BI Terus Galakkan Penggunaan Rupiah


Ahad, 22 November 2015 - 19:33:14 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Deputi Direktur De­partemen Komunikasi Bank In­donesia Andi Wi­ya­na mengatakan, secara umum kondisi rupiah me­mang tertekan karena “risk off” (risiko pasar tinggi) yang didorong rencana ke­naikan suku bunga oleh Bank Sentral AS The Fed.

“Selain itu ada pula per­nya­taan bahwa ne­gara-ne­gara be­sar akan mulai me­ninggal­kan pe­riode bunga rendah, oto­ma­tis itu mem­ba­wa periode ‘risk off’ dan tentu ada tekanan ke ru­piah,” ujarnya.

Berdasarkan kurs te­ngah BI, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada sepekan terakhir terus be­rgerak di atas level Rp­13.700 per dolar AS.

Karena tren pelemahan ru­piah inilah, di­sinyalir banyak transaksi per­da­gangan yang ber­laih meng­gu­na­kan mata uang asing seperti do­lar. Misalnya, di bidang per­hote­lan, pem­belian tiket pe­sa­wat, atau­­pun di perdagangan.

Andi Wi­ya­na menye­but­kan, se­mestinya, hal ini menjadi tanggungjawab kita bersama un­­tuk meng­aw­asinya. Sebab, jika hal ini di­biarkan terus, tentunya akan semakin ber­dam­pak buruk terhadap ru­pi­ah. Ka­rena, ada yang tak pas de­ngan perilaku kita sehingga rupiah tak laku di negeri sendiri. “Ker­jasama kita se­mua dengan apa­rat pe­me­rintahan, sangat dibu­tuhkan da­lam mengawasi transaksi valuta asing (va­las),” tegas Andi.

Redominasi

Di bagian la­­in, Andi Wi­yana juga menyinggung tentang redo­minasi (pe­nyederhanaan nilai mata uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tu­karnya) rupiah.

Menurtut Andi, di­bu­tuh­kan waktu minimal tujuh tahun untuk mem­persiap­kan redenominasi rupiah. “Redenominasi itu se­benar­nya sesuatu yang sederhana, tapi masalahnya ada pada pola pikir dan psikologi masa sehingga butuh waktu mewujudkannya,” katanya.

Menurut dia, ber­dasar­kan pengalaman negara-negara lain butuh waktu lima sampai 12 tahun untuk dapat melakukan redeno­minasi. “Nilai uang sebe­narnya tidak berubah, hanya penyebutan yang berubah, ini perlu hati-hati apalagi Indonesia terdiri atas 17 ribu pulau,” kata dia.

Andi menilai mau tidak mau redenominasi harus dilakukan karena terlalu besar biaya yang harus dike­luarkan dengan nilai mata uang saat ini.

Sekarang banyak tran­sak­si yang menggunakan komputer seperti transfer, belanja dan lainnya, jika nilai mata uang semakin besar maka biaya pe­meli­haraan komputer perban­kan menjadi tinggi, ujar dia.

Ia memberi contoh tiket dari Jakarta ke Amerika kelas satu harganya Rp120 juta dengan jumlah nominal angka mencapai sembilan, sementa­ra kalau dikonversi ke dolar amerika hanya sekitar 10 ribu dolar yang hanya lima angka.

Akan banyak biaya yang dapat dihemat jika nominal mata uang rupiah dapat dikurangi terutama dari aspek penggunaan kom­puter, kata dia.

Kemudian, lanjut dia, redenominasi akan mene­kan angka ketidaktelitian karena saat mengetik angka Rp100 miliar risiko sa­lahnya akan lebih besar dibandingkan Rp100 juta. (h/atv)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 30 Oktober 2018 - 16:02:46 WIB

    Operasi Zebra di Sawahlunto, Tilang Orang yang Berkendara Sambil Nelpon

    Operasi Zebra di Sawahlunto, Tilang Orang yang Berkendara Sambil Nelpon SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM- Pengemudi yang berkendara sambil menggunakan handphone (hp) menjadi salah satu dari tujuh prioritas penegakkan hukum (gakkum) pelanggaran lalulintas dalam operasi Zebra 2018. Operasi ini berlangs.
  • Kamis, 27 September 2018 - 08:56:44 WIB
    ICW DESAK BARESKRIM

    KPK Bisa Ambil Alih Kasus SPj Fiktif

    KPK Bisa Ambil Alih Kasus SPj Fiktif PADANG, HARIANHALUAN.COM– Penanganan kasus dugaan korupsi Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif jilid II di lingkungan Pemprov Sumbar sejauh ini belum menemui titik terang di Bareskrim Polri. Jika terus mandek, tidak menutu.
  • Jumat, 10 Agustus 2018 - 12:02:07 WIB

    Kajati Sumbar: Jajaran Intel Bisa Optimal

    Kajati Sumbar: Jajaran Intel Bisa Optimal PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar Priyanto melantik dan mengambil sumpah jabatan Teguh Wibowo sebagai Asisten Intel Kejati di Aula Kejati Sumbar, Kamis (9/8)..
  • Rabu, 01 Agustus 2018 - 22:42:27 WIB

    Tepis Kecurigaan, Polresta Solok Tetapkan Biaya Pembuatan SKCK Secara Online

    Tepis Kecurigaan, Polresta Solok Tetapkan Biaya Pembuatan SKCK Secara Online SOLOK, HARIANHALUAN.COM- Meskipun hasil survei tentang  tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Polres Solok Kota memperoleh nilai  baik. Namun demikian masih saja ada masyarakat yang curiga dengan beaya p.
  • Selasa, 24 Juli 2018 - 20:55:35 WIB

    Sidang Kasus Bakar Mobil di Solok, Edi Cotok Cs Dituntut 7 Tahun Penjara

    Sidang Kasus Bakar Mobil di Solok, Edi Cotok Cs Dituntut 7 Tahun Penjara AROSUKA, HARIANHALUAN.COM--Tiga orang terdakwa yang terlibat dalam kasus pembakaran mobil operasional PT. Hitay Daya Energi, dituntut 7 tahun penjara oleh Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negri Solok. Sidang pembacaan .

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM