Jokowi Bakal Hadiri Penutupan TdS 2015


Ahad, 20 September 2015 - 18:42:50 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Pada Tour de Singkarak tahun ke-6, Juni 2014 lalu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (sekarang Kementerian Pariwisata-red), merencanakan keha­diran Presiden Susilo Bam­bang Yudhoyono menjelang mengakhiri 10 tahun kepe­mimpinannya. Namun kare­na kesibukan Kepala Negara mempersiapkan Pemilu Pre­­siden (Pilpres 2014), ma­ka kedatangan SBY tak jadi terlaksana.

“Kita sudah dapat kon­firmasi tadi malam dari Sekretaris Negara bahwa kunjungan Bapak Presiden ke Sumbar yang semula dijadwalkan Rabu dan Kamis minggu ini, ditunda menjadi tanggal 10 dan 11 Oktober mendatang, sekaligus presiden berkenan menghadiri penutupan Tour de Singkarak,” kata Esthy kepada wartawan di sela-sela Fun Bike Road To Tour de Singkarak di halaman Kemen­terian Pariwisata, Jl. Medan Mer­deka Barat, Minggu (20/9) pagi.

Tadi malam, dalam suatu aca­ra yang cukup meriah di Balai­rung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pari­wisata, juga dilangsungkan Laun­ching Tour de Singkarak 2015 yang dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya dan sejumlah tokoh Minang di Jakarta dan penggagas Tour de Singkarak, Dr. Sapta Nirwandar bersama sejumlah walikota dan pejabat bupati di Sumatera Barat.

Dengan kehadiran Presiden Jokowi, diharapkan bobot Tour de Singkarak akan lebih mening­kat, sejalan dengan peningkatan kualitas peserta dan jumlah ha­diah yang disediakan oleh penye­lenggaraan. “Meski masih di 2.2, namun jumlah hadiah yang dise­dia­kan naik dua kali lipat dari sebelumnya Rp1,3 miliar men­jadi Rp2,4 miliar,” kata Esthy Reko Astuti yang didampingi Asisten Deputi Bidang Pengem­bangan Segmen Pasar Personal, Raseno Arya.

Namun demikian Esthy masih nampak menyembunyikan ke­kha­watirannya akan bahaya asap yang kini terus menyelimuti udara Sumatera Barat. Hasil monitoring BMKG Sumatera Barat di Koto Tabang, Sabtu (19/9) pukul 12.00 tentang kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) adalah sebesar 436 ug/m3. Ini tergolong sudah sangat tidak sehat. Akan tetapi, kategori ini tidak menyeluruh di semua daerah di Ranah Minang.

“Sejauh ini kita masih ber­keyakinan upaya pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Riau, Jambi dan Sumatera Sela­tan bakal berhasil dalam bebe­rapa hari ke depan,” kata Esthy.

Sebagaimana disebutkan di sejumlah media masa nasional, Presiden Jokowi menargetkan pemadaman api di Riau selama 14 hari terhitung sejak Kamis (10/9), 30 hari untuk Sumatera Selatan sejak Jumat (11/9) dan 30 hari di Jambi sejak Senin (14/9).

Sejauh ini Kementerian Pari­wisata masih berharap terhadap upaya pemadaman yang dilaku­kan oleh pihak terkait, termasuk dengan melakukan hujan buatan. “Ini kan bencana bikinan manu­sia, bukan bencana alam. Jadi, harus ada penanganan yang se­gera,” kata sang Deputi.

Raseno Arya menambahkan, segala persiapan untuk Tour de Singkarak 2015 sudah diper­siapkan dengan baik. Sekitar 1.343 km panjang rute yang akan ditempuh dijelajah oleh 24 tim pembalap dari 34 negara dalam sembilan etape, sudah ditetapkan oleh pihak panitia.

“Kita harapkan asap benar-benar tidak mengganggu pelaksa­naan TdS yang akan dibuka secara resmi di Pantai Carocok, Painan itu,” kata dia.

Kedatangan Presiden Ditunda

Penundaan kedatangan Presi­den Jokowi ke Sumbar juga dibe­narkan oleh Asisten III Setdaprov Sumbar, Sudirman Gani yang dikonfirmasi Haluan Minggu (20/9) di Padang.

Ia mengatakan, Presiden tidak jadi ke Sumbar pada tanggal 23 September mendatang. Kemung­kinan akan diundur, hanya saja kejelasan waktu pengunduran ini juga tidak didapat Pemprov Sumbar. Kepastian batalnya Pre­si­den datang pada 23 September nanti, pada rapat Sabtu (19/9).

Ketika ditanya alasan penun­daan ini, Sudirman Gani menga­takan, Pemprov Sumbar tidak mendapat alasan yang jelas dari pusat. “Namanya pimpinan, yah kita tidak diberi tahu apa alasan pengundurannya,” im­buhnya.

Terkait dengan informasi yang menyatakan batalnya Presiden ke Sumbar karena adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idul Adha, Asisten III tidak mau berko­mentar tentang hal ini.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berencana akan datang ke Sumbar 23 September. Tu­juan­nya, selain meninjau sejumlah objek wisata dan peternakan sapi, Presiden akan salat Idul Adha di Bukittinggi. Dari informasi yang didapatkan Humas, agenda Presi­den Jokowi di Sumbar ada dua hari, yakni pada Rabu (23/9) dan Kamis (24/9).

Rencananya, hari pertama Jokowi usai mendarat di Ban­darat Internasional Minangkabau (BIM), sekitar pukul 10.00 WIB meninjau kawasan wisata Ma­ndeh di Pesisir Selatan. Untuk menuju kesana, Presiden akan menggunakan pesawat heli jenis Super Puma.

Kemudian, sekitar pukul 12. 00 WIB, Jokowi langsung terbang dari Pessel ke Kabupaten Lima­puluh Kota, menggunakan pesa­wat yang sama. Di Limapu­luh­kota, presiden akan meninjau areal peternakan sapi, Padang Mangateh. Setelah peninjauan, Jokowi juga akan mencicipi makanan khas Minang. Sekitar pukul 16.00 WIB, akan ada pe­nin­jauan rumah kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi.

Kemudian, esoknya hari ke­dua, Jokowi akan mengikuti salat Idul Adha di Lapangan Wirabraja di Bukittinggi. Usai salat lang­sung menyapa masyarakat. Sekitar pukul 11.00 WIB diagendakan pembagian kartu sakti Jokowi.

Kemudian usai pembagian langsung menuju BIM. Di BIM Jokowi meninjau proyek kereta api bandara. Kemudian terbang ke Pekan Baru, Riau. Namun, dari semua jadwal yang telah ditentukan tersebut batal. (h/al/mg-isr)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 29 September 2018 - 20:56:58 WIB

    Di Padang, Relawan Jokowi-Ma'ruf Turun ke Jalan

    Di Padang, Relawan Jokowi-Ma'ruf Turun ke Jalan PADANG, HARIANHALUAN. com--Massa pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin penuhi kawasan GOR Agus Salim,  Sabtu (29/9)..
  • Selasa, 13 Desember 2016 - 02:16:53 WIB

    Jokowi Dijadwalkan Jadi Irup HBN

    PADANG, HA­LUAN — Pre­si­den Joko Wi­do­do di­jad­wal­kan menjadi ins­pek­tur upa­cara (Ir­up) Peringatan Hari Bela Ne­gara (HBN) yang di­pu­satkan di lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, 19 Desember 2017 men.
  • Senin, 12 September 2016 - 15:08:07 WIB

    Dodi, Tukang Jagal Sapi Kurban Jokowi yang Bersertifikat Pemotongan Halal Nasional

    Dodi, Tukang Jagal Sapi Kurban Jokowi yang Bersertifikat Pemotongan Halal Nasional PADANG, HALUAN – Sapi kurban bantuan Presiden Joko Widodo sudah disembelih sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (12/9) pagi tadi. Sebelum memasuki proses penyembelihan, butuh 13 orang untuk “menumbangkan” sapi seberat 1,2 ton.
  • Selasa, 28 Juni 2016 - 06:40:28 WIB

    Jokowi ke Sumbar Diharapkan Bawa Dampak Positif

    Jokowi ke Sumbar Diharapkan Bawa Dampak Positif PADANG, HALUAN — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Dae­rah (DPRD) Sumbar, Hendra Irwan Rahim, mengharapkan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Sumbar kali ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan Sumbar ke depan­ny.
  • Jumat, 24 Juni 2016 - 06:02:47 WIB

    Jokowi Bakal Takbiran dan Salat Ied di Padang

    Jokowi Bakal Takbiran dan Salat Ied di Padang PADANG, HALUAN —Untuk ketiga ka­linya, Presiden Joko Widodo kembali sam­bangi Sumatera Barat (Sumbar). Jokowi akan melaksanakan salat Idul Fitri (Ied) di Masjid Raya Sumbar. Presiden juga di­rencakan untuk melaksanakan t.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM