gusmal dan Bachtul itu.

Disisi lain, Ketua DPD Nas­dem Kabupaten Solok Edyar yang mengusung kandidat nomor urut 3 justru mengklaim bahwa pasangan Desra-Bachtul justru berada di posisi teratas dengan keunggulan sebanyak 7 persen dari paslon nomor urut 1. Meski tidak menyebutkan secara rinci berapa angka yang telah diraih oleh paslon Desra-Bachtul, na­mun pihaknya menyebutkan hasil penghitungan ini belum final. Lantaran itu pihaknya menegaskan kans Desra Bachtul masih terbuka lebar untuk men­jadi pemenang pilkada Kabupa­ten Solok 2015 ini.

Di Kota Solok, Eri Zulfian yang dulu menjadi wakil dari Walikota Irzal Ilyas , kini berada di posisi teratas. Ia berpasangan dengan Reiner dan mendapatkan 15.320 suara. Sementara di urutan berikutnya diraih  Ismael Koto-Jon Hendra dengan 10.096 suara dan di posisi terakhir Irzal Ilyas-Alfauzi Bote dengan 6.028 suara.

Di Bukittinggi, ramalan ca­lon independen Ramlan Nurmatias-Irwandi mencapai posisi puncak tampaknya mendekati kenya­taan. Hasil rangkuman data dari 28 TPS, Ramlan-Irwandi memperoleh 2.610 suara, disusul Ismet-Zulbahri (kandidat nomor urut lima) dengan perolehan 1.401 suara. Pada posisi ketiga ditempati oleh pasangan Taslim-Marfendi (kandidat nomor urut satu), dengan perolehan 821 suara. Sementara pasangan Har­ma Zaldi-Rahmi Brisma (kan­didat nomor urut tiga) mem­peroleh 619 suara, dan pasangan Febby-Zulifkar (kandidat nomor urut dua) hanya memperoleh 203 suara.

Posisi Aman

Di Padang Pariaman, pasa­ngan Ali Mukhni-Suhatri Bur (AM-MK) bisa tersenyum se­nang. Selain sudah mendekati kemenangan, dari banyaknya petahana yang maju, mantan Bupati Padang Pariaman juga menjadi petahana yang bertahan.

 Untuk sementara pasangan ini memenangkan Pilkada, de­ngan perolehan suara 61 persen  atau sebesar 85.829 suara. Se­men­tara itu rivalnya Alfikri Mukhlis-Yulius Danil mem­peroleh suara 54.919 atau 39,02 persen.

Menurut data dari tim peme­nangan AM-SB, Tri Suryadi, calon nomor 1 ini berhasil me­raih kemenangan di 15 kecama­tan, sementara  Alfikri-Yulius Danil (Al Yuda) hanya berhasil unggul di dua kecamatan, yaitu Kecamatan VII Koto Sungai Sariak dan Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam. Kecamatan Kayu Tanam ini merupakan kampung halaman calon Bupati Alfikri Mukhlis.

Di Pasaman, berdasarkan hitung cepat tim sukses Benny Utama-Daniel disebutkan, Benny unggul dari pasangannya Yusuf Lubis-Atos Pratama dengan selisih 3.800 suara.

Di Tanah Datar, petahana Irdinansyah Tarmizi yang berpa­sangan dengan Zuldafri Darma tampak unggul. Petahana ini, dari hasil sementara memperoleh 52,45 persen suara, disusul pa­sangan Edi Arman - Taufiq Idris dan berikutnya pasangan calon nomor urut 3 Syaherdam - Sultani dan terakhir diperoleh Nelson Darwis - Muzwar nomor urut 4.

Dari hasil tersebut, Irdi­nansyah memperoleh 53 ribu lebih suara, Edi Arman 38 ribu, Syaherdam 27 ribu dan Nelson 20 ribu pemilih.

Persaingan Sengit

Sementara klaim kemenagan terjadi di Kabupaten Agam sejak siang. Jika Irwan Fikri meng­klaim kemenangan di wilayah Agam Barat atas 80 persen suara yang diraihnya, Indra Catri ber­dasarkan perolehan suara selu­ruhnya menyebut ia meraih kemenangan 53 persen atau 94.236 suara dan Irwan Fikri 46.72 persen atau 82.583 suara.

