Xi Jinping Serukan Tentara China untuk Fokus Bersiap Perang


Kamis, 15 Oktober 2020 - 10:29:47 WIB
Xi Jinping Serukan Tentara China untuk Fokus Bersiap Perang Xi Jinping (Zhang Ling/Xinhua via AP)

HARIANHALUAN.COM - Presiden China, Xi Jinping, menyerukan para tentara negara itu untuk fokus bersiap perang. Seruan ini disampaikan di tengah ketegangan yang memuncak antara China dan Amerika Serikat (AS), juga antara China dengan Taiwan.

Seperti dilaporkan Xinhua News Agency dan dilansir CNN, Kamis (15/10/2020), Presiden Xi menyampaikan seruan itu saat mengunjungi pangkalan militer China di Provinsi Guangdong pada Selasa (13/10) waktu setempat.

Saat melakukan inspeksi terhadap Korps Marinir pada Tentara Pembebasan Rakyat atau militer China, Presiden Xi menuturkan kepada para tentara untuk 'menjaga kondisi siaga tinggi' dan menyerukan mereka untuk 'sungguh-sungguh setia, sungguh-sungguh murni dan benar-benar bisa diandalkan'.

"Fokuskan pikiran dan energi kalian untuk bersiap berperang, dan tetap waspada," ucap Presiden Xi kepada para tentara China dalam kunjungan itu, seperti ditayangkan televisi nasional CCTV.

"Marinir memiliki banyak misi berbeda dan tuntutan terhadap Anda akan bervariasi," sebutnya. "Karena itu, (Anda) harus mendasarkan pelatihan Anda pada (kebutuhan) untuk bertempur ... dan tingkatkan standar pelatihan dan kemampuan tempur," tegas Presiden Xi.

Tujuan utama dari kunjungan Presiden Xi ke Guangdong ini untuk menyampaikan pidato pada Rabu (14/10) waktu setempat, dalam rangka memperingati 40 tahun berdirinya Zona Ekonomi Spesial Shenzhen. Zona spesial itu dibangun tahun 1980 lalu untuk menarik modal asing dan memainkan peran penting dalam membantu perekonomian China menjadi yang terbesar kedua di dunia.

Di sisi lain, kunjungan ke Korps Marinir ini dilakukan saat ketegangan antara China dan AS masih berada di titik tertinggi. Ketidaksepakatan soal isu Taiwan dan pandemi virus Corona (COVID-19) antara kedua negara memicu perselisihan.

Dalam perkembangan terbaru, Gedung Putih telah memberitahu Kongres AS, pada Senin (12/10) waktu setempat, soal rencana meneruskan penjualan tiga sistem persenjataan canggih kepada Taiwan. Sistem persenjataan itu dilaporkan juga menyertakan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) yang canggih.

China memberikan respons keras terhadap perkembangan itu, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri, Zhao Lijian, menyerukan AS untuk 'segera membatalkan rencana penjualan senjata ke Taiwan' dan memutuskan seluruh 'hubungan militer AS-Taiwan'. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 25 September 2020 - 17:07:07 WIB

    ASPI Laporkan China Hancurkan Banyak Masjid di Xinjiang

    ASPI Laporkan China Hancurkan Banyak Masjid di Xinjiang HARIANHALUAN.COM-Penghancuran telah membuat jumlah masjid di sana menjadi yang paling sedikit sejak era Revolusi Kebudayaan..
  • Rabu, 23 September 2020 - 23:06:20 WIB

    Panas! Trump-Xi Jinping Perang Kata di Tengah Sidang Umum PBB

    Panas! Trump-Xi Jinping Perang Kata di Tengah Sidang Umum PBB HARIANHALUAN.COM - Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping perang kata di Sidang Majelis Umum (SMU) ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Trump menyalahkan China atas merebaknya pandemi Corona, sedangkan Xi J.
  • Senin, 24 Agustus 2020 - 10:18:07 WIB

    AS Buat RUU Baru, Sasar Presiden Xi Jinping?

    AS Buat RUU Baru, Sasar Presiden Xi Jinping? HARIANHALUAN.COM - Sebagaimana ditulis South China Morning Post, rancangan undang-undang (RUU) yang bernama Enemy Act dibuat Parlemen Amerika Serikat akan menyasar Presiden China Xi Jinping. Jika disetujui, mungkin Xi tidak a.
  • Sabtu, 25 Juli 2020 - 06:11:30 WIB

    Presiden Xi Jinping: China Teman Tulus Rakyat Palestina

    Presiden Xi Jinping: China Teman Tulus Rakyat Palestina HARIANHALUAN.COM - China 'pasang badan' untuk melindungi hak-hak Palestina atas wilayahnya. Negeri tirai bambu ini mengecam keras rencana pencaplokan Israel atas wilayah Tepi Barat..
  • Rabu, 15 Juli 2020 - 12:39:44 WIB

    China akan Lindungi Perusahaan Mereka dari Sanksi AS Terkait Isu Xinjiang

    China akan Lindungi Perusahaan Mereka dari Sanksi AS Terkait Isu Xinjiang HARIANHALUAN.COM - Pemerintah China mengatakan akan melindungi perusahaan-perusahaan di negaranya yang terancam sanksi Amerika Serikat (AS) terkait isu Xinjiang. Beijing menganggap Washington telah melakukan intervensi..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]