Australia Keluarkan Travel Warning untuk Indonesia


Senin, 07 Desember 2015 - 03:07:40 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Hal tersebut diketahui ber­dasarkan pan­tauan INI­LAH­COM pada Ming­gu (6/12/2015) melalui si­tus smar­t­­tra­ve­ler.gov.au m­ilik pe­me­rintah Australia.

Di dalam situs tersebut, ditetapkan status kunjungan ke Indonesia adalah high degree of caution yang be­rarti hati-hati tingkat tinggi sejak 27 November 2015 lalu.

Dipaparkan dalam situs bahwa warga Australia di­imbau untuk memikirkan resiko keamanan apabila ingin mengunjungi In­do­nesia serta diminta untuk me­man­tau perkembangan pem­be­ritaan tentang situasi terkini yang terjadi di In­donesia melalui media mas­sa.

Adapun wilayah yang mendapatkan perhatian da­rurat keamanan terkait an­caman terorisme di Indo­nesia antara lain kawasan Sulawesi Tengah, Papua dan Papua Barat karena me­miliki ancaman tinggi aksi serangan teroris yang ke­mungkinan dapat terjadi kapan saja.

Melalui keterangan yang sama, warga Australia yang saat ini tengah berada di ketiga wilayah tersebut di­minta un­tuk segera me­ning­galkannya dan bagi yang ingin me­ngun­jungi wilayah-wilayah tersebut dalam wak­tu dekat, diminta untuk mem­­pertimbangkan kembali.

Peringatan travel war­ning ini mengingatkan ada­nya fokus pemerintah In­donesia saat ini terkait pe­ningkatan keamanan Tanah Air untuk mencegah ter­jadinya ancaman terorisme yang kemungkinan dil­a­kukan oleh kelompok ra­dikal ISIS dan Santoso pada momen besar pada akhir tahun seperti Natal dan malam Tahun Baru 2016.

Bahkan, Men­ko­pol­hu­kam Luhut B Pandjaitan te­lah menggelar rapat koor­dinasi terkait keamanan nasional pada 30 November 2015 bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nur­mantyo, Kapolri Jenderal Ba­drodin Haiti, Wakil Ke­pala Badan Intelijen Negara (BIN) Torry Djohar Ba­ngu­toro, jajaran Badan Intelijen Strategis (BAIS), Menteri Komunikasi dan Infor­ma­tika Rudiantara hingga man­tan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.

Luhut mengungkapkan berdasarkan informasi inte­lijen, saat ini telah ada se­jumlah ancaman teror di In­donesia yang perlu di­an­tisipasi. Sedangkan target teror yang diincar kelompok ISIS adalah menyerang ke­lompok Syiah.

Mantan Kepala Staf Ke­presidenan RI ini me­nam­bahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan strategi untuk mencegah ancaman terorisme tersebut melalui pendekatan agama dan bu­daya. Pasalnya, kedua stra­tegi itu dinilai efektif untuk melawan serangan yang di­gencarkan oleh te­roris yang ingin menciptakan per­pe­cahan antar umat ber­agama.

“Kita tak mau kaya Ame­rika yang me­nged­e­pankan perang. Kami tidak ingin Indonesia buang-buang energi dengan perang melawan ini. TNI, Polri dan BIN telah bekerja. Kita tidak ingin ada kekerasan. (Perang) itu pilihan te­rakhir,” kata Luhut di kan­tornya, Rabu (2/12/2015) lalu. (h/inl)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 05 Maret 2018 - 12:28:35 WIB

    Surau Minang Segera Berdiri di Australia

    Surau Minang Segera Berdiri di Australia PADANG, HARIANHALUAN.COM – Komunitas Minang Saiyo Sydney Australia melakukan penggalangan dana untuk pembangunan Surau Minang di sana. Sejak tahun 2017 lalu, komunitas Minang telah mencari properti yang potensial untuk memb.
  • Senin, 19 Desember 2016 - 01:20:40 WIB

    Perdana Menteri Australia Ingin Negaranya Jadi Republik

    CANBERRA, HALUAN — Per­­dana Menteri (PM) Austra­lia, Malcolm Turnbull, mengu­ta­rakan, keinginannya agar Negeri Kanguru menjadi re­pub­lik bebas dari pengaruh Inggris. Namun, ia menegas­kan, hal itu direalisasikan .
  • Selasa, 13 September 2016 - 12:03:25 WIB

    Hebat, Orang Minang jadi Pelopor Perekonomian Muslim di Australia

    Hebat, Orang Minang jadi Pelopor Perekonomian Muslim di Australia komunitas Minang di Australia sudah ada sejak adanya program pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Australia dalam program pengembangan sumber daya manusia sebagai hasil dari Kolombo Plan 1950..
  • Selasa, 30 Agustus 2016 - 03:33:14 WIB
    SENGKETA BATAS WILAYAH LAUT

    Timor Leste Berunding dengan Australia

    DEN HAAG, HALUAN — Pemerintah Timor Leste dan Australia maju ke meja pe­run­dingan terkait sengketa batas wilayah laut antara kedua negara di celah Timor. Perundingan itu digelar di Den Haag, Belanda, Senin (29/8)..
  • Rabu, 29 Juni 2016 - 05:32:37 WIB

    Australia Beri Beasiswa Kursus Bisnis untuk WNI

    Australia Beri Beasiswa Kursus Bisnis untuk WNI CANBERRA, HALUAN — Entrepreneur atau pebisnis asal Indonesia dan warga Tanah Air yang terlibat dalam perusahaan start-up kini berkesempatan untuk mengenyam pendidikan singkat di Australia. Beasiswa ini diharapkan mampu me­.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM