Warga Sakai Demo Mapolda Riau


Senin, 12 Januari 2015 - 19:28:56 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Koodinator Lapangan (Korlap) Aksi, Mocham­mad Rahmat dalam orasinya menyebut penahanan itu sangat bertentangan dengan nota kesepahamaan dengan perusahaan asal Malaysia itu. “Sikap itu juga berten­tangan dengan nota kesepahaman antara Ketua Mahkamah Agung, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jaksa Agung, Polri Nomor 1311/KMA/SKB/X/2012, M.HH-07.HM.03.002, KEP-02/E/EJP/10/2012, B/39/8/2012 Tahun 2012,” ujar Rahmat.

Lebih lanjut, Rahmat menyatakan kalau izin Hak Guna Usaha (HGU) PT Adei Plantation di Kecamatan Pinggir harus ditinjau ulang. Pasalnya, perusahaan Malaysia itu selama berdiri tak pernah merealisasikan pola KPPA yang telah disepakati bersama pada tahun 2003.

“Sampai saat ini, perusahaan tak pernah merea­lisasikan Corperate Sosial Responsibility (CSR), sebagaimana diatur Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,” jelas Rahmat.

Padahal dalam bab V pasal 74 UU tersebut, terang Rahmat, sudah diatur adanya kucuran dana perusahaan untuk pembangunan. “Kami tak pernah satu sen-pun menerima dari PT Adei Plantations,” tegas Rahmat.

Oleh karena itu, tegas Rahmat, pihaknya meminta pemerintah mengawasi secara ketat terhadap warga negara asing yang menanam modal di Riau. Apalagi perusahaan tak pernah menge­luarkan dana CSR.

“Apa yang saya jelaskan sudah diatur dalam UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dalam pasal 15 (b) dan pasal 34. Mohon diawasi karena tak ada untungnya bagi ma­syarakat,” ungkap Rahmat.

Setelah perwakilan pendemo ditemui seorang anggota polisi, mereka membubarkan diri secara tertib. “Demikian pernyataan sikap kami selaku warga Suku Sakai Kecamatan Pinggir. Mudah-mudahan diperhatikan Kapolda Riau,” pungkas Rahmat. (hr)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 20 Desember 2016 - 00:02:23 WIB

    Warga Dompak Diperlakukan Seperti Orang Asing

    Warga Dompak Diperlakukan Seperti Orang Asing TANJUNGPINANG, Haluan — Belasan warga pulau Dompak mendatangi kantor Gubernur Kepri di pulau Dompak Tanjungpinang, Senin (19/12) siang. Mereka ingin bertemu Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan meminta kejelasan mengenai jan.
  • Senin, 21 November 2016 - 00:11:42 WIB

    Pungli, 2 Warga Diciduk Polisi

    ROHUL, HALUAN — Dua orang warga Kecamatan Tam­busai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Sukardi dan Muhammad Arsyad dibekuk polisi. Ke­duanya merupakan penjaga pos di dua desa yang ada di Tam­busai Utara..
  • Rabu, 16 November 2016 - 23:36:36 WIB

    Dalam Sebulan, 24 Warga Sei Langkai Terserang DBD

    Dalam Sebulan, 24 Warga Sei Langkai Terserang DBD SAGULUNG, HALUAN — Musim pancaroba atau musim yang kerap berubah-ubah sewaktu-waktu, membuat Kelurahan Sei Langkai, Sagulung menjadi zona merah terhadap Deman Berdarah Dengue (DBD)..
  • Selasa, 11 Oktober 2016 - 01:34:11 WIB

    Dukun Gadungan Tipu Warga Dumai Rp70 Juta

    Dukun Gadungan Tipu Warga Dumai Rp70 Juta DUMAI, HALUAN — Se­orang war­ga Dumai Anton Se­tiawan Wija­ya (23), akhirnya mela­porkan du­kung gadungan, Arm, yang bera­la­mat di Lubuk Gaung, Kecamatan Su­ngai Sem­bilan, Dumai. Korban me­rasa tertipu karena .
  • Selasa, 27 September 2016 - 02:21:10 WIB

    Tolak Aktivitas Penambang Galian C, Warga Desa Kualu Bakar Pondok

    TAMBANG, HALUAN — Ratusan masyarakat Dusun I, Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, melakukan unjuk rasa di lokasi galian C. Mereka menuntut agar meng­hentikan aktivitas galian C milik H Mudar­man, karena dinil.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM