Laba Pertamina Merosot 47 Persen


Kamis, 22 Oktober 2015 - 19:12:54 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Selain itu, Pertamina juga memastikan tidak mela­kukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada pega­wainya. Menurut Dwi, Per­tamina justru menambah orang untuk menggantikan pegawai yang pensiun untuk pengoperasian kilang baru seperti milik TPPI.

Dalam sembilan bulan pertama 2015, Pertamina mencatat laba bersih US$ 914 juta atau sekitar Rp 11,8 triliun (kurs Rp 13.000/US$) di kuartal III-2015). Labanya merosot 47,1% dibandingkan posisi yang sama tahun lalu US$ 1,73 miliar (Rp 22,5 triliun).

Penyebabnya adalah tu­runnya harga minyak dunia hingga gejolak nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah. Kinerja yang kurang meng­gem­bira­kan membuat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu migas melakukan banyak efisiensi.

Salah satunya adalah mengganti kendaraan direk­si dari Mercedez Benz S-Class yang masuk kelas premium ke kelas lebih rendah, seperti Toyota Al­phard.

“Fasilitas direksi diku­rangi sejak dulu. Dulu direk­si pakai Mercy S, sekarang yang umum-umum saja, kayak Alphard. Kita nggak beli baru. Kita nggak per­baiki fasilitas kantor. Terus perjalanan dinas yang se­lektif,” kata Dwi.

Dwi mengatakan, Per­tamina sepanjang tahun 2015 juga melakukan efi­siensi di proses bisnis. Pro­ses pengadaan barang dan jasa dilakukan satu pintu di Kantor Pusat Pertamina.

Selain itu, Pertamina juga melakukan revitalisasi Integrated Supply Chain terhadap pembelian BBM dari luar negeri. Salah sa­tunya menghapus peran PT Petral sebagai perantara jual beli BBM oleh Pertamina.  (h/dtf)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM