Formula Baru Penetapan UMP 2016


Selasa, 27 Oktober 2015 - 19:36:56 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Rumus upah buruh mu­lai 2016 :UMP tahun depan = UMP tahun berjalan + ( UMP tahun berjalan x (in­flasi + pertumbuhan eko­nomi nasional))

Kementerian Tenaga Ker­­ja menyampaikan tu­juannya agar tidak ada ke­timpangan antar daerah, meski diketahui bahwa in­flasi di daerah pun masih ada yang mencapai lebih dari 12% seperti di Belitung sebesar (13,15%).

“Untuk unsur keadilan, pakai pertumbuhan eko­nomi nasional dan inflasi nasional, kami tidak ingin ada ketimpangan. Sesuai dengan Peraturan Peme­rintah (PP),” ungkap Di­rektur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Jaminan Sosial (Jam­sos) Kemenenaker Haiyani Rumondang, dalam kon­ferensi pers di kantor Ke­menterian Ketenag­a­ker­jaan, Senin (26/10).

Lalu bagaimana peran Dewan Pengupahan Na­sional termasuk di Pro­vinsi? Selama ini dewan pengupahan memberikan rekomendasi UMP ke ma­sing-masing kepala daerah.

“Dewan pengupahan na­sional tidak lagi ada pe­rannya. Tetapi masih ada peran Dewan Pengupahan Provinsi untuk menentukan upah minimum tahun ber­jalan. Sesuai UU 13 Pasal 89 dan 98 UMP ditetapkan oleh pemerintah atau gu­bernur berdasarkan pertim­bangan dewan pengupahan. Tetap yang memutuskan adalah gubernur,” jelasnya.

Ia mengatakan dalam PP tentang pengupahan penentuan besaran Ke­bu­tuhan Hidup Layak (KHL) yang dievaluasi setiap lima tahun sekali.

“Tetap tidak bisa satu tahun evaluasi KHL, per­timbangannya itu kenaikan tingkat konsumsi masya­rakat yang diketahui setiap lima tahun sekali. KHL masuk di UMP,” pung­kasnya.  (h/trn)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM