Jurnalis Dipecat Gara-gara Salah Ketik


Selasa, 08 Desember 2015 - 03:14:32 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Dikutip dari South China Morning Post, sebuah laporan pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat (4/12/2015) oleh China News Service terdapat kesalahan. Dalam pemberitaan terkait kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Afrika itu, tertulis Xi akan memberikan “pidato”-nya (dalam bahasa Mandarin “zhi ci”).

Namun, yang tertulis malah Xi akan mengumumkan “pengunduran diri”-nya (dalam bahasa Mandarin “ci zhi”). Kesalahan pengetikan itu kemudian dikatakan The Guardian dipublikasikan tanpa perbaikan oleh China News Service. Bahkan, berita tersebut dikutip ulang oleh berbagai laman berita lain, yang tampaknya juga tidak menyadari adanya kesalahan pengetikan tersebut.

Akhirnya, dua reporter dan dua editor kantor pemberitaan yang memiliki status resmi untuk pemberitaan kenegaraan itu lalu dibebastugaskan.

Kesalahan pengetikan di media pemberitaan resmi Tiongkokdikatakan sudah beberapa kali terjadi, termasuk kesalahan pengejaan nama Presiden AS Barack Obama (“Ao Ma Ba”) dalam bahasa Mandarin.

Meski terlihat sepele, kesalahan pengetikan, dikatakan seorang mantan editor sebuah surat kabar Tiongkok, dapat menimbulkan pemahaman ambigu untuk banyak orang, termasuk pembaca dan pemberitanya. (h/trn)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 12 April 2016 - 02:58:48 WIB

    Jurnalis Suriah Ditembak Kelompok Teroris

    ISTANBUL, HALUAN — Moham­med Za­her al-Shurqat, seorang jurna­lis asal Suriah yang dikenal me­nentang gerakan kelompok te­roris Ne­gara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), kini berada dalam kondisi kritis dalam perawatan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM