Pelebaran Jalan Nasional Pessel Masih Tahap Tender


Rabu, 06 Mei 2015 - 19:06:08 WIB

Irwan Prayitno Selasa (5/5) menyebutkan, pelebaran jalan nasional tersebut akan dilakukan setelah proses ternder selesai. Informasi yang didapatkannya, lanjutan pelebaran jalan tersebut saat ini masih dalam proses tender. “Tidak hanya jalan nasional yang terdapat di Pessel, akan tetapi sejumlah daerah lainnya juga dalam proses tender, dan mudah mudahan pertengahan tahun pekerjaannya telah terlaksana,” katanya menjelaskan saat memberikan sambutan dalam peresmian Kantor KUA Silaut.

Menurutnya, perjalanannya dari Padang ke Silaut memang menemukan jalan yang belum bagus. Jalan yang sudah bagus baru membentang dari Padang ke Kambang, sementara dari Kambang ke Sialut perlu pelebaran dan perbaikan. Pelebaran itu dilakukan secara bertahap.

Selanjutnya Bupati Pessel Nasrul Abit yang mendampingi Irwan Prayitno menjelaskan, tahun 2015 ini baru  52 km jalan nasional dapat proyek pelebaran. Selanjutnya, Pemkab Pessel siapkan biaya gantirugi lahan dan bangunan warga yang bakal masuk area pelebaran.

Menurutnya jalan nasional yang belum dilebarkan berada dipusat kecamatan dan nagari yang padat penduduk. Pelebaran jalan tahun ini memang belum menyentuh kawasan yang padat penduduk. “Dapat disaksikan ruas jalan yang masih sempit, misalnya di Ampiang Parak, Air Haji, Balai Selasa dan lainnya. Bangunan diruas yang belum dikerjakan tersebut sangat dekat dengan jalan, jadi perlu upaya ganti rugi,” katanya.

Disebutkan Nasrul Abit, alokasi pelebaran jalan nasional itu membentang dari Ampiang Parak hingga Air Haji, untuk itu pemkab juga menyiapkan dana ganti rugi. Sementara itu 1,8 kilo meter jalan Nasional Lintas Barat Sumatera yang terdapat di Kampuang Pasar Gompong Kambang Barat Kecamatan Lengayang kondisi sangat buruk, sementara para pengemudi lebih banyak menggunakan jalan pariwisata yang berada di pinggir Pasir Putih Kambang.

Jalan nasional yang belum diaspal tersebut membentang dari Simpang Lakuak ke Simpang Tiga Padang Rubia. Kondisi jalan tersebut tidak jauh berubah jika dibandingkan dengan tahun 2011 lalu saat jalan tersebut diserahkan ke pemerintah pusat untuk dijadikan jalan nasional.

Ia menyebutkan, hingga kini memang belum ada kejelasan dari pemerintah pusat terkait rencana pengaspalan jalan tersebut.”Tidak ada kewenangan daerah untuk mengerjakan jalan nasional tersebut. Namun pada saat rakor dengan provinsi kami selalu sampaikan pentingnya jalan tersebut di aspal,” katanya.

Menurutnya, tidak hanya pengaspalan yanga mendesak, akan tetapi juga pembangunan dua jembatan yang terdapat pada lintasan tiga kilo meter itu. Kedua jembatan tersebut kondisinya sangat buruk dan memang pengemudi harus hati-hati melewatinya. Jalan tersebut sebelum banjir bandang melanda Pessel pada November 2011 lalu hanyalah jalan kabupaten, namun akibat jalan putus di Pasir Putih Kambang, maka jalan itu kemudian menjadi jalan alternatif untuk menghubungkan Padang-Bengkulu. Lalu sesudah itu jalan tersebut ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional.

“Sementara jalan Pasir Putih Kambang yang dapat dana rekonstruksi pasca gempa pada 2012 lalu dibuat berupa rabat beton. Jalan di Pasir Putih Kambang itu dijadikan jalan pariwisata. Awalnya hanya dapat dilewati kendaraan berukuran kecil atau kendaraan wisata, namun akibat jalan nasional kondisinya buruk maka seluruh kendaraan melewati jalan Pasir Putih Kambang,” katanya. (h/har)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 17 September 2020 - 19:32:33 WIB

    Pelebaran Bahu Jalan di Pariaman Ini akan Tuntas Desember 2020

    Pelebaran Bahu Jalan di Pariaman Ini akan Tuntas Desember 2020 HARIANHALUAN.COM - Pekerjaan pelebaran bahu jalan, dari simpang Kantor PUPR dan Pertanahan Kota Pariaman ke simpang Ujung Batung, bobot kerjanya baru 10 persen lebih kurang. Mulai dikerjakan oleh rekanan sesuai kontrak tangga.
  • Jumat, 13 November 2015 - 19:13:29 WIB

    Pelebaran Jalur Simpang Gudang-Balai Selasa Dimulai

    TAHUN 2016

    Agam, Haluan — Pelebaran jalan Utama Menuju Lubuk Basung sepanjang 2,5 Km dari Pasar Balai Selasa-Simpang Gudang Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, direncanakan bakal d.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]