OJK akan Rekrut 10 Juta Agen Asuransi


Kamis, 22 Oktober 2015 - 19:13:44 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Menurut Muliaman, layanan keuangan dari pe­rusahaan asuransi dan p­e­rusahaan pembiayaan ma­sih cenderung meman­fa­atkan kantor cabang dan kantor pemasaran, se­hing­ga belum seluruh rakyat Indonesia dapat me­la­ku­kan akses ke lembaga jasa keuangan tersebut.

Dengan tambahan 10 juta agen asuransi yang akan memanfaatkan tek­nologi informasi, kata Mu­liaman, masyarakat dapat lebih mudah melakukan akses dan transaksi atas produk asuransi, khu­sus­nya produk asuransi mikro dan syariah.

Pola perekrutan agen asuransi dilakukan dengan pendidikan dan pelatihan yang terstandarisasi dan akan bekerjasama dengan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia dengan me­nya­sar pada generasi muda, khususnya mahasiswa, ibu rumah tangga, pekerja pa­ruh waktu ataupun kala­ngan wiraswasta.

“Mereka dapat me­ngi­kuti pendidikan dan pe­latihan tersebut tanpa me­mandang standar kuali­fikasi pendidikan formal,” ucap Muliaman dalam ke­terangan resminya, Jakar­ta, Rabu (21/10).

Sementara untuk ke­bija­kan perekrutan dan pem­ber­dayaan sahabat ke­u­angan ma­ritim, menurut Mulia­man sudah berjalan dalam sa­tu bulan terakhir ini dengan me­ndidik se­kitar 300 orang di bebe­rapa kota beker­ja­sama de­ngan sejumlah peru­sahaan pembiayaan, asuransi dan penjamin kre­dit.

“Kita akan didik para penyuluh keuangan yang dekat dengan dunia para nelayan. Ini bertujuan un­tuk meningkatkan kemu­dahan akses bagi pelaku industri kelautan dan peri­kanan terhadap layanan jasa keuangan khususnya pembiayaan, asuransi, dan penjaminan kredit. Mereka kita bekali pendidikan dan pelatihan dengan materi lembaga jasa keuangan,” tuturnya.

OJK menargetkan mu­lai September 2015 sam­pai September 2016 akan lahir 10 ribu sahabat ke­uangan maritim. Pada ta­hun ini komitmen kon­sorsium pe­rusahaan pem­biayaan untuk membiayai sektor kelautan mencapai sebesar Rp 1 tri­liun, dan telah direalisasikan sampai September sebesar Rp 238 miliar, sedangkan Rp 152 miliar akan dapat di­rea­lisasikan dalam Oktober ini.

Sementara per­mo­ho­nan pembiayaan sebesar Rp165 miliar masih dalam proses analisis kelayakan dan survei.

Kebijakan ini dila­ku­kan OJK bekerjasama de­ngan asosiasi Perusahaan Pembia­yaan, Perusahaan Asuransi, dan Perusahaan Penjaminan, serta bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. (h/trn)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 12 Desember 2017 - 11:59:53 WIB

    OJK Nyatakan Ilegal, Polisi Tidak Bergerak UN Swissindo Kembali Merajalela

    OJK Nyatakan Ilegal, Polisi Tidak Bergerak UN Swissindo Kembali Merajalela PADANG, HARIANHALUAN.COM – Praktik penipuan massal berkedok pembagian harga peninggalan Sukarno yang dilakukan organisasi bernama United Nations Swissindo World Trust International Orbit (UN Swissindo)  kembali marak di se.
  • Ahad, 26 Juli 2015 - 18:44:16 WIB

    OJK: Izin 328 Perusahaan Investasi Diragukan

    JAKARTA, HALUAN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat dari 2013 hingga semester I 2015 terdapat 328 perusahaan investasi yang izinnya diragukan.

    Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Pe.

  • Ahad, 01 Maret 2015 - 18:44:21 WIB

    OJK Minta Industri Keuangan Tingkatkan Kredibilitas

    JAKARTA, HALUAN — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta agar industri jasa keuangan terus mengedepankan nilai-nilai tata kelola organisasi yang baik (good corporate governance/ GCG) untuk meningk.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM