Presiden Minta Perbanyak Bangunan Bagonjong di Bukittinggi


Ahad, 11 Oktober 2015 - 18:59:07 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Apa yang disampaikan Presiden Jokowi tentang perlunya bangunan di Kota Wisata Bukittinggi meng­guna­kan karakter dan ciri  khas Minangkabau, berupa bangunan atap Bagonjong, menurut  Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Ne­geri Padang Ernawati patut menjadi perhatian serius. Erna menilai hal ini nyaris luput dari perhatian masya­rakat, swasta dan pe­merintah.

“Kebanyakan masyarakat, swasta dan bahkan sebagian pemerintah daerah saat mem­bangun rumah, gedung, ruko  atau pun perkantoran lebih banyak meniru gaya arsitektur Negara lain, termasuk di Kota Bukit­tinggi. Sehingga kita kehilangan ciri  dan karekteristik bangunan Minangkabau. Padahal itulah yang dicari dari jauh-jauh oleh wisatawan manca Negara,” kata­nya, melalui sambungan telepon tadi malam.

Untuk KWBT Mandeh Pre­siden Jokowi memiliki sejumlah catatan.  Pertama, melihat sum­ber daya dan keindahan Mandeh, Presiden berharap masyarakat Mandeh bermusyawarah guna memutuskan masa depan yang terbaik untuk kesejahteraan ma­sya­rakat Mandeh. Kedua, secara pribadi Presiden mengusulkan yang cocok untuk pengembangan Mandeh adalah menjadi kawasan wisata keluarga.

Ketiga, menugaskan Menteri Pekerjaan Umum dan Pe­ru­ma­han Rakyat (MenPU Pera) men­ye­lesaikan jalan pintas Padang-Mandeh (45 km) kurang dari dua tahun. Dengan pengembangan KWBT Mandeh pendapatan ma­sya­rakat dan daerah bisa me­ning­kat lima kali lipat. Keempat, menugaskan Kementerian Pari­wisata membantu promosi pari­wisata KWBT Mandeh dan Su­ma­tera Barat. Presiden men­canang­kan secara resmi per­cepatan KW­BT Mandeh dengan menan­da­tangani prasasti Mandeh.

Presiden Jokowi  menilai Sumbar memiliki banyak des­tinasi wisata yang indah selain Mandeh seperti Kawasan Kota Pusaka Sawahlunto, Danau Ma­ninjau dan Danau Singkarak. Ke depan, perlu dijadikan satu ke­sa­tuan paket wisata untuk dijual kepada wisatawan (mancanegara).

Sambutan dan janji dukungan Menteri Pariwisata Arif Yahya terhadap KWBT Mandeh. Stra­tegi pembangunan KWBT Man­deh menggunakan Konsep 3A, yakni Atraksi, Akses dan Amenitas.

Sementara itu menurut Men­teri Pariwisata RI Arif Yahya, positioning KWBT Mandeh sa­ngat strategis dan menarik  se­ba­gai ‘Raja Ampatnya’ Sumatera, dan terkenal juga dengan sebutan the Paradise of the South. Mandeh telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Nasional melalui Permenpar Bulan September 2015. Mandeh juga sudah punya atraksi unik dan menarik, yakni paralayang.

Lebih lanjut Menpar Arif Yah­ya mengatakan untuk kemajuan KWBT Mandeh, KemenPU dan Pera juga membangun jalan pintas Padang-Mandeh sepanjang 42 km yang akan diselesaikan dalam waktu kurang dari dua tahun, sehingga lama perjalanan yang saat ini tiga jam bisa dipersingkat menjadi hanya 45 menit.

Pemerintah juga akan menye­diakan transportasi penerbangan Jakarta - Padang menggunakan LCC murah, hanya sekitar Rp600 ribu. Ditambah Padang- Mandeh hanya sekitar Rp25 ribu. Selain jalan darat, kawasan Mandeh juga dapat diakses dengan perjalanan lalut melalui Teluk Bayur yang melegenda.

Pengembangan KWBT Man­deh dilaksanakan dengan Konsep Community Based Tourism. Se­lanjut­nya memberdayakan ma­sya­rakat di lingkungan KWBT Man­deh. Kondisi saat ini, pen­dapatan masyarakat Mandeh rata-rata Rp50 ribu per hari. Dia yakin lima tahun mendatang, setelah KWBT Man­deh benar-benar telah men­jadi sebuah kawasan destinasi wisata pendapatan masya­rakat dapat naik lima kali lipat. “Se­makin di­les­tarikan, semakin men­yejah­tera­kan,” kata Manteri Arif Yahya. Pada KWBT Mandeh juga akan dikembangkan homestay.

Ada beberapa janji pe­me­rintah terhadap pembangunan KWBT Mandeh. Dari Ke­menteri­an Pariwisata RI; pertama, mem­bantu promosi pariwisata Man­deh, terutama ‘Mandeh Joy Sai­ling’. Kedua, memfasilitasi Diklat homestay bagi 100 kepala ke­luar­ga (KK). Ketiga, memfasilitasi pembentukan Kelompok Sadar Wisata. Keempat, memfasilitasi pembangunan 100 toilet bersih. Sedangkan KemenPUPera RI akan membangun jalan pintas Padang-Mandeh sepanjang 42 km yang akan diselesaikan dalam waktu kurang dari 2 tahun. (h/erz)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM