Warga Baso Hilang


Selasa, 01 Desember 2015 - 20:22:16 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Kapolsek Baso AKP Irsal menceritakan, korban bersama empat temannya yang bernama Syam, Sutan, Syaifuddin dan Andi, masuk dalam Goa Simarasok pada Kamis (26/11) sekitar pukul 18.00 WIB. Lokasi goa itu sendiri berjarak sekitar ratusan meter dari permukiman penduduk. Setelah masuk goa, kelima warga itu menyusuri goa untuk memanen sarang walet. Dalam goa itu sendiri, terdapat banyak sekat-sekat mirip kamar. Namun tidak mudah untuk mencari sarang walet di sana, karena harus menyusuri lorong goa yang sa­ngat panjang dan gelap.

“Dalam goa itu, ada genangan air yang sangat dalam, sehingga untuk menyusuri lorong goa, mereka menyelam. Mereka juga memakai tali sebagai panduan agar mereka bisa tahu jalan pu­lang,” ujar Irsal kepada Haluan, Selasa (1/12).

Ia melanjutkan, setelah be­bera­pa hari menelusuri lorong goa untuk mencari dan memanen sarang walet sebanyak-banyak­nya, akhirnya persediaan atau stok makanan mereka mulai me­nipis. Dengan alasan itu, kelima warga itu lalu sepakat meng­ak­hiri petualangan mencari sarang walet dan bermaksud kembali ke rumah masing-masing.

“Menurut rekannya, Pakia Afdal memang telah terbiasa mencari sarang walet dalam goa itu. Bahkan boleh dikatakan, Pakia Afdal lebih mahir mencari sarang walet dalam goa, di­banding empat rekannya yang lain. Tapi entah kenapa, justru Pakia Afdal yang tidak pulang,” jelas Irsal.

Irsal melanjutkan pada Senin (30/11), empat rekannya yang sudah ke luar goa telah berusaha sabar menunggu korban. Namun hingga sore korban ternyata tak muncul juga dalam goa. Khawatir akan terjadi sesuatu pada rekan­nya itu, keempat warga itu ak­hirnya melaporkan hilangnya Pakia Afdal ke warga sekitar dan ke Mapolsek Baso.

“Atas laporan itu, kami mela­kukan pencarian korban ke dalam goa pada hari Selasa. Tapi kami menemukan dalam goa itu ada genangan air yang sangat dalam, sehingga sangat sulit untuk menembusnya. Renca­nanya kami akan melanjutkan pencarian pada hari Rabu (2/12) dengan membawa teman korban yang kemarin ikut bersama kor­ban, atau membawa warga yang biasa masuk dalam goa itu,” jelas Irsal.

Irsal mengatakan, dari ketera­ngan warga, lorong goa itu sangat panjang sekali, dan tembusnya bisa sampai ke kawasan Sungai Janiah. (h/wan/ril)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM