Produksi Dadih Air Dingin Terkendala Pasar


Rabu, 07 Januari 2015 - 18:34:34 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Kehadiran Muslim Kasim (MK) dan Syamsu Rahim (SR) yang didampingi Wakil Bupati Solok, Desra Ediwan Anan­tanur, Kepala Dinas Pertanian Sumbar. Drh. Eri Naldi, MM serta Kepala Di­nas Perindag Sumbar, Prof. DR. Rahmat Syahni dan se­jum­lah kepala SKPD di dae­rah itu, sekaligus mendengar hambatan pro­duksi dadih yang diusahakan petani Nagari  Aie Dingin.

Untuk mensiasati ham­batan produksi dadih yang prospektivitasnya cukup ting­gi, Wagub Sumbar, Muslim Kasim, memotivasi warga setempat agar tetap ber­ko­sentrasi untuk usaha me­merah susu kerbau tersebut. Pihaknya bersama jajaran teknis akan terus membantu petani agar bagaimana dadih tetap men­jadi produksi spe­sifik di daerah yang berhawa sejuk itu. “Kalau dikelola dengan baik, usaha ini tentu akan bisa meningkatkan pere­konomian warga. Karena itu masyarakat jangan berhenti mengolah susu kerbau men­jadi dadieh,” ucap Muslim.

Sedangkan menyangkut pemasaran dan proses penga­wetan, Dinas Peternakan dan Koperindag Provinsi diharap­kan memberikan panduan teknis agar bagaimana dadih Aie Dingin dapat diproduksi dalam kemasan yang lebih menarik. “Kalau bisa dadih diproduksi dalam kemasan kecil, seperti dadih Paya­kum­buh. Soal pemasaran, nanti kita minta dinas terkait untuk mem­­bantu mem­beri­kan pela­tihan dan pem­binaanya,” ujar Muslim Kasim.

Kecuali produksi dadih, MK juga mengharapkan budi­daya padi yang menghasilkan beras merah atau Bareh Sia­rang dipertahankan. Beras merah yang bagus dikosumsi oleh semua konsumen masih diproduksi terbatas oleh Ke­lompk Tani Santiago di Nagari Sariek Alahan Tigo, Keca­matan Hiliran Gumanti. “Ki­ta ingin kedua produksi per­tanian ini ditingkatkan pro­duktifitasnya, tak hanya bero­rientasi pada produksi semata, tapi juga berorientasi pada pasar,” ujar  Muslim Kasim.

Senada dengan itu, Bupati Solok, Syamsu Rahim, ber­harap kunjungan mendadak Wagub Muslim Kasim ke ka­wa­san sentra produksi dadih menjadi motivasi besar bagi petani untuk lebih maju. Usa­ha dadih, menurut Syamsu Ra­him mempunyai nilai ting­gi, tetapi belum mampu ber­saing di pasar dengan dadih asal Payakumbuah. “Kita ingin pemerintah provinsi terus melakukan pembinaan agar bagaimana dadih Aie Dingin menghasilkan nilai tambah bagi warga,” ucap Bupati Solok.

Sebelumnya Syamsul Bahri (55), salah seorang dari 30 petani di Nagari Aie Dingin, yang masih melakukan usaha produksi dadih, me­ngaku pem­­­buatan dilakukan se­cara konvensional. Sebagai usaha sampingan dari budi­daya pertania lainnya, ia men­­­yebut­­kan kapasitas pro­duksi air susu kerbau hanya sekitar 2 sampai 3 liter/ekor kerbau. “Tetapi tidak tiap hari susu kerbau bisa di peras. Hanya selama 6 bulan setelah Kerbau melahirkan,” ucapnya.

Menurut Syamsul Bahri, dadih diproduksi dalam ben­tuk tabung bambu sepanjang setengah meter dengan harga Rp75.000/tabung. Sedikitnya 30 warga masih mengolah Dadih dengan jumlah ternak kerbau produkti sekitar 70 ekor.

Namun usaha produksi dadih Nagari Aie Dingin, diakui terhambat oleh ta­taniaga atau pemasaran yang belum beranjak dari pasar tepi jalan dengan  menjualnya secara eceran di pinggir jalan raya Alahan Panjang-Muara Labuh, atau pedagang pengum­pul yang datang ke lokasi pembuatan dadih Aie Dingin. “Kami belum pernah masuk ke pasaran di kota Padang atau tempat lainnya,” ucap Syamsul Bahri.  (h/ndi)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 Maret 2017 - 23:35:38 WIB

    Pelibatan Masyarkat Nagari Kunci Kerberlanjutan Produksi Pangan

    Pelibatan  Masyarkat Nagari Kunci Kerberlanjutan Produksi Pangan Dorong setiap nagari untuk membangun atau memperkuat lumbung-lumbung pangan nagari dengan menggunakan Dana Desa (Dana Nagari) sebagai upaya menjamin ketersediaan pangan.
  • Senin, 28 November 2016 - 00:59:02 WIB

    Produksi Jagung Agam Capai 113.880 Ton

    Agam, Haluan — Produksi jagung Kabupaten Agam tahun 2016 meningkat sebesar 36 persen dari tahun sebelumnya. Ini disebabkan makin banyaknya petani yang menanam tanaman ini..
  • Kamis, 24 November 2016 - 00:58:06 WIB

    Di Kota Padang Panjang, Produksi Padi Capai 6.480 Ton Setahun

    PADANG PANJANG, HALUAN – Meski tergolong daerah kecil, Kota padang Panjang ternyata mampu menghasilkan padi dalam kurun waktu setahun sebanyak sebanyak 6.480 ton dengan luas tanam 1.696 hektare..
  • Selasa, 01 November 2016 - 01:55:41 WIB
    BUPATI DAN DANDIM 0311 PESSEL TANAM PADI SERENTAK

    Gerakan Tanam Jarwo Tingkatkan Produksi Padi

    Gerakan Tanam Jarwo Tingkatkan Produksi Padi PAINAN, HALUAN — Guna meningkatkan produksi padi di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan (Pes­sel), maka Bupati Hendrajoni bersama Dandim 0311/Pessel Letkol (Inf) Setiya Asmara SIP, menggelar tanam padi se­rentak dengan sis.
  • Kamis, 06 Oktober 2016 - 02:44:15 WIB

    Dekranasda Pusat Borong Produksi Tenun Balai Panjang

    Dekranasda Pusat Borong Produksi Tenun Balai Panjang PAYAKUMBUH, HALUAN — Tenun Balai Panjang, Kota Payakumbuh diminati Ketua Dekranas Pusat, Ny. Peggy Thomas Lembong. Istri Menteri Perdagangan RI ini menilai tenun Balai Panjang tidak kalah mutunya dengan tenun-tenun daerah l.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM