Ragae Saogo: Anak Saya Bukan Penjahat


Rabu, 07 Januari 2015 - 19:04:35 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Menurut keterangan Ragae Saogo (ayah kandung Farhan, red), terdakwa Farhan itu dulunya juga dititipkan kepada orangtua asuh untuk dise­kolahkan. Tidak hanya itu, di Men­ta­wai sendiri, mengenai perpin­dahan keyakinan itu hal yang sudah biasa dilakukan masyarakat Men­tawai. “Saya sendiri beragama Kris­ten, sedangkan lima anak saya yang lain termasuh Farhan beragama muslim. Kami tidak mem­per­ma­salahkannya,” ucap Ragae.

Selain itu, Ragae juga menolak dakwaan JPU yang menyatakan anaknya yakni terdakwa Farhan dan Maya telah melakukan tindak pidana perdagangan manusia. “Bagamana dikatakan menjual manusia, sedang­kan satu dari sembilan anak yang dibawa Farhan itu adalah adik kandungnya sendiri,” papar ayah kandung Farhan ini memberikan keterangan.

Diceritakan Sagae, kedatangan Farhan dan Maya ke Mentawai merupakan permintaan dari Kepala Dusun serta orangtua anak-anak itu sendiri. “Saat itu Kepala Dusun menanyakan Farhan kepada saya. Kepala Dusun Surat Aban yang bernama Repen juga yang meminta Farhan untuk mencarikan orangtua asuh untuk anak-anak di Mentawai ini. Tujuannya, agar anak-anak bisa mengenyam pendidikan yang la­yak,” papar Ragae.

Saat Farhan dan Maya datang ke Mentawai, lanjut Ragae lagi, para orangtua anak-anak juga telah mem­berikan surat izin yang diketahui oleh Kepala Dusun. “Orangtua anak-anak ini sama sekali tidak ada yang khawatir. Pasalnya anak-anak ini dibawa untuk disekolahkan,” tam­bah Ragae.

Dulu, cerita Ragae, sewaktu Farhan berumur 12 tahun, dia juga dibawa oleh orantua asuhnya ke Jakarta untuk disekolahkan. Lihat saja sekarang, Farhan kan sudah pintar, sudah bisa membantu anak-anak Mentawai untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Saya tegas­kan, anak saya bukan penjahat. Niatnya baik membantu anak-anak untuk bisa bersekolah,” lanjutnya lagi.

Hal senada juga dikatakan Sudir­man, kakak sepupu Farhan saat memberikan keterangannya. Menu­rut Sudirman, pasca terjadinya penangkapan terhadap Farhan dan Maya, seluruh orangtua kesembilan anak tersebut mengaku sangat kece­wa. “Tidak hanya orangtuanya saja, sembilan anak ini juga menyam­paikan rasa kecewanya kepada kami di Mentawai. Pasalnya, keinginan mereka untuk bersekolah harus kandas pasca penangkapan Farhan dan Maya ini,” kata Sudirman.

Sampai saat ini saja, lanjut Su­dirman, anak-anak juga masih mena­nyakan keadaan Farhan dan Maya. “Mereka tidak trauma, malah mere­ka kecewa karena tidak jadi dise­kolahkan,” beber Sudirman lagi.

Kendati demikian, Sudirman juga membenarkan perihal kebe­basan berkeyakinan yang dimiliki masya­rakat di Mentawai ini. “Bagi kami di Mentawai, pindah keyakinan itu hal yang biasa. Saya sendiri dulunya penganut Nasrani, namun sekarang sudah Islam,” sebutnya lagi.

Berbeda dengan keterangan sakis Ragae dan Sudirman tadi, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Padang, Eri Gusman hanya menge­tahui kejadian ini setelah adanya laporan yang masuk ke LPA. “Me­mang, wajah kecewa terlihat saat saya bertemu dengan kesembilan anak ini. Mereka kecewa karena keinginan mereka bersekolah gagal karena Farhan dan Maya ditangkap,” pungkasnya.

Usai ketiga saksi memberikan keterangan di persidangan, tim kuasa hukum terdakwa Farhan dan Maya yakni Fauzi Novaldi Cs kembali menanyakan mengenai permohonan penangguhan penahanan yang per­nah disampaikan dalam sidang sebe­lumnya. Namun sama dengan kete­rangan minggu lalu, majelis hakim berjanji akan memberikan keputu­sannya pada sidang yang akan digelar pada hari Kamis (15/1). “Mohon maaf, kami masih musya­warah untuk memberikan keputusan apakah akan kami kabulkan atau tidak permo­honan penangguhan penahanan yang pernah kuasa hu­kum sampaikan,” ucap majelis hakim.

Sebagaimana diketahui, dalam dakwaan JPU sebelumnya, Farhan dan Maya diduga melakukan human trafficking sembilan anak Mentawai ke pulau Jawa. Atas hal tersebut Farhan dan Mayarni Zen dijerat JPU dengan melanggar pasal 2 ayat (1) jo Pasal 10 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. (h/hel)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM