Jamkrindo Sudah Jamin KUR Rp4,7 Triliun


Selasa, 17 November 2015 - 18:48:03 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Diding menjelaskan, penjaminan KUR mengikuti besarnya penyaluran dari bank. Meski demikian pihaknya berupaya untuk menjaring mitra-mitra baru baik per­bankan maupun non bank untuk me­nyalurkannya. Terlebih untuk KUR bagi tenaga kerja Indonesia (TKI).

Diding menyampaikan, Volume KUR korporat Jamkrindo sebesar Rp4,7 triliun dari total volume korporat Rp52 triliun. Kemudian nilai Imbal Jasa Penjaminan (IJP) KUR korporat sudah mencapai Rp691 miliar, lebih tinggi dari IJP ko­mersial korporat mencapai Rp628 miliar. IJP total korporat yang diraup Jamkrindo hingga saat ini yaitu sebesar Rp1,3 triliun.

“Dari anggaran Rp30 triliun diha­rapkan seoptimal mungkin mengarah tercapai target pemerintah. Memang sekarang ini masih pakai pendekatan CAC (Contributory Asset Charges) atau follow the bank. Bank penyalurnya ada BRI, Mandiri dan BNI. Upayanya dengan perbankan kami coba terus intens komu­nikasi. Barangkali dengan memperbaiki sistem IT kita,” jelas Diding.

KUR, kata Diding, dengan penjaminan dari Jamkrindo, perbankan sudah tidak ragu lagi menyalurkan kredit meski resiko UMKM masih tinggi.

“Perbankan sudah tidak ragu, sudah mengerti resikonya karena sudah ada kita (lembaga penjaminan). Kami pun ber­upaya maksimal karena memang penu­gasan dan harus pengabdian kepada rakyat. Saya kira perbankan sudah bagus cara memitigasi resiko kredit UMKM,” tambah Diding.

Alokasi KUR akan ditambah dari Rp30 triliun pada 2015 menjadi Rp 120 triliun pada 2016 mendatang. Naiknya alokasi KUR menjadi tantangan tersendiri bagi Jamkrindo untuk meningkatkan kemampuan modalnya. Namun Jam­krindo termasuk salah satu BUMN yang PMN (penyertaan modal negara) dalam APBN 2016 masih ditunda. Diding ber­harap modal PMN pun bertambah.

“Bagi penjamin, dengan naiknya alo­kasi dana KUR tahun depan tentu PMN mungkin akan dipertimbangkan oleh pemerintah. Dalam RAPBN 2016 pe­merintah dengan DPR sedang mem­pertimbangkan dana PMN itu. Presiden sudah menyampaikan Rp100 triliun lebih KUR 2016. Otomatis kan PMN harus nambah,” kata Diding. (h/dtk)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM