Penjara Guantanamo Segera Ditutup


Jumat, 23 Januari 2015 - 19:50:48 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Sampai pekan lalu setelah memindahkan lima tahanan lagi, maka kini masih ada 122 narapidana yang masih ditahan di fasilitas di Teluk Guantanamo, yang dibangun untuk menahan para tersangka teror setelah serangan 11 September 2001 di AS.

Sebagai warga AS, kita memiliki satu komitmen sangat kuat bagi keadilan jadi tidak ada gunanya mengeluarkan tiga juta dolar setiap tahanan untuk tetap membuka satu penjara yang dikecam dunia para teroris gunakan untuk merekrut,” kata Obama dalam pidato kenegaraannya.

“Selama saya menjadi presiden, kita harus bertanggung jawab untuk mengurangi penghuni Guantanaao separuh. Kini saatnya untuk menyelesaikan tugas itu. Dan saya tidak akan mundur dalam tekad kita untuk menutup penjara itu.

Usaha-usaha Obama untuk menutup penjara yang dibangun 13 tahun tahun lalu itu telah dihambat oleh oposisi di Kongres dan kesulitan-kesulitan menyangkut ditemukan rumah-rumah bagi para narapidana yang sering tidak dapat diterima di negara-negara asal mereka.

Sekitar separuh dari mereka yang masih berada di Guantanamo telah disetujui untuk dibebaskan dan dipulangkan baik ke negara-negara asal mereka atau negara-negara ketiga.

Banyak tahanan berasal dari Yaman. Pihak berwenang AS enggan mengirim mereka pulang ke negara mereka karena situasi keamanan di negara itu.

Di antara mereka yang tidak dapat dibebaskan ada sekitar 10 tahanan “bernilai tinggi” termasuk otak serangan 11 September Khalid Sheikh Mohamed dan empat tahanan lain rekannya, yang menunggu di sidangkan di pengadilan militer.(h/ans)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 23 Juli 2015 - 19:28:32 WIB

    Obama Segera Tutup Penjara Guantanamo

    WASHINGTON, HALUAN — Gedung Putih kini mem­persiapkan tahap akhir ren­cana penutupan penjara Guantanamo yang dipakai menahan para tersangka teroris asing, tulis Sydney Morning Herald, Kamis (23/7).

    .
  • Senin, 16 Maret 2015 - 19:58:51 WIB

    Putra Mantan Presiden Iran Dipenjara 15 Tahun

    TEHERAN, HA­LUAN —  Anak laki-laki mantan presiden Iran, Aya­­tollah Akbar Ha­­shemi Raf­san­jani di­nyatakan bersalah atas dak­waan ko­rupsi dan pe­lang­garan ke­a­manan. Pria be­rusia 4.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM