BNPB Terbitkan Surat Edaran Soal Cuaca Ekstrem ke Sejumlah Daerah


Ahad, 18 Oktober 2020 - 20:04:12 WIB
BNPB Terbitkan Surat Edaran Soal Cuaca Ekstrem ke Sejumlah Daerah Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Empat daerah mendapatkan surat edaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tentang peringatan dini cuaca ekstrem. BNPB telah menyampaikan surat edaran peringatan dini dan kesiapsiagaan menghadapi bahaya tersebut tertanggal 15 Oktober 2020.

"BNPB telah berkirim surat kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di empat wilayah administrasi di tingkat provinsi. Keempat wilayah tersebut yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan Maluku," ujar Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad (18/10).

Peringatan dini dan kesiapsiagaan tersebut merujuk pada informasi yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai pemutakhiran data hingga 10 Oktober 2020. Sejumlah wilayah di Indonesia mengalami dampak cuaca ekstrem yang dipicu oleh fenomena La Nina. 

Namun, beberapa wilayah juga berpotensi terhadap bahaya kekeringan meteorologis. BMKG menyebutkan bahwa sebagian wilayah diprediksi mengalami kekeringan meteorologis dengan status waspada hingga awas.

Kekeringan meteorologi merupakan kekeringan yang disebabkan karena tingkat curah hujan suatu daerah di bawah normal. Menyikapi kondisi tersebut, BNPB merekomendasikan beberapa langkah.

BPBD diharapkan untuk melakukan pemantauan sistem peringatan dini terkait kebakaran hutan dan lahan melalui situs bmkg.go.id, modis-catalog.lapan.go.id dan inarisk.bnpb.go.id. Langkah itu didukung dengan pengecekan lapangan bersama dengan dinas terkait.

Langkah selanjutnya yakni upaya penguatan kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat terkait ancaman kekeringan di daerah masing-masing. Upaya tersebut dapat berupa penyiapan logistik dan peralatan seperti tangki air bersih, pompa air di tiap kecamatan teridentifikasi mengalami kekeringan.

Upaya penguatan lainnya berupa kampanye hemat air dengan memanen air hujan dan memanfaatkan air limbah rumah tangga yang relatif bersih, koordinasi multipihak dalam penyiapan alternatif kebijakan pemenuhan kebutuhan air di masyarakat melalui penyiapan sumur bor dan pengaturan distribusi air.

Lilik menegaskan untuk beberapa langkah, pengecekan serta penyiapan sarana dan prasarana yang membantu pemadaman kebakaran. "Pengkoordinasian kesiapan mekanisme tanggap darurat atau penanggulangan bersama dengan multipihak di daerah. Melakukan upaya-upaya penguatan kesiapsiagaan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi di media elektronik serta informasi lainnya, termasuk memasang papan informasi pelarangan membakar hutan dan juga hukumannya," kata dia.

Ia juga meminta daerah untuk melakukan tindakan pencegahan pembakaran dan pemadaman dini. Hal tersebut sangat penting untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas dan kesulitan pengendalian pemadaman di lapangan.

BNPB meminta daerah untuk melakukan pemutakhiran dan simulasi rencana kontinjensi menghadapi bencana kekeringan dan karhutla. Terlebih dalam konteks situasi saat ini dimana pandemi Covid-19 masih berlangsung di tengah masyarakat. 

Di samping itu, pemerintah daerah menyiapkan rencana operasi dengan melibatkan multipihak termasuk TNI dan Polri. Merujuk pada rencana operasi, beberapa langkah taktis dapat dilakukan seperti penegakan hukum, pengaktifan pos komando dan penyiapan help desk atau call center.(*)

loading...
 Sumber : Republika /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 10 Oktober 2020 - 07:04:20 WIB

    Bali Terancam Gempa Magnitudo 8,8, Ini Imbauan BNPB

    Bali Terancam Gempa Magnitudo 8,8, Ini Imbauan BNPB HARIANHALUAN.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat Bali mewaspadai ancaman potensi gempa dengan magnitudo hingga 8,8 SR berpusat di selatan Pulau Bali dan Nusa Tenggara. Jika gempa itu ter.
  • Jumat, 09 Oktober 2020 - 18:17:57 WIB

    Ngeri! BNPB Sebut Bali Berpotensi Gempa hingga Magnitudo 8,8

    Ngeri! BNPB Sebut Bali Berpotensi Gempa hingga Magnitudo 8,8 HARIANHALUAN.COM - Gempa besar dengan kekuatan hingga magnitudo 8,8 berpotensi terjadi di selatan Pulau Bali dan Nusa Tenggara. Warga Bali diminta waspada jika terjadi gempa..
  • Selasa, 12 Mei 2020 - 18:24:04 WIB

    Jangan Kaget! BNPB Sebut Kasus Covid-19 Naik Banyak Minggu Depan

    Jangan Kaget! BNPB Sebut Kasus Covid-19 Naik Banyak Minggu Depan Pelaksana tugas Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi meminta masyarakat tidak kaget menghadapi kemungkinan kasus positif virus corona (Covid-19) mengalami kenaikan yang banyak pada pekan depan..
  • Jumat, 17 April 2020 - 14:50:17 WIB

    Waspada! Ada Penipuan Bermodus Bantuan Corona BNPB

    Waspada! Ada Penipuan Bermodus Bantuan Corona BNPB JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo, mengajak masyarakat mewaspadai penipuan atas nama pihaknya atau Gugus Tugas dengan modus membantu penanganan Covid-19..
  • Senin, 06 April 2020 - 08:53:28 WIB

    BNPB Akui Data Pasien Positif Covid-19 Tak Singkron

    BNPB Akui Data Pasien Positif Covid-19 Tak Singkron JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo mengakui ada ketidaksingkronan data pasien positif Covid-19 yang disampaikan pemerintah dengan kenyataan di.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]