Isi Surat Gubernur Sumbar ke Presiden Soal UU Cipta Kerja


Jumat, 09 Oktober 2020 - 12:04:27 WIB
Isi Surat Gubernur Sumbar ke Presiden Soal UU Cipta Kerja Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Ist

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar mengirimkan surat berisi aspirasi dari Serikat Pekerja atau Serikat Butuh di provinsi itu yang menolak Omnibus Law Cipta Kerja kepada Presiden Joko Widodo dan DPR RI. Surat itu ditandatangani Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno

Dalam surat bernomor 050/1422/Nakertrans/Sumbar tertanggal 8 Oktober 2020 itu, pria yang akrab disapa IP itu menyampaikan bahwa pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh DPR RI pada 5 Oktober 2020 mendapatkan penolakan dari serikat pekerja atau buruh di Sumbar.

Berikut isi dari surat aspirasi yang dikirim Irwan Prayitno ke Jokowi:

Disampaikan dengan hormat, bahwa dengan telah disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada tanggal 5 Oktober 2020, menimbulkan aksi unjuk rasa yang menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja oleh Serikat Pekerja/Serikat Buruh di Sumatera Barat.

Sehubung dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar menyampaikan aspirasi dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang menyatakan menolak disahkannya Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja dimaksud.

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Seperti diketahui, pasca disahkan UU Ombinus Law Cipta Kerja menarik para mahasiswa di Sumbar turun ke jalan untuk melakukan aksi unjuk rasa (unras). Demo tersebut dilakukan selama dua berturut-turut yang dipusatkan di Gedung DPRD Sumbar. Bahkan unras itu sempat menimbulkan kerusuhan lantaran sejumlah masa demo diamankan polisi. (*)

loading...
Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]