Kadis PU Padang Pariaman Ditahan Jaksa


Kamis, 15 Oktober 2015 - 19:56:14 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Sebelum kedua pejabat itu dita­han, “Z” dan “O” menjalani peme­riksaan hingga 4,5 jam di ruang penyidik. Kedua tersangka ini tiba di Kejari Pariaman sekitar pukul 10.00 WIB dengan didampingi kuasa hukumnya. Sedangkan ter­sangka K tak hadir dan hanya diwakili oleh kuasa hukumnya Ardi, SH.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kaja­ri) Pariaman, Yulitaria didam­pingi Kepala Seksi Pidana Khu­sus (Kasipidsus), Resmen menye­butkan, penahanan yang dilaku­kan terhadap kedua tersangka Z dan O sudah memenuhi unsur sebagaimana diamanatkan Pasal 21 KUHAP. “Kita memanggil dan melakukan penahanan terha­dap kedua tersangka kasus du­gaan korupsi proyek PDAM Padang Pariaman, Z dan O. Sedangkan tersangka K batal ditahan, karena yang bersang­kutan sedang sakit. K datang memenuhi panggilan kita, diwa­kili kuasa hukumnya,” kata Resmen.

Dia menjelaskan, kedua ter­sangka ini untuk sementara dititip­kan di Lapas Muaro Pa­dang. Tujuan ditahan Lapas Mua­ro untuk mempermudah proses persida­ngan­nya nanti yang dilak­sanakan di Pengadilan Tipikor Padang.

“Dalam waktu dekat ini kasus tersebut sudah bisa dilimpahkan, karena pemberkasan kasus kedua tersangka sudah hampir selesai. Kini kasusnya sudah masuk pro­ses pra-penuntutan. Jadi, untuk mempermudah proses persi­dangan, kita titipkan tersangka di Lapas Muaro Padang,” terangnya.

Katanya, untuk tersangka “K” akan dilakukan penahanan me­nunggu yang bersangkutan sehat. Penyidik meminta tersangka “K” kooperatif dan tak melakukan hal-hal yang bisa mengganggu proses hukum yang sedang dija­lani. Penyidik tak segan-segan menjemput paksa tersangka.

Dalam kasus ini katanya, dugaan korupsi proyek pem­bangunan jaringan PDAM Asam Pulau, tersangka K selaku reka­nan telah mau mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp1,9 milliar lebih. Sedangkan, dua tersangka Z dan O belum ada mengembalikan.

Beberapa orang saksi dan tiga saksi ahli juga telah diminta keterangannya oleh penyidik terkait kasus tersebut. Saksi ahli yang dihadirkan penyidik guna menghitung nilai kerugian ke­uangan negara sementara. Se­dangkan, untuk hasil audit resmi penyidik masih menunggu doku­men dari BPKP.

Katanya, Z, O dan K ditetap­kan sebagai tersangka sejak 15 Mei 2015 lalu. Dan ketiganya telah menjalani proses pemerik­saan yang cukup panjang. Ketiga­nya diduga bertanggungjawab atas dugaan kerugian keuangan negara mencapai Rp4,6 milliar dari proyek PDAM tahun angga­ran 2011 tersebut. (h/bus)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 09 Oktober 2018 - 11:35:53 WIB

    Kadis Kebudayaan Sumbar: LKAAM Tak Terdaftar di Kemenkumham

    Kadis Kebudayaan Sumbar:  LKAAM Tak Terdaftar di Kemenkumham PADANG, HARIANHALUAN.COM-Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Gemala Ranti menegaskan pemerintah daerah sama sekali tak ada niat untuk tidak mencairkan anggaran Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) yang sudah t.
  • Ahad, 02 September 2018 - 12:20:25 WIB

    Kadis Pertanian dan Kadis Parpora Agam Resmi Berganti

    Kadis  Pertanian dan Kadis Parpora Agam  Resmi Berganti Bupati Agam Indra Catri, Dt. Malako Nan Putiah, melantik sebanyak 21 orang pejabat struktural eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam, diantaranya Kadis Pertanian dan Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga..
  • Rabu, 02 Mei 2018 - 16:24:08 WIB

    Sertijab di Lantamal II, Dantim Intel dan Kadiskum Berganti

    Sertijab di Lantamal II, Dantim Intel dan Kadiskum Berganti PADANG, HARIANHALUAN.COM--Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Laksamana Pertama TNI Agus sulaeman, memimpin acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Lantamal II dan Komandan Tim Intel Lant.
  • Jumat, 16 Desember 2016 - 01:17:00 WIB

    60 Pejabat Sijunjung Berebut 10 Kursi Kadis

    SIJUNJUNG, HALUAN — Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Rabu (14/12) dimulai. Sebanyak 60 peserta lelang jabatan mengikuti ujian tertulis di Gedung DPRD setempat..
  • Jumat, 28 Oktober 2016 - 00:57:28 WIB
    SYAHIRAN SURATI KETUA KAN AUA KUNIANG

    Tunggakan Jadi Temuan BPK, Kadisbun Lamban

    PASBAR,HALUAN—Tak bayar setoran wajib, Bupati Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Syahiran berikan surat teguran terhadap Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman Barat, Yulhendri Dt Putiah ter.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM