Menlu: Tidak Ada Korban WNI


Ahad, 15 November 2015 - 19:32:51 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Sejauh ini pemerintah masih terus mengumpulkan informasi mengenai apa gerangan yang terjadi di Paris itu.

Pemerintah juga belum tahu apakah ada Warga Ne­gara Indonesia yang jadi korban aksi teror tersebut.

Indonesia belum me­mutuskan untuk me­ngi­rim­kan bantuan. Jusuf Kalla me­mastikan bahwa pe­me­rintah Indonesia siap bila diminta bantuannya.

Agar kasus serupa tidak terulang di Indonesia, ia menyebut pada kurikulum pendidikan harus di­ma­sukkan pelajaran yang bisa mengantisipasi masuk­nya paham-paham radikal. “Dan ju­ga bagaimana de­ngan ke­amanan yang baik, intelijen yang baik,” ka­tanya.

Tak Ada Korban WNI

Kementerian Luar Ne­geri menelusuri kemung­kinan adanya WNI yang menjadi korban serangan teroris di Perancis. Namun hingga saat ini tidak ada laporan adanya WNI yang menjadi korban kejadian tersebut.

“KBRI Paris me­laku­kan penelusuran mengenai kemungkinan ada korban WNI, sejauh ini belum ada informasi korban dari WNI,” kata Menlu Retno Marsudi dalam jumpa pers di Hotel International Com­­­port (IC) Santai di Antalya Turki, Sabtu (14/11).

Menlu menyebutkan be­gitu kejadian pihaknya lang­sung berkoordinasi dengan berbagai pihak dan mesin perlindungan langsung be­kerja. “Ada lima hotline an­tara lain hotline di Paris dan di Kemenlu. Lima hotline berfungsi dengan baik,” kata Menlu.

Menurut dia, dalam K­TT G20, Indonesia juga akan menyampaikan upaya pemberantasan terorisme.

“Presiden Jokowi me­nekankan pentingnya kerja sama internasional dalam memberantas terorisme. Tidak ada negara yang aman dari terorisme se­hingga cara yang di­tem­puh adalah kerja sama,” katanya.

Menlu menyebutkan Pre­­siden Jokowi tiba di An­talya Sabtu malam se­kitar pukul 20.00 waktu setempat atau Minggu dinihari sekitar pukul 01.00 WIB untuk menghadiri KTT G20.

“Agenda Presiden besok cukup padat antara lain pertama pertemuan dengan PM Kanada. Kedua dengan Presiden Tiongkok, beri­kutnya pertemuan G20 sen­diri di mana ada tiga yaitu working lunch dengan tema soal climate Change, kemu­dian working session I inclu­sive economy and inves­t­ment,” katanya.

Menlu Retno me­ngata­kan, Presiden berada di KTT G20 tidak sampai se­le­sai karena per­timbangan ada pekerjaan di dalam ne­geri dan Wapres Jusuf Kalla akan menghadiri KTT APEC di Manila. (h/trn/inl)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM