Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Mentawai Kembali Terapkan Work From Home


Selasa, 13 Oktober 2020 - 19:43:44 WIB
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Mentawai Kembali Terapkan Work From Home Pemkab Mentawai Kembali Terapkan Work From Home

HARIANHALUAN.COM - Meningkatnya kasus positif Covid-19 dari Klaster kantoran di Wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai membuat Pemkab setempat mengambil kebijakan  kembali menerapkan work from home (wfh) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja dari rumah.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet Nomor : 800/80/BKPSDM Tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dikeluarkan pada hari ini 13 Oktober 2020.

Sekertaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mentawai Arsenius pada saat konferensi pers, Selasa (13/10) di Aula sekretariat Daerah Mentawai mengatakan aturan tersebut berlaku untuk semua ASN dan Tenaga Kontrak di lingkungan Pemkab Mentawai, kecuali pejabat struktural dan fungsional khusus kesehatan. 

"Edaran ini dikeluarkan karena adanya penambahan kasus positif Covid-19 pada klaster perkantoran, jadi semua ASN dan Tenaga Kontrak Daerah wajib melakukan pekerjaan dari rumah, kecuali pejabat struktural dan fungsional khusus kesehatan, kemudian tenaga kontrak kesehatan dan kebersihan, " paparnya.

Sedikinya ada beberapa aturan yang tertuang dalam SE Bupati Mentawai tersebut selama bekerja dari rumah diantaranya seluruh ASN dan Tenaga Kontrak wajib berada di Wilayah kerja masing-masing meskipun tidak masuk kantor, seluruh  pegawai tanpa terkecuali wajib memberikan laporan kepada pimpinan masing-masing secara online. 

Masing-masing pimpinan di OPD wajib memberikan arahan tugas dan tanggung jawab bagi ASN dan Tenaga Kontrak yang sedang melakukan Work From Home secara online. Melaporkan kepada Bupati melalui BKPSDM nama masing-masing ASN yang wajib Work From Home secara berkala minimal 2 kali 1 bulan.

Kemudian bagi pegawai yang melakukan perjalanan dari luar Daerah wajib melakukan Test Swab PCR saat kembali ke tempat kerja, apabila ada kasus positif di salah satu OPD, maka seluruh pegawai baik ASN maupun tenaga kontrak di OPD tersebut wajib test swab.

"Untuk penugasan ASN dalam rangka perjalanan dinas dilakukan secara selektif hanya untuk hal-hal penting yang tidak bisa dihindari,  agar koordinasi dan konsultasi keluar daerah bisa dilakukan secara daring, begitu juga rapat apabila melebihi 10 orang maka dilakukan secara daring," timpalnya. (*)

loading...
Reporter : Redi /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]