Praktik Prostitusi Menjamur


Kamis, 08 Januari 2015 - 19:16:21 WIB
Reporter : Tim Redaksi

“Bukan berarti keberadaan panti pijat tersebut ilegal, namun semasa kepemimpinan saya disini (Kadis BPT-PM, red) tidak ada saya menerbitkn izin untuk itu,” kata Musa kepada wartawan, Kamis (8/1)

Diterangkan Musa, saat ini ada beberapa usaha panti pijat yang mengajukan untuk pener­bitan perizinan usaha tersebut, namun saat ini pihaknya masih melakukan pengkajian terha­dap usulan perizinnan itu, dimana sesuai amanat peratu­ran daerah yang mengatur tentang pemberian izin tempat usaha/ kegiatan kepada orang pribadi atau badan usaha harus mengacu kepada lingkungan sekitar, seperti salah satunya jarak dari permukiman warga dan rumah ibadah.

Selain itu lebih lanjut dijelaskan Musa mengenai syarat bagi pengusaha panti pijit untuk membuka usaha­nya, banyak prosedur yang mesti dilalui yakni harus me­miliki rekomendasi dari RT, RW, Tetangga sempadan, Lurah, Camat, Dinas Kese­hatan, BLH, Dinas Pariwisata dan bermuara di BPT.  “Jika ini telah dilengkapi maka izin usaha mereka akan kita keluar­kan,” katanya me­nambahakan.

Selanjutnya, untuk dike­tahui meskipun di masa kepemipinnan Musa ini tidak sekalipun ia mengeluarkan izin terhadap usaha panti pijat seperti urut tradisional, SPA dan tempat Refleksi data BPT-PM Kota pekanbaru dari tahun 2012 hingga 2014 mencatat ada sebanyak 11 usaha panti pijat yang telah memiliki izin,” ujar musa mengakhiri. (hr)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM