Demo di Malaysia Berakhir Damai


Senin, 31 Agustus 2015 - 18:07:45 WIB

Para demonstran mulai membubarkan diri lima menit lewat tengah malam, Senin (31/8). Pekerja yang terlibat dalam persiapan perayaan Hari Nasional bergegas membersihkan daerah tersebut.

Dataran Merdeka ditutup untuk lalu lintas sejak Ahad kemarin, untuk persiapan perayaan. Namun, keberadaan pendukung Bersih 4 di daerah itu selama dua hari terakhir telah mengganggu pekerjaan persiapan.

Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengecam pelaksanaan demonstrasi  itu. Ia menyebut demonstrasi yang menuntutnya mundur adalah haram.

Puluhan ribu massa yang tergabung dalam gerakan Bersih 4 turun ke jalanan kota di Malaysia, Sabtu dan Ahad. Mereka menuntut sang perdana menteri mundur lantaran diduga terlibat dalam skandal korupsi.”Sebelum saya menyatakan statemen lebih lanjut, saya meminta semua orang di sini yang duduk atau berdiri, tanpa harus membuang waktu mari kita fokuskan perhatian untuk diam, merenung dan menutup mata kita,” ujar Najib.”Faktanya kita berkumpul di sini secara damai, dan ini merupakan warisan pemimpin negara kita, dan mereka yang mempertahankan negara. Karena itu kita menentang demonstrasi.”

Sementara itu polisi mengatakan, demonstrasi yang digelar bersih pada Ahad lebih kecil dari sebelumnya. Hanya ada sekitar 29 ribu orang. Namun Bersih menyatakan demonstran yang turun ke jalan mencapai 200 ribu orang.

Pemerintah telah memblokir situs Bersih, dan melarang menggunakan pakaian kuning yang menjadi simbol pergerakan. Mantan perdana menteri Mahathir Muhammad meminta rakyat turun ke jalan dan menjungkalkan Najib. (h/cnc)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 25 Oktober 2020 - 13:30:30 WIB

    Pemerintah Bakal Naikan Cukai Rokok, Serikat Pekerja Ancam Demo Besar-besaran

    Pemerintah Bakal Naikan Cukai Rokok, Serikat Pekerja Ancam Demo Besar-besaran HARIANHALUAN.COM – Rencana pemerintah akan menaikan cukai hasil tembakau 2021 sebesar 13%– 20% mendapat penolakan dari Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SP.
  • Rabu, 21 Oktober 2020 - 07:29:52 WIB

    Siap-siap, Buruh Ancam Demo Jika Upah Minimum 2021 Tak Naik

    Siap-siap, Buruh Ancam Demo Jika Upah Minimum 2021 Tak Naik HARIANHALUAN.COM - Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK SPSI) menolak wacana pemerintah untuk tidak menaikkan upah minimum 2021. Pasalnya, kebijakan itu dinilai merug.
  • Senin, 03 Agustus 2020 - 15:00:37 WIB

    Pekerja Hiburan Malam Demo Minta Tempat Mereka Bekerja Dibuka Kembali

    Pekerja Hiburan Malam Demo Minta Tempat Mereka Bekerja Dibuka Kembali HARIANHALUAN.COM - Ratusan pekerja hiburan malam menggelar aksi damai di depan Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (3/8). Massa mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membuka kembali lahan pencarian nafkah mereka yakni t.
  • Sabtu, 28 Desember 2019 - 16:35:12 WIB

    Siap-siap!! 30 Ribu Buruh Mau Demo ke DPR, Ada Apa?

    Siap-siap!! 30 Ribu Buruh Mau Demo ke DPR, Ada Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI per 16 Januari 2020 mendatang..
  • Sabtu, 21 Juli 2018 - 14:36:00 WIB

    Ribuan Pekerja Demo, Tolak Pertamina Jual Aset

    Ribuan Pekerja Demo, Tolak Pertamina Jual Aset JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Merebaknya wacana PT Pertamina jual aset direspons Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu dengan menggelar demonstrasi besar-besaran dengan nama "Aksi Bela Pertamina" di depan Gedung Kementerian .

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]