Postingan dr Tirta di Medsos: Vaksin Asal China Belum Teruji Penuh, Minta Pejabat Disuntik Duluan


Sabtu, 17 Oktober 2020 - 17:38:34 WIB
Postingan dr Tirta di Medsos: Vaksin Asal China Belum Teruji Penuh, Minta Pejabat Disuntik Duluan dr Tirta

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Dalam unggahan di media sosial, dr Tirta menyebut banyak sekali pihak yang mengancam dengan UU ITE untuk membungkam dirinya bersuara. Ia pun memposting cuitannya soal kebebasan berpendapat.

Dalam unggahan di instagram, dr Tirta menyebutkan jika banyak sekali orang-orang yang melaporkan dirinya usai merepost berita dan info terkait COVID-19. Ia pun menyebutkan jika hal tersebut adalah resiko yang harus ditanggungnya.

"Logika liar kok ga boleh wkwkw. Otak ya otak gue kok diatur-atur. Apa-apa main lapor, UU ITE lah, apalah, karena beda pendapat. Penjara penuh karena orang beropini. Kalo lu mau pendapat sama semua, ke Korut atau China aje sono. Takut tuh sama Allah boskuu," tulisnya.

Pada beberapa postingan lainnya ia pun mencantumkan beberapa berita lainnya seperti permasalahan vaksin impor yang belum diuji klinis tahap tiga.

Hal tersebut pun dijawab oleh Menkes Terawan. Namun ia kembali mempertanyakan kenapa vaksin yang belum teruji tersebut dibeli oleh Indonesia dan pengujiannya dilakukan pada nakes serta relawan.

"Saya meminta PEJABAT duluan yang pertama disuntik vaksin. Barengan ama saya. Yok, mosok aku tok bos (ya, masa saya aja bos)," tulisnya pada salah satu poin di unggahannya.

Tak hanya itu saja, dr Tirta pun turut merasa aneh saat mengetahui pembeli terbanyak vaksin sinopharm dan sinovac yang berasal dari China itu adalah Indonesia.

Selain itu ia juga menyoroti perihal keikutsertaan Indonesia ke dalam COVAX. Ia menyayangkan pilihan pemerintah untuk bergabung dalam gerakan yang dibuat oleh WHO tersebut.

"Jadi saya mengajari kalian soal COVAX. COVAX ini diikuti oleh 170 negara. Jadi COVAX ini menjanjikan, kalau kamu naruh duit di COVAX, kamu akan mendapatkan hal ini. Mendapatkan dosis minimal 20 persen dari populasi, kedua, penyebaran vaksin tepat waktu begitu tersedia, mengakhiri pandemi yang fase akut, ketiga, reboot ekonomi dengan syarat kamu naruh duit di COVAX," ujarnya dalam unggahan video tersebut. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:40:43 WIB

    Status WhatsApp Anggota DPRD Riau Ini Bikin Heboh, Ada Postingan Video Porno

    Status WhatsApp Anggota DPRD Riau Ini Bikin Heboh, Ada Postingan Video Porno HARIANHALUAN.COM - Status WhatsApp seorang anggota DPRD Provinsi Riau inisial, MY, membuat heboh. Status tersebut menampilkan tayangan video porno yang diposting melalui nomor WhatsApp 08137163xxxx dan dibagikan pukul 08.13 W.
  • Kamis, 21 November 2019 - 20:46:15 WIB

    Menag Imbau ASN Tak Beri 'Jempol' pada Postingan Berbau Radikalisme

    Menag Imbau ASN Tak Beri 'Jempol' pada Postingan Berbau Radikalisme KEDIRI, HARIANHALUAN.COM - Aparatur Sipil Negara (ASN) yang suka menggunakan media sosial diimbau lebih hati-hati jangan sampai terpapar paham radikalisme. Tidak hanya akan diperiksa dan diberi sanksi, yang bersangkutan juga .
  • Senin, 28 Oktober 2019 - 00:09:55 WIB

    Akun Twitternya Like Postingan Porno, Ini Kata Wamenag Zainut

    Akun Twitternya Like Postingan Porno, Ini Kata Wamenag Zainut JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Jagat media sosial diramaikan dengan beredarnya tangkapan layar akun Twitter milik Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi yang menyukai atau memberikan like ke sebuah konten pornografi. Tangkapan.
  • Senin, 14 Oktober 2019 - 14:52:52 WIB

    ASN Like Postingan Nyinyir? Hati-hati Dipecat

    ASN Like Postingan Nyinyir? Hati-hati Dipecat Aparatur Sipil Negara (ASN) harus makin hati-hati menggunakan media sosial. Pasalnya, mengunggah kiriman nyinyir yang berbau ujaran kebencian bisa dihukum, paling berat bisa dipecat..
  • Kamis, 07 Juli 2016 - 22:38:49 WIB

    Postingan Ucapan Turut Berdukacita Memenuhi Facebook Husni Kamil Malik

    Postingan Ucapan Turut Berdukacita Memenuhi Facebook Husni Kamil Malik PADANG, HALUAN--Kabar meninggalnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Husni Kamil Malik, membuat kaget sejumlah masyarakat termasuk sahabatnya. Husni diketahui meninggal di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) sekitar pukul 1.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]