Dokter RSUP M Djamil Diculik


Jumat, 23 Oktober 2015 - 19:27:41 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Keterangan dari Man­dha, kerabat korban, dokter senior itu ditemukan dalam kondisi shock dan lemas, hal itu menyebabkan korban belum dapat memberi kete­rangan secara gamblang mengenai kejadian yang menimpanya tersebut.

“Awalnya sejak kemarin malam om saya tidak pu­lang ke rumah, hingga esok hari­nya tak ada kabar. Keluarga lalu melapor pada pihak kepolisian dan melakukan pemblokiran ATM korban. Dari petugas bank diketahui ATM tersebut terakhir digu­nakan di daerah Kampar, tapi telah terblokir karena salah input pin berkali-kali,” jelasnya.

Beberapa saat kemu­dian, setelah pihak keluarga di Padang menghubungi kerabat yang ting­gal di Kam­par yang kebetulan seorang polisi, korban pun dite­mu­kan oleh warga se­tempat dalam keadaan le­mas dan menga­lami cidera di bagian kepala. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kampar untuk menja­lani pemulihan.

Petugas Pemberi Infor­masi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil, Gustavianof yang langsung menuju ke lokasi pene­muan korban setelah mendapat­kan informasi, kepada Haluan me­ngatakan, setelah berdinas pada Kamis siang, mobil korban yang berada di parkiran PJKA di belakang RSUP M Djamil tetap berada di sana hingga malam harinya, hal itu menumbuhkan kecurigaan rekan-rekan sesama dokter di RSUP M Djamil.

“Mulai hilang kontak sejak Kamis siang. Dokter Yorva dihu­bungi oleh dokter lainnya, tapi tak ada jawaban dari HP-nya. Hal ini tetap diupayakan hingga menje­lang Magrib, tapi tetap tak bisa dihubungi, padahal mobilnya terparkir di belakang rumah sakit,” jelas Gustavianof meng­gam­barkan kejadian pada Kamis.

Mengetahui tak ada respon saat dihubungi, petugas rumah sakit dan rekan-rekan seprofesi korban mulai mencari dan mela­porkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian. Namun, hingga Jumat pagi, belum ada tanda-tanda korban ditemukan.

“Baru pada pukul 09.20 WIB kami di rumah sakit mendapat kabar dokter Yorva ditemukan di daerah Kampar. Kami pun lang­sung menuju ke sini untuk me­mastikannya,” tambahnya yang dihubungi lewat HP.

Saat ditemukan, lanjut Gusta­vianof, korban terlihat menga­lami lecet di beberapa bagian tubuhnya. Selain itu korban juga terlihat shock sehingga belum dapat diajak bicara untuk men­jelaskan kronologi kejadian yang menimpanya.

“Kami belum sempat bicara langsung dengan dokter Yorva, beliau sedang menjalani pemu­lihan karena menderita lemas dan luka lecet. Kata warga, awal­nya dilarikan ke Puskesmas setempat, lalu ke RSUD Kampar, lalu ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru dan berakhir di Eka Hospital Pekanbaru untuk pera­watan yang lebih intensif,” tam­bahnya lagi.

Untuk kepulangan korban ke Sumbar, Gustavianof belum da­pat memastikannya. Karena saat Haluan menghubunginya, dika­bar­kan pihak keluarga masih dalam perjalanan dari Padang menuju Pekanbaru.

“Kami lebih dulu berangkat dari keluarga dokter Yorva yang di Padang. Soal kepulangan beliau, nanti biar keluarganya yang menentukan. Yang jelas, kami dari pihak RSUP M Djamil dan keluarga berterimakasih banyak atas bantuan warga Ta­pung Selatan, Polsek Tapung Selatan, Polres Kampar dan Polresta Padang yang berusaha keras dalam upaya menemukan dan menyelamatkan dokter Yor­va,” tukasnya.

Di sisi lain, Kapolresta Pa­dang Kombes Pol Wisnu Anda­yana melalui Kasat Reskrim AKP Abdus Syukur mengata­kan, setelah mendapat informasi ditemukannya korban oleh warga dan petugas Polsek Tapung, pi­hak­nya langsung menuju ke lokasi penemuan untuk mulai melakukan penyelidikan kasus tersebut.

“Diduga dokter ini adalah korban penculikan. Namun kami harus mengumpulkan ketera­ngan dari korban sendiri dan saksi-saksi di beberapa lokasi, untuk menetapkan modus pelaku yang sebenarnya. Tentunya kami ber­ha­rap sekali kerjasama dari korban dan saksi untuk me­ngung­kap kasus ini. Setelah data terkumpul, kami akan menetap­kan dan memburu pelaku, untuk mempertanggungjawabkan per­buatannya,” jelas Abdus.

Sedangkan kendaraan korban yang terparkir di lokasi gerbang belakang RSUP M Djamil sudah diamankan. Diketahui kendaraan tersebut dalam keadaan aman dan tidak mengalami kerusakan sedikitpun. (h/mg-isq)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 25 Februari 2017 - 11:40:52 WIB

    DKK Tambah 10 Dokter Puskesmas

    DKK Tambah 10 Dokter Puskesmas PADANG, HALUAN—Dinas Kesehatan Kota atau DKK Padang telah mengirim 10 orang dokter umum untuk membantu proses pelayanan kesehatan di 10 puskesmas..
  • Jumat, 18 November 2016 - 00:53:59 WIB
    TINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN

    2017, Puskesmas Ditambah 10 Dokter

    PADANG, HALUAN—Dinas Kesehatan Kota Padang Sumatera Barat merencanakan adanya penambahan 10 dokter yang akan disebar di puskesmas yang ada di Kota Padang..
  • Rabu, 07 September 2016 - 10:20:22 WIB

    Hewan Kurban di Padang Diperiksa Enam Dokter

    PADANG, HALUAN - Pemerintah Kota Padang tidak ingin hewan kurban yang masuk ke Kota Padang terjangkit penyakit alias sakit. Karena itu, Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (Dispernakbunhut) melakukan pemantaua.
  • Sabtu, 04 Juni 2016 - 05:23:03 WIB
    Kongres Nasional PERKI

    Indonesia Butuh Tambahan 990 Dokter Jantung

    Indonesia Butuh Tambahan  990 Dokter Jantung PADANG, HALUAN —Ke­tua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler (PERKI) Pusat, Anwar San­toso mengatakan setidaknya Indonesia butuh tambahan 990 dokter jantung hingga tahun 2019..
  • Kamis, 02 Juni 2016 - 05:54:53 WIB
    Besok Kongres Nasional Perki

    200 Dokter Spesialis Jantung Bertemu di Padang

    200 Dokter Spesialis Jantung Bertemu di Padang PADANG, HALUAN—Be­sok, Jumat (3/6) di Hotel Grand Inna Muara Padang, sekitar 200 dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang tergabung dalam Per­himpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PER­KI) akan melan.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM