Korban Kabut Asap Akan Dievakuasi


Jumat, 23 Oktober 2015 - 19:20:16 WIB
Reporter : Tim Redaksi

“Sementara 2 sesuai per­mintaan pemerintah. Itu untuk dijadikan tempat eva­kuasi korban asap terutama anak-anak dan balita di wilayah provinsi Sumatera dan Kalimantan yang sela­ma ini masih terjadi ben­cana kabut asap,” ungkap Zainudin saat di­konfirmasi detikcom, Jumat (23/10/2015).

Menurut Zainudin, KRI ini disediakan sebagai tem­pat tinggal sementara, khu­susnya bagi anak-anak dan balita hingga kondisi udara di wilayah terdampak k­e­bakaran lahan membaik. Evakuasi di kapal perang, katanya, dilakukan apabila indeks standar pencemaran udara (ISPU) di daerah terdampak kabut asap su­dah mengkhawatirkan dan tak ada upaya lain yang mampu dilakukan.

Keputusan pengerahan kapal perang tersebut di­sebut Kadispenal meru­pakan kebijakan peme­rin­tah yang telah disam­paikan oleh Menkopolhukam Let­jen (Purn) Luhut B Pan­djaitan terkait penanganan bencana kabut asap. Saat ini pe­me­rintah berfokus pada eva­kuasi warga, terutama anak dan balita.

“Kemungkinan untuk sementara waktu para anak dan balita akan ditempatkan di kapal perang selama be­berapa hari agar terhindar da­ri kabut asap yang se­makin pekat,” tukas Zai­nudin.

Dua KRI tersebut akan dideploy atau ditempatkan di 2 lokasi yang berbeda untuk tempat evakuasi. KRI Banda Aceh yang berada di jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta akan dideploy di Palembang. Sementara un­tuk KRI dr. Suharso dari jajaran Satuan Bantuan Koar­mabar akan dideploy di Banjarmasin, Kalsel.

“Fokus utama pada pe­nanganan kemanusian un­tuk evakuasi anak-anak ke­cil dan balita yang berada di daerah-daerah terdam­pak kabut asap,” ucapnya.

Untuk teknis evakua­sinya, TNI AL akan berko­or­­dinasi dengan pihak Ke­mensos dan Kemenkes. Se­perti diketahui, TNI AL sendiri bukan hanya mem­be­rikan bantuan berupa ka­pal perang untuk evakuasi ini.

“Sampai saat ini pa­su­kan marinir masih berada di lokasi kebakaran hutan di wilayah Sumatera dan Ka­limantan bahu membahu bersama TNI AD, TNI AU, Basarnas, BNPB, serta masyarakat lainnya,” kata Zainudin.

Sebelumnya Men­ko­pol­hukam Luhut B Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah menyiapkan tempat yang bisa menampung war­ga korban kabut asap. Bu­kan hanya kapal perang saja, kantor-kantor pemerintah akan disulap menjadi tem­pat evakuasi sebagai ru­jukan awal.

“Kalau nggak bisa juga kita pindah (seperti) di Kalimantan Tengah ke Ban­jarmasin untuk dipindah ke situ. Kalau tidak bisa juga, kita siapkan kapal-kapal perang. Karena ini akan kita hitung sampai 5-6 minggu ke depan. 6 (kapal perang) ini disiapkan. Pelni 2, 1 (di­tempatkan) di Kalimantan, 1 di Sumatera,” terang Lu­hut di Kantor Presiden, Jumat (23/10). (h/dtc)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 26 November 2016 - 01:17:51 WIB
    PREDIKSI LHB PERS

    Korban UU ITE Meningkat Saat Masa Pilkada

    JAKARTA, HALUAN — Kasus pelaporan dugaan pencemaran nama baik atau hasutan bersifat suku, aga­ma, ras, dan antargolongan (SARA) lewat media sosial dinilai semakin marak. Bia­sanya, seseorang yang di­lapor­kan atas kasus.
  • Selasa, 24 November 2015 - 19:24:06 WIB

    Ganti Rugi Korban Salah Tangkap Rp600 Juta

    PERUBAHAN PP 27/1983

    JAKARTA, HALUAN — Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengatakan pihak­nya bersama Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung.

  • Ahad, 15 November 2015 - 19:32:51 WIB

    Menlu: Tidak Ada Korban WNI

    PEMERINTAH KUTUK AKSI TEROR DI PARIS

    JAKARTA, HALUAN — Pemerintah Indonesia mengutuk aksi teror yang terjadi di Paris, Prancis yang telah menewaskan ratusan orang itu. Wakil Presiden RI, Ju­su.

  • Kamis, 29 Oktober 2015 - 18:15:22 WIB

    Jokowi Bagikan Santunan Korban Asap

    KORBAN MENINGGAL TERIMA RP15 JUTA

    PALEMBANG, HALUAN — Presiden Joko Widodo me­ngu­n­jungi dan berdialog dengan masyarakat selama kun­jungan­nya di kabupaten Ogan Ko­mering.

  • Jumat, 16 Oktober 2015 - 19:52:31 WIB

    Jemaah Haji Korban Mina Sudah Teridentifikasi

    JAKARTA, HALUAN — Mu­si­bah yang terjadi di Jalan 204 Mina, jelang lokasi pelemparan jumrah, mengakibatkan se­ra­tusan jemaah haji asal Indo­nesia meninggal dunia. Men­teri Ag­ama Lukman Hakim Sai.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM