1,3 Juta Penduduk Indonesia Buta karena Katarak


Kamis, 08 Oktober 2020 - 07:56:45 WIB
1,3 Juta Penduduk Indonesia Buta karena Katarak Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Katarak menjadi salah satu penyebab terbanyak kebutaan di Indonesia. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Achmad Yurianto menyebut katarak merupakan penyebab tertinggi kebutaan sekitar 81%.

''Hasil survey Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) dan Balitbangkes di 15 provinsi yakni di Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTT, NTB, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua dengan sasaran populasi usia di atas 50 tahun diketahui angka kebutaan mencapai 3 persen. Dari angka tersebut katarak merupakan penyebab tertinggi sekitar 81 persen,'' katanya dilansir dari Kemenkes RI, Kamis (8/10/2020).

Menurut perwakilan Perdami, Aldiana Halim di Indonesia terdapat 8 juta orang mengalami gangguan penglihatan, 1,6 juta menderita kebutaan, 6,4 juta menderita gangguan penglihatan sedang dan berat.

''Dari kasus kebutaan itu memang terbanyak disebabkan oleh katarak sebanyak 81,2 persen. Diperkirakan ada sekitar 1,3 juta penduduk Indonesia yang buta karena katarak,'' tutur Aldiana.

Ia menambahkan katarak tidak bisa lagi dilihat sebagai kasus yang biasa saja mengingat kasusnya banyak, ditambah lagi banyak juga masyarakat yang tidak bisa mengakses fasilitas kesehatan.

Gangguan penglihatan berat, sedang, maupun kebutaan disebabkan sebagian besar oleh katarak sehingga sangat reasonable kalau di Indonesia mengintensifkan operasi katarak untuk menurunkan prevalensi kebutaan dan gangguan penglihatan.

Belum lagi operasi katarak dapat membantu perekonomian masyarakat. Aldiana menambahkan jika mengoperasi seluruh penderita katarak di Indonesia dengan menginvestasikan sekitar Rp.13 triliun, maka perekonomian akan tumbuh 14 kali lipatnya.

Namun demikian distribusi gangguan penglihatan ini tidak merata. Beban akan lebih besar pada daerah pedesaan dan Lansia.

Hari Penglihatan Sedunia

Hari Penglihatan Sedunia kali ini menekankan pada kepedulian semua pihak terhadap kebutaan dan gangguan penglihatan lainnya. Tahun ini Hari Penglihatan Sedunia mengusung tema 'Mata Sehat Indonesia Maju'.

Direktur RS Mata Cicendo dr. Irayanti mengatakan katarak itu paling tinggi penyebab kebutaan dan ini bisa diatasi dengan melakukan operasi katarak.

''Ini (kasus gangguan penglihatan) yang paling banyak di Indonesia dan karena itu Indonesia menjadi salah satu negara yang tinggi angka kebutaannya,'' ucap dr. Irayanti. (*)

loading...
 Sumber : Kemenkes RI /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 08 Agustus 2020 - 09:37:34 WIB

    Biaya Produksi 150 Juta Vaksin Corona di Bio Farma Rp 1,3 Triliun

    Biaya Produksi 150 Juta Vaksin Corona di Bio Farma Rp 1,3 Triliun HARIANHALUAN.COM - Untuk memproduksi 150 juta dosis tambahan vaksin covid-19 di PT Bio Farma (Persero) membutuhkan biaya sebesar Rp1,3 Triliun. Hal ini diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir..
  • Senin, 01 Juni 2020 - 04:15:47 WIB

    Waw! Viral Gurame Rp 1,3 Juta, Pemilik Warung Bilang Ini

    Waw! Viral Gurame Rp 1,3 Juta, Pemilik Warung Bilang Ini HARIANHALUAN.COM - Muncul video klarifikasi pasca beredarnya kabar sebuah warung di kawasan Pantai Tanjung Pakis, Kecamatan Pakisjaya, Karawang, Jawa Barat mematok harga 3 porsi ikan gurame sebesar Rp 1,3 juta..
  • Rabu, 15 April 2020 - 09:14:16 WIB

    1,3 Juta Orang Ngebet Mudik, Ini Daerah Tujuannya

    1,3 Juta Orang Ngebet Mudik, Ini Daerah Tujuannya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Agus Taufik Mulyono menyatakan bahwa masih ada 1,3 juta orang berpotensi mudik dari Jabodetabek. Dari data yang dia sampaikan Jawa Tengah, DIY, .
  • Rabu, 26 Februari 2020 - 07:50:31 WIB

    Kabar Baik..! Pemerintah Cairkan Dana Desa Rp1,3 Triliun

    Kabar Baik..! Pemerintah Cairkan Dana Desa Rp1,3 Triliun JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut pemerintah telah mengucurkan dana desa sebesar Rp1,3 triliun per 19 Februari 2020. Angka itu diklaim lebih tinggi empat kali lipat dibandingkan per.
  • Jumat, 07 Februari 2020 - 09:45:50 WIB

    Wow, Alokasi Anggaran Kemiskinan Tembus Rp1,3 Triliun, Untuk Apa?

    Wow, Alokasi Anggaran Kemiskinan Tembus Rp1,3 Triliun, Untuk Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Sosial, Juliari P Batubara menyepakati hasil optimalisasi dan realokasi Anggaran Kementerian Sosial tahun 2020 senilai Rp1,339 triliun..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]