Produksi Padi Pessel Terus Meningkat


Ahad, 25 Oktober 2015 - 18:49:00 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Disebutkannya, untuk mewujudkan peningkatan produksi padi diakuinya Pesisir Selatan masih meng­hadapi persoalan alat mesin pertanian pengolah lahan berupa mesin bajak sawah (hand tractor). Jumlah me­sin bajak yang ada saat ini masih belum sebanding de­ngan luas lahan yang men­capai 30.000 hektare lebih. Untuk mengolah lahan 30.­000 hektare tersebut dibu­tuhkan setidaknya 1400 me­sin bajak.

Afrizon Nazar menye­butkan, mesin bajak yang laik beroperasi sekitar 600 unit sementara kebutuhan Pessel 1400. “Artinya Pessel kekurangan 800 unit hand traktor.

Disebutkannya daerah tersebut memiliki luas sa­wah 30.344 hektare dan terluas di Sumbar. Dari jumlah itu 20.834 hektare beririgasi, 8.834 lahan tadah hujan, 356 pasang surut dan 320 lahan lebak. Sementara produksi padi selama lima tahun belakangan terjadi peningkatan.

“Tahun 2014 lalu pro­duksi padi sebesar 299.200 ton, meningkat 7,9 persen dari tahun 2013 lalu yang hanya mencapai 26.272 ton,” katanya.

Sementara untuk men­capai tambahan target pro­duksi padi 85 ribu ton di Pessel, TNI gelar operasi militer non perang. Terkait hal itu jajaran Kodim 0311/PSS turunkan seluruh ke­kuatan untuk mendampingi petani semenjak awal tahun 2015 lalu.

Komandan Distrik Mi­liter 0311/PSS Letnan Ko­lonel Inf Joko M menye­butkan, sesuai perintah Pang­lima TNI, seluruh pim­pinan kesatuan pada wilayah teritorial menurunkan pa­sukannya mendampingi pe­tani. Ditingkat kecamatan, Danramil menurunkan Ba­binsa mendampingi petani.

“Anggota TNI di Ma­ko­dim 0311 telah mendapat pe­latihan ber­ba­gai ilmu per­tanian. Ke­mu­dian di­tu­run­kan men­­dam­­pi­ngi pe­tani be­r­­sama pe­tu­gas per­tanian dari SKPD ber­sang­kutan. Ini merupakan ope­rasi mi­li­ter non pe­rang untuk me­ning­ka­t­kan ke­ama­nan de­ngan cara me­ning­katkan produksi pertanian,’ ka­tannya.

Menurutnya, kebutuhan beras di Pesisir Selatan da­lam setahun sekitar 59 ribu ton. Berdasarkan angka itu ketahan pangan Pessel cu­kup baik jika dibandingkan dengan produksi beras Pes­sel.

Secara matematis ke­butuhan pangan Pessel da­lam setahun sekitar 59 ribu ton. Angka itu hanya dari produksi beras saja, artinya warga Pessel tidak akan mengalami krisis pangan dalam satu tahun berja­lan.(h/har)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 09 September 2016 - 20:37:05 WIB

    Rumah Produksi Roti Diamuk Jago Merah

    Rumah Produksi Roti Diamuk Jago Merah Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.25 WIB. Pemadaman baru berhasil dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB. .
  • Kamis, 17 September 2015 - 19:36:00 WIB

    UKM Diminta Hati-hati Berproduksi

    EKONOMI TERPURUK

    PADANG, HALUAN — Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), meminta pelaku usaha tertama sektor UKM untuk berhati-hati dalam berproduksi di tengah tekanan ekonomi glob.

  • Senin, 31 Agustus 2015 - 17:54:58 WIB

    Pessel Capai Target Produksi Padi

    PAINAN, HALUAN — Produksi padi di Pessel hingga selesainya musim panen pertama tahun 2015 sudah mencapai target. Dan di perkirakan, hingga akhir 2015 capaian produksi padi juga bakal sesuai target.

    Kadis Pertahor.

  • Senin, 31 Agustus 2015 - 17:54:03 WIB

    Dharmasraya Targetkan Produksi Ikan 21.000 Ton

    DHARMASRAYA, HALUAN — Pemerintah Ka­bupaten Dharmasraya menargetkan produksi ikan darat sebanyak 21 ribu ton pada 2015 dengan menyebar benih 1 juta ekor bibit.

    “Untuk mendukung rea­lisasi ter.

  • Rabu, 12 Agustus 2015 - 18:56:44 WIB

    Produksi Gabah Kering Diperkirakan Turun

    SAWAHLUNTO, HALUAN— Akibat musim kemarau yang cukup panjang, produksi gabah kering di Kota Sawahlunto periode Januari hingga Juni 2015 diperkirakan turun. Dari total luas areal per­sawahan 1680 hektar diper­kirakan han.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM