429 UPR Agam Hasilkan 250 Juta Bibit Ikan


Kamis, 05 November 2015 - 20:10:59 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Agam Ermanto, pasar luar Sumatera Barat yang dberhasil ditembus UPR ini antara lain, Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara, Muaro Bungo dan Jambi.

Sedangkan pasar dalam wilayah Sumatera yang me­nyerap bibit ikan tersebut kabupaten Agam sendiri, menyusul Pasaman Barat, Pasaman Timur dan Dhar­maaraya. Bagi masyarakat Agam, terutama di wikayah Agam Barat, usaha pem­bibitan anak ikan meru­pakan lapa­ngan kerja baru yang kian berkembang de­ngan hasil cukup bagus.

“Begitupun bibit ikan masyarakat itu berkuakitas baik, karena induknya lang­sung didatangkan dari Balai Budidaya Air Ta­war (BB­AT) Jambi dan BBAT Suka­bumi Jawa Barat,” kata Ermanto.

Juga ditambahkannya, usaha perikanan air tawar di wilayah Agam saat ini me­ngalami perkembangan cu­kup pesat, terutama melalui usaha perikanan keramba di Danau Maninjau, kolam air deras, kolam rakyat dan lubuak larangan.

Butuh akses jalan

Sementara itu, masya­rakat di Kecamatan Palem­bayan mengharapkan pe­ning­katan dan mem­per­banyak pembangunan jalan tani ke areal pertanian ter­pencil untuk memudahkan peng­gunaan alat mesin da­lam mengelola pertanian sawah.

Menurut Walinagari III Koto Silungkang, Alfendi Iskad, di daerah ini banyak lahan pertanian potensial yang hanya dijangkau me­lalui jalan setapak yang sem­pit sehingga sulit mema­sukan alat mesin tani seperti mesin bajak, mesin peron­tok dan alat “paangin” padi, padahal masyarakat mampu mengadakanya.

”Juga akibat masih mi­nim­nya jalan yang layak ke areal pertanian, masyarakat masih menggunakan tenaga manusia untuk membawa hasil taninya ke pasar atau ke rumah maisng-masing, oleh karena itu banyak war­ga yang meminta agar pem­ba­ngunan jalan tani diper­banyak,” kata Walinagari.

Akibat sulitnya mem­bawa alat mensin perta­nian(Alsintan), pengolahan tanah dan pengolahan hasil pertanian masih meng­guna­kan peralatan tradisional seperti bajak dengan tenaga hewan, “mairiak” padi de­ngan tenaga manusia, dan mengangin buah padi meng­gunakan nyiru.

Namun kepala penyuluh pertanian BP4K2P keca­matan Palembayan, Zulkifli menyebutkan, secara berta­hap pemerintah telah mem­bangun jalan tani di bebera­pa tempat, begitupun masya­rakat petani itu sendiri juga ada yang membangun jalan tani dengan swadaya.

Sementara itu Wali­na­ga­ri Ampek Koto, Naswe­n­dy, yang di nagarinya ba­nyak terdapat areal perta­nian terpencil mengatakan, selain sulitnya memasukan Alsintan ke areal tersebut, tananam di areal terpencil juga rentan terhadap hama babi, kera dan beruk. (h/ks)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 Juni 2016 - 03:37:58 WIB
    Enam Korban Terpedaya

    Polisi Gadungan Raup Rp429 Juta

    Polisi Gadungan Raup Rp429 Juta PADANG PARIAMAN, HALUAN — Polisi gadungan beraksi. Terduga memanfaatkan momen penerimaan calon anggota Polri tahun 2016 beberapa waktu lalu untuk melakukan penipuan. Enam warga melapor menjadi korban dengan kerugian Rp429 j.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM