Dua Tersangka Penganiayaan Berujung Kematian di Padang Peragakan 16 Adegan Reka Ulang


Rabu, 14 Oktober 2020 - 17:22:36 WIB
Dua Tersangka Penganiayaan Berujung Kematian di Padang Peragakan 16 Adegan Reka Ulang Reka ulang kasus penganiayaan mengakibatkan meninggalnya seseorang

HARIANHALUAN.COM - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Begalung melaksanakan reka ulang kasus penganiayaan mengakibatkan meninggalnya seseorang. Perbuatan melawan hukum itu dilakukan oleh dua tersangka Afdil (37) dan Hardino (29) kawasan Samping Gudang PT. KAO Jalan By Pass Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung pada tanggal 09 September 2020 pukul 14.00 WIB.

Kegiatan rekonstruksi disaksikan langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri Padang, Tim Kuasa Hukum dari tersangka berikut unit Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim Polresta Padang dan Tim Penyidik Unit Reskrim Polsek Lubuk Begalung.

Dari 16 adegan dalam pelaksanaan rekonstruksi tersebut, terungkap bahwa awal mulanya telah terjadi cekcok mulut antara tersangka Fadli dengan korban. Karena emosi, tersangka mengambil sebuah balok kayu 6×12. Melihat hal itu, korban pun mengambil rantai saringan oli.

Kemudian datang tersangka Hardino dari arah belakang dan langsung memegangi korban dari arah belakang, korban mencoba melepas sekapan itu dengan cara menyikut dada. Selanjutnya tersangka pun membalas dengan kepala bagian belakang korban.

Saat bersamaan, tersangka Fadli langsung memukul kepala bagian kiri korban dengan balok kayu yang sudah dipegangnya. Sehingga mengakibatkan korban terjatuh hingga pingsan dan banyak mengeluarkan darah. Kedua tersangka kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut dengan menggunakan sepeda motor milik tersangka Hardino.

Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena mengungkapkan motif terjadinya penganiayaan yang dilakukan oleh kedua tersangka terkait masalah antrian parkir kendaraan. Kemudian berlanjut cekcok dan akhirnya tersangka memukul kepala korban menggunakan balok kayu.

"Usai penganiayaan, keduanya meninggalkan korban dengan keadaan luka dibagian kepala dan mengeluarkan banyak darah," ungkapnya, Rabu (14/10/2020).

Dari reka ulang, kata dia, tersangka telah mengakui semua keterangan dari berita acara. Kemudian pihaknya segera melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke kejaksaan.

"Tersangka dijerat pasal 338 juncto 170 ayat (3) tentang penganiayaan yang mengakibatkan matinya seseorang," tandasnya. (*)

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]