Unjuk Rasa Jilid II Kembali Digelar Dikantor Gubernur Sumbar, 1.200 Personil Disiagakan


Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:39:13 WIB
Unjuk Rasa Jilid II Kembali Digelar Dikantor Gubernur Sumbar, 1.200 Personil Disiagakan Unjuk Rasa Jilid II Kembali Digelar Dikantor Gubernur Sumbar

HARIANHALUAN.COM - Ketidakterimaan disahkannya UU Cipta Kerja (Ciptaker) di Padang Sumatera Barat terus disuarakan. Penolakan itu berupa aksi unjuk rasa oleh berbagai organisasi dan mahasiswa yang sebelumnya dilakukan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar.

Kemudian aksi penolakan pengesahan RUU Ciptaker Jilid kembali digelar didepan Kantor Gubernur Sumbar. Kali ini, aksi berasal dari organisasi mahasiswa yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), PMII, GMNI, IMM dan KAMMI untuk menyerukan agar pengesahan RUU Ciptaker untuk dicabut.

Pantauan Harianhaluan.com, sejak dari pukul 11.WIB para peserta aksi belum ada dilokasi. Namun sejumlah personil dari kepolisian telah berada dilokasi yang akan melakukan pengamanan. 

Terlihat, kantor Gubernur Sumbar telah dipagari dengan kawat berduri untuk mengantisipasi hal-hal kemungkinan yang akan terjadi. Kemudian personil Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar dan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang  juga telah Standbay di gerbang gedung itu.

Sementara didalam perkarangan kantor gubernur, juga telah berjejer mobil Korps Brimob Polda dan Polresta. Berdasarkan informasinya, bahwa kegiatan demo akan dilaksanakan didua tempat sekaligus yakni DPRD dan Gubernur Sumbar.

"Aksi sekarang, mereka tidak ada memberi pemberitahuan kepada kami dan kita masih melakukan upaya persuasif kepada mereka," ujar Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir kepada Harianhaluan.com menjelang pelaksanaan apel.

Untuk aksi, kata dia, akan terjadi didua titik yakni DPRD dan Gubernur Sumbar dan menuntut hal yang sama untuk menurut pengesahan UU Ciptaker supaya dicabut.  Disayangkan, mereka tidak ada menyampaikan pemberitahuan.

"Mereka kan orang-orang intelektual ya, yang mengerti tentang aturan hukum dan seharusnya menyampaikan pemberitahuan kepada pihak kepolisian. Jadi tau juga siapa yang akan bertanggungjawab atas aksi ini," terang Imran.

Ditambahkannya, sesuai aturan dan hukum yang berlakukan, aksi tersebut bisa saja dibubarkan secara paksa. Untuk pengamanan, ebanyak 1200 personil yang dikerahakan untuk pengamanan aksi, tergabung jajaran Polda Sumbar dan Polresta Padang," tandasnya. (*)

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]