Kondisi Trump Memburuk! Dokter Berikan Obat COVID-19 Berbasis Jaringan Sel Janin Manusia


Selasa, 13 Oktober 2020 - 21:16:12 WIB
Kondisi Trump Memburuk! Dokter Berikan Obat COVID-19 Berbasis Jaringan Sel Janin Manusia Presiden Donald Trump Erin Scott/Reuters

HARIANHALUAN.COM - Ketika kondisi kesehatan Presiden AS Donald Trump memburuk, tim dokter kepresidenan memberi obat darurat yang berbasis antibodi virus corona. Seluruh dunia terpana. Pengobatan sangat ampuh dan manjur. Hanya beberapa hari kemudian, Trump sudah kembali bekerja di Gedung Putih.

Trump menyebut obat eksperimental yang diberikan para dokter sebagai “berkah dari Tuhan“ dan sukses terapi itu sebagai “keajaiban yang dikirim oleh Tuhan.”

Obat eksperimental antibodi itu, dengan atau tanpa berkat tuhan, sejatinya adalah obat yang diberi nama REGN-COV2, buatan perusahaan bioteknologi Regeneron di AS. Perusahaan itu sebelumnya mengajukan ijin penggunaan darurat kepada jawatan pengawasan obat dan makanan AS-FDA.

Obat berbasis jaringan sel janin manusia

Preparat eksperimental tersebut adalah kombinasi dan antibodi monoklonal REGN10933 dan REGN10987. Obat yang diberi nama REGN-COV2 itu berfungi sebagai imunisasi pasif, dengan unsur aktif yang dibuat secara sintetis dari antibodi yang dinetralkan. Dalam prosesnya, langsung maupun tidak langsung, digunakan jaringan sel yang berasal dari embryo alias janin manusia.

Obat REGN-COV2 memang tidak langsung dibuat dari jaringan sel janin manusia. Mula-mula preparatnya dibuat dari sel yang berasal dari saluran indung telur hamster. Tapi untuk menguji keampuhan antibodi tersebut, dalam tes laboratorium digunakan jaringan sel yang berasal dari janin manusia yang digugurkan.

Sel yang diberi nama ilmiah HEK 293T itu, berasal dari jaringan sel ginjal janin manusia yang digugurkan di Belanda pada tahun 1970-an. Regeneron memanfaatkan HEK 293T, untuk memproduksi apa yang disebut pseudopartikel virus, yakni struktur seperti virus yang memiliki protein duri seperti pada virus corona.

Karena hanya dengan cara dan prosedur semacam itu, bisa diketahui tingkat efektivitas antibodi dalam menyerang masing-masing virus. (*)

loading...
 Sumber : vivanews.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 09 Oktober 2020 - 11:15:14 WIB

    Setelah Dirawat 7 Hari, Begini Kondisi Trump

    Setelah Dirawat 7 Hari, Begini Kondisi Trump HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump Trump mengungkapkan ia kemungkinan akan mengikuti tes covid-19 pada Jumat waktu setempat. Meski demikian, Gedung Putih menolak mengumumkan kapan Trump terakhir kal.
  • Senin, 05 Oktober 2020 - 21:33:48 WIB

    Kondisi Presiden Trump Dikabarkan Membaik dalam Semalam

    Kondisi Presiden Trump Dikabarkan Membaik dalam Semalam HARIANHALUAN.COM - Kepala Staf Gedung Putih, Mark Meadows, menyatakan kondisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus membaik dalam semalam. Dia mengatakan, Gedung Putih berharap presiden dapat meninggalkan rumah sakit di.
  • Senin, 05 Oktober 2020 - 13:03:42 WIB

    Kondisi Trump yang Terinfeksi Corona Masih Simpang Siur

    Kondisi Trump yang Terinfeksi Corona Masih Simpang Siur HARIANHALUAN.COM- Tim dokter Presiden AS Donald Trump menyebut mereka masih terus memantau kondisi paru-paru presiden AS itu usai menerima oksigen tambahan. Namun, kondisi kesehatan trump yang terinfeksi virus Corona (COVID-1.
  • Ahad, 04 Oktober 2020 - 16:35:04 WIB

    2 Hari Setelah Positif Covid-19, Begini Kondisi Terkini Donald Trump

    2 Hari Setelah Positif Covid-19, Begini Kondisi Terkini Donald Trump HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui periode menentukan dalam perawatannya setelah mengumumkan positif Covid-19, pada Jumat (2/10/2020)..
  • Rabu, 26 Agustus 2020 - 08:33:59 WIB

    Ramai Dikabarkan Koma, Ini Update Terbaru Kondisi Kim Jong Un!

    Ramai Dikabarkan Koma, Ini Update Terbaru Kondisi Kim Jong Un! HARIANHALUAN.COM - Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Kim Jong Un) Kim Jong Un sebelumnya dikabarkan koma. Hal tersebut disampaikan mantan pejabat senior Korea Selatan (Korsel) di masa pemerintahan Presiden Kim Dae Jung yang ber.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]