Di Limapuluh Kota kejar-kejaran dan saling klaim masih terjadi. Dari hasil perolehan suara sampai pukul 16.00 WIB tim pasangan nomor urut 1 Ir­fendi Arbi-Ferizal Ridwan akui unggul di 113 TPS tersebar hampir di seluruh kecamatan. Data tersebut berdasarkan berkas yang diterima oleh tim pasangan nomor 1 dari saksi di 113 TPS. Hasil yang didapat ini selalu dipacu oleh pasangan nomor urut 4 Azwar Chesputra  yang juga menang di beberapa TPS.

Di Sijunjung, hingga malam juga terus terjadi pergerakan suara. Dari data sementara yang dihimpun Haluan di delapan kecamatan, pasangan nomor urut 2 Yuswir Arifin memperoleh 36.274 suara atau 44,17 per­sen.  Bahkan, pasangan yang mendaulat diri Yakin Bisa ini sementara unggul di kantong suaranya, yakni Kecamatan Ka­mang Baru dan Koto VII serta Kecamatan Tanjung Gadang.

Sementara pasangan urut 3 Ashelfine-Alpian Kasir, semen­tara memperoleh 24.969 suara atau 34,41 persen. Pasangan yang diusung dua partai politik, yakni, Partai PKS dan Hanura ini juga unggul di kantong suaranya, yakni Kecamatan Sijunjung, Sum­pur Kudus dan Kecamatan Lubuk Tarok.

Sedangkan, pasangan nomor urut 1, Muchlis Anwar-Maye­trinaldi, sementara mengantongi 20.875 suara atau 25,42 persen. Pasangan yang diusung dua partai politik ini, yakni Partai Demokrat dan PAN, sementara juga menang di lubung suaranya, yakni di Kecamatan Kupitan dan IV Nagari. (h/tim)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 18 Oktober 2017 - 13:23:01 WIB

    Wujudkan Kota Metropolitan, Padang Mesti Banyak Berbenah

    Wujudkan Kota Metropolitan, Padang Mesti Banyak Berbenah PADANG, HARIANHALUAN.COM---Untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota metropolitan harus memiliki beberapa indikator yang menunjang pembangunan, diantaranya pembangunan infrastruktur yang berkembang dan religius..
  • Kamis, 05 Oktober 2017 - 01:22:28 WIB
    NGOPI PAGI DENGAN MEDIA

    PWI Sarankan Perbanyak Kawasan Pedestrian

    PWI Sarankan Perbanyak Kawasan Pedestrian PADANG, HALUAN-- Sebagai kota yang menjadi tujuan wisata, Kota Padang saat ini diharapkan berbenah dengan melengkapi sarana dan prasarana untuk wisatawan. .
  • Selasa, 20 Desember 2016 - 01:01:25 WIB
    MENHAN IRUP HARI BELA NEGARA DI PADANG

    Banyak Ancaman Terhadap NKRI

    Banyak Ancaman Terhadap NKRI PADANG, HALUAN — Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu mengatakan, saat ini Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dihadapkan dengan berbagai persoalan dan ancaman, baik secara fisik maupun no.
  • Kamis, 15 Desember 2016 - 01:01:37 WIB

    Administrasi SKPD Banyak Bermasalah

    PADANG, HALUAN — Hasil au­dit yang dilaksanakan oleh Apa­rat Penga­wasan Intern Peme­rin­tah (APIP) Kota Padang men­je­laskan hampir seluruh SKPD di Ko­ta Padang bermasalah dari sisi ad­ministrasi dan laporan keua.
  • Rabu, 05 Oktober 2016 - 02:55:55 WIB

    Penerima Jamkesda 2.428 Jiwa, Banyak Warga Kuranji Belum Tersentuh

    PADANG, HALUAN—Masyarakat Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji berharap adanya tambahan untuk penerima Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan program Ja­minan Kesehatan Da­erah (Jamkesda)..

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM