Anggota DPR dan Perwira TNI Digerebek


Senin, 26 Oktober 2015 - 20:52:09 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Bila ada dugaan pelang­garan etika yang dilakukan anggota DPR berdasarkan hasil pemeriksaan Denpom TNI, baru MKD mempro­ses persidangan untuk Ar­zet­ti. MKD akan bekerja sama dengan Denpom TNI untuk penyelesaian kasus ini. Letkol Rizeki saat ini memang sedang diperiksa oleh Denpom.

“Sesuai UU MD3 serta tata beracara, MKD dapat meminta informasi serta bekerja sama dengan pihak penegak hukum bila diper­lukan dalam menangani dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan anggota DPR,” ujar politikus Gerin­dra ini.

Kadispen TNI AD Brig­jen Sabrar Fadhilah sebe­lum­­nya menyebut Letkol Ri­zeki dan Arzetti di­aman­kan pada Minggu (25/10) ke­marin, karena berduaan di dalam hotel, tepatnya di ka­mar nomor 18. Namun be­lum ada bukti yang me­nga­­rah pada perse­ling­ku­han.

“Bukan penggerebekan, emang disinyalir ditangkap. Kita menghargai praduga tak bersalah. Sedang dalam proses, sedang diperiksa Denpom Malang. Ini bisa jadi dalam rangka kedinasan karena yang satu masih pakaian dinas, si Dandim,” kata Brigjen Sabrar saat dikonfirmasi detikcom, Senin (26/10/2015).

Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman mem­­berikan informasi tam­­bahan soal pertemuan Ar­­zetti dan Letkol Rizeki. Pertemuan keduanya dise­but Tatang untuk mem­ba­has soal pro­gram Cor­po­ra­te Social Res­ponsibility (CSR).

“Jadi Rizeki memang diundang sama Saudari Arzetti yang memang meru­pakan anggota DPR dari Dapil Jawa Timur. Acaranya untuk pemberian bantuan CSR,” kata Tatang saat di­kon­firmasi terpisah, Senin (26/10/2015).

Arzetti sudah mem­ban­tah dirinya digerebek di dalam kamar nomor 18, seperti yang disebut Brigjen Sabrar. Dia mengakui berte­mu dengan Letkol Rizeki, tapi di lobi hotel, dan dite­mani suaminya.

“Nggak-nggak. Itu di luar kamar. Ada suami saya Mas Didit juga ada banyak orang,” kata Arzetti saat dihubungi detikcom, Senin (26/10/2015).

Namun keterangan ber­beda datang dari karyawan Hotel Arjuna, Malang, Jawa Timur, tempat pertemuan keduanya. Pihak hotel me­nga­kui ada ramai-ramai di salah satu kamar hotelnya.

“Memang ada, tapi saya tidak tahu siapa,” kata kar­ya­wan hotel yang mengaku ber­nama Sri kepada detik­com di kantornya, Senin (26/10/2015)

Sri mengaku tengah li­bur saat ada penggerebekan di hotel. Dia mendapatkan laporan dari anak buah. “Saya libur kemarin kan tanggal merah. Anak buah telepon saya, ada kejadian itu,” bebernya.

Dijelaskan Sri, menurut laporan anak buahnya, se­jum­lah anggota TNI datang menuju kamar 18. Kemu­dian mereka pergi entah ke mana. Kamar dibiarkan kosong.

“Semua yang masuk ke­marin saat ini lepas dinas. Yang pasti saya membe­narkan (ada sejumlah ang­gota TNI dan menjemput perempuan dan pria),” tam­bah Sri. (h/dtc)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM