Februari, Premium Jadi Rp6 Ribu-an Per Liter


Senin, 12 Januari 2015 - 19:49:45 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Menurutnya, sejak 25 De­sember 2014, harga minyak sekitar 50 dollar AS per barrel dan produk BBM di Singapura sesuai patokan Platt’s (MOPS) sekitar 60 dollar per barrel. “Setiap penurunan MOPS sebesar satu dollar per barrel, harga BBM bisa turun Rp50. Tapi, tergantung pergerakan kursnya,” terangnya.

Lebih lanjut, Bambang mem­­­perkirakan, harga premium akan turun lebih Rp1.000 per liter mulai Februari 2015. Saat ini, harga pre­mium masih berada pada kisaran Rp7.600 per liter. “Penurunan harganya lebih dari Rp1.000 per liter, jadi sekitar Rp6 ribuan per liter. Yang pasti di bawah Rp7 ribu,” ungkapnya.

Sesuai Peraturan Menteri Nomor 39 Tahun 2014, peme­rintah per 1 Januari 2015 menurunkan harga premium dari Rp8.500 menjadi Rp7.600 per liter. Harga premium ter­sebut sudah sesuai pasar.

Perhitungan harga tersebut mengacu MOPS sebesar 73 dollar AS per barrel dan kurs Rp 12.380 per dollar pada periode 25 November-24 Desember 2014. Selanjutnya pemerintah akan mengevaluasi harga premium setiap bulan sekali.

Harga premium per 1 Februari 2015 akan memakai asumsi MOPS dan kurs pe­riode 25 Desember 2014 hing­ga 24 Januari 2015.

Ahmad memperkirakan, harga minyak akan mulai me­ngalami kenaikan pada Maret 2015. Meski naik, pihaknya memperkirakan kenaikan itu masih di bawah 70 dollar per barrel.

Pelaksana Tugas Dirjen Migas Kementerian ESDM Naryan­to Wagimin menga­takan, harga BBM pada 1 Februari 2015 akan menga­lami penu­runan menyusul penurunan harga minyak. Na­mun, lan­jutnya, pihaknya ma­sih menung­gu per­kembangan MOPS dan kurs hingga 24 Februari 2015 untuk mene­tapkan harga BBM-nya.  “Tung­gu saja,” katanya. (bbs/ kom/ dtc)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM