JKK-JKM Taspen Terkendala


Senin, 16 November 2015 - 19:37:28 WIB
Reporter : Tim Redaksi

“Kita sebetulnya sudah sosialisasikan ke Pemda dan media sejak awal tahun lalu bahwasanya JKK dan JKM dimulai awal Juli. Tapi sam­pai sekarang Pemda belum juga membayarkan premi untuk JKK-JKM ini, pa­dahal PP-nya sudah ditan­datangani Presiden. Daerah lain baik di Sumatera ini maupun di Jawa sudah mu­lai melaksanakan,” kata Jhon Irwan menjelaskan.

Premi untuk JKK-JKM tersebut bukanlah menjadi tanggungjawab pekerja da­lam hal ini ASN, namun merupakan tanggungjawab pemberi kerja dalam hal ini masing-masing Pemda yang dibayarkan melalui dana APBD. Besaran premi yaitu untuk JKK sebesar 0,24% gaji pokok dan premi JKM sebesar 0,30% gaji pokok.

Sedangkan jaminan yang ditanggung Taspen yakni untuk JKK dijamin pengo­batan sampai sembuh. Bah­kan jika pengobatan harus sampai ke luar negeri juga ditanggung oleh Taspen. Sedangkan JKM santunan kematian Rp15 juta ditam­bah uang duka 3 x peng­hasilan, biaya penguburan Rp7,5 juta plus beasiswa Rp15 juta.

“Klaim JKK-JKM yang masuk data terakhir ada sekitar 53 orang dalam ren­tang waktu sejak Juli sampai Oktober. Tapi pihak kami menyampaikan baik-baik dengan peserta bahwasanya klaim JKK-JKM belum bisa dibayarkan Taspen, karena preminya belum dibayar Pemda masing-masing pe­serta berdinas,” jelas Jhon lagi.

Hingga kemarin belum ada satu pun Pemda di Sum­bar yang membayarkan pre­mi JKK-JKM tersebut, baik di wilayah kerja Taspen Padang yang meliputi 12 Pemda (termasuk Pemprov Sumbar) maupun daerah lainnya di wilayah kerja Taspen Cabang Bukittinggi.

Untuk Taspen Cabang Padang yang meliputi Pem­prov Sumbar, Pemko Pa­dang, Pemko Solok, Pemko Sawahlunto, Pemko Pa­riaman, Pemkab Solok Se­latan, Pemkab Sijunjung, Pemkab Solok, Pemkab Pesisir Selatan, Pemkab Padang Pariaman, Pemkab Kepulauan Mentawai dan Pemkab Dharmasraya jum­lah peserta rata-rata per bulan 64.341. Dari jumlah tersebut jumlah premi JKK yang dibayarkan berkisar Rp550 juta per bulan. Ke­mudian premi JKM ber­kisar Rp641 juta per bulan.

“Kami tentunya ber­harap masing-masing Pem­da segera membayarkan premi JKK-JKM, sehingga program ini bisa segera di­laksanakan. Meski sekarang sudah pe­­r­tengahan Novem­ber, prog­ram ini kita berla­kukan mun­dur yakni ter­hitung mulai 1 Juli 2015,” harapnya.

JKK dan JKM meru­pakan program pemerintah yang dilaksanakan PT Tas­pen sesuai PP Nomor 70 tahun 2015 dan UU ASN tentang penyelenggaraan jaminan sosial bagi pega­wai negeri sipil. Un­tuk kepesertaan adalah  sama dengan kepesertaan prog­ram jaminan pensiun dan jaminan hari tua yang dah berjalan selama ini di Tas­pen. Para ASN pun tak perlu bingung dan mendaftar pula ke Taspen, karena proses pendaftran akan ber­lang­sung secara otomatis dima­na seluruh peserta Taspen akan masuk sebagai peserta program baru yakni JKK dan JKM tersebut. (h/vid)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